Dua Putra Makassar Kini Pimpin Pangdam, Lulusan Akmil dan Mantan Ajudan Jokowi

Dua Putra Makassar Kini Menjabat Pangdam di Wilayah Strategis Indonesia

Dua putra Makassar, Mayjen TNI Rudy Saladin dan Mayjen Febriel Buyung Sikumbang, kini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) di dua wilayah strategis Indonesia. Mereka memimpin Kodam V/Brawijaya dan Kodam XVII/Cenderawasih dengan tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah masing-masing.

Mayjen TNI Rudy Saladin: Pemimpin Kodam V/Brawijaya

Mayjen TNI Rudy Saladin resmi menjabat Pangdam V/Brawijaya sejak 24 Juli 2024. Wilayah kerjanya mencakup seluruh Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Korem 061/ Suryakancana dibawah Komando Daerah Militer III/Siliwangi. Area teritorinya meliputi Kodim Kota Bogor, Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Pelabuhan Ratu.

Rudy Saladin lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan pada 17 September 1975. Ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1997 dan menjadi lulusan terbaik dengan peraih bintang Adhi Makayasa. Ia juga alumni SMA Taruna Nusantara dan memiliki gelar S-2 International Relations dari Webster University St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Sebelum menjabat Pangdam, Rudy Saladin pernah menjadi ajudan Presiden RI Joko Widodo dari 2019 hingga 2021. Setelah itu, ia menjabat Komandan Korem 074/Warastratama sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Komandan Korem 061/ Suryakancana.

Riwayat pendidikan dan jabatan Rudy Saladin sangat lengkap. Ia pernah mengikuti berbagai pendidikan militer di luar negeri, termasuk Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat di US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, serta Advanced Infantry Officers Course di SAFTI Singapura. Pengalaman karier militernya juga sangat luas, termasuk posisi penting seperti Danton Yonif Linud 328/Dirgahayu, Danki Yonif Linud 328/Dirgahayu, dan Danyonif 613/Raja Alam.

Mayjen Febriel Buyung Sikumbang: Pemimpin Kodam XVII/Cenderawasih

Mayjen Febriel Buyung Sikumbang menjabat Pangdam XVII/Cenderawasih sejak 10 Maret 2026. Wilayah kerjanya mencakup tiga provinsi di wilayah Papua, yaitu Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, dengan markas di Jayapura. Ia lahir di Makassar, 14 Februari 1974, dan merupakan lulusan Akmil tahun 1995 dari cabang Infanteri (Kostrad).

Febriel Buyung Sikumbang dikenal sebagai perwira dengan latar belakang kuat di satuan tempur. Karier militernya sangat panjang dan beragam, termasuk posisi seperti Danton Yonif Linud 501/Kostrad, Danyonif 700/Raider, Dandim 1412/Kolaka, Waasops Kasdiv 2/Kostrad, Danbrigif Linud 18/Trisula, Asops Kasdam V/Brawijaya, dan Danrem 023/Kawal Samudera.

Pada 2023, ia resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu. Kariernya terus menanjak hingga kini dipercaya memimpin wilayah strategis di Papua. Febriel makin dikenal publik saat memimpin Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan Tambang (PKH) Halilintar di Kabupaten Bangka Tengah. Operasi ini berhasil mengamankan 14 alat berat, 12 ekskavator, 2 buldoser, serta sejumlah peralatan tambang. Luas kawasan yang ditertibkan mencapai 315,48 hektare dengan potensi kerugian negara hingga Rp12,9 triliun.

Pendidikan dan Karakteristik Febriel Buyung Sikumbang

Febriel Buyung Sikumbang juga ditempa melalui pendidikan militer berjenjang. Riwayat pendidikannya antara lain SMA Negeri 2 Ujung Pandang, Akademi Militer (1995), Seskoad (2010), Sesko TNI (2018), dan Lemhannas RI (2022). Ia juga mengikuti berbagai pendidikan spesialis seperti Dik Para, Free Fall, dan kursus kepemimpinan militer.

Kombinasi pendidikan dan pengalaman membuatnya dinilai matang baik secara taktis maupun strategis. Karakteristik kepemimpinannya tegas namun adaptif, yang dipengaruhi oleh latar belakang keluarga campuran Minangkabau dan Toraja.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *