Peristiwa Dirut Perumda Tirta Patriot Tertidur Saat Rapat Viral di Media Sosial
Peristiwa yang melibatkan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, mendadak menjadi perhatian publik setelah rekaman dirinya tertidur saat mengikuti rapat resmi. Kejadian ini terjadi saat ia menghadiri rapat Raperda penyertaan modal Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kepada BUMD untuk tahun anggaran 2026.
Ali Imam Faryadi mengakui bahwa dirinya sedang dalam kondisi kelelahan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang tiduran, melainkan tertidur akibat kelelahan setelah menjalani rangkaian agenda padat sejak pagi hari. Meskipun demikian, tindakan tersebut membuatnya menjadi sorotan dan viral di media sosial, termasuk platform seperti X dan Instagram.
Kritik dari Pengamat Kebijakan Publik
Menanggapi insiden ini, pengamat kebijakan publik Rico Noviantoro menilai bahwa DPRD Kota Bekasi perlu segera mengambil langkah tegas. Menurutnya, jika dugaan tersebut benar-benar terbukti, maka sanksi atau evaluasi jabatan harus diberikan. Rico menekankan bahwa rapat anggaran adalah momen penting bagi BUMD sebagai mitra pemerintah untuk menyampaikan pandangan.
“Rapat anggaran itu relevan bagi BUMD sebagai mitra pemerintah untuk memberikan pandangan,” ujar Rico. “Ini malah tidur. Itu jatuhnya penghinaan terhadap rapat DPRD. Tidak boleh terjadi, sama saja melecehkan rapat.”
Ia juga menilai bahwa perilaku Ali Imam Faryadi dapat dikategorikan sebagai tindakan buruk, kecuali jika yang bersangkutan sedang sakit. Jika dilakukan dalam kondisi sadar dan tanpa alasan kesehatan, maka sanksi perlu diberikan.
Respons DPRD Kota Bekasi
Setelah kejadian tersebut, Ali Imam Faryadi dipanggil oleh DPRD Kota Bekasi untuk menghadiri rapat Panitia Khusus (Pansus) VIII di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (1/12/2025). Dalam rapat tersebut, Ali menyampaikan permohonan maaf kepada DPRD atas insiden yang terjadi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Daryanto, menyebut bahwa pembahasan berjalan kondusif hingga rapat dinyatakan selesai. Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran penting, baik bagi Ali maupun jajaran BUMD lainnya.
“Ke depan, diharapkan Pak Ali bisa lebih bijak dalam menyikapi peristiwa seperti ini,” ujarnya. “Semua pembahasan kami lakukan untuk kemajuan Kota Bekasi.”
Penjelasan Ali Imam Faryadi
Ali Imam Faryadi mengakui bahwa dirinya lalai karena tertidur. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan disengaja, melainkan akibat kelelahan setelah menjalani banyak kegiatan. Ia juga menyebut bahwa posisi dirinya saat tertidur tidak terlihat oleh pimpinan.
Sebelumnya, Ali dilantik sebagai Dirut Perumda Tirta Patriot oleh Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pada Senin (17/7/2023). Di tahun 2024, Ali membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan e-lhkpn per Kamis (27/11/2025), Ali memiliki total harta kekayaan Rp1.260.469.536. Secara umum, ia melaporkan memiliki tanah dan bangunan, dua sepeda motor, dan satu mobil. Selain itu, Ali tercatat memiliki hutang sebesar Rp 615.132.913.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











