
Veda Ega Pratama, pembalap asal Indonesia, semakin percaya diri menyambut Moto3 Amerika 2026 setelah berhasil meraih podium ketiga di Brasil. Ia menjadi pembalap pertama dari tanah air yang naik podium di ajang Moto3.
Pembalap asal Gunungkidul ini finish di posisi ketiga saat Moto3 Brasil 2026 berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Brasil, pada Minggu (22/3/2026). Meskipun memulai balapan dari posisi keempat, Veda sempat terlempar ke urutan kesepuluh dalam interval pertama balapan. Namun, ia diuntungkan dengan pengibaran bendera merah oleh Race Direction pada putaran ke-14.
Dengan situasi tersebut, Veda memanfaatkan pergantian ban untuk menyalip pembalap di depannya ketika balapan dilanjutkan. Ia kemudian melahap lima putaran penuh hingga akhirnya berhasil merebut posisi ketiga.
Menurut Veda, ia sudah memiliki firasat bahwa akan naik podium di Goinaia. Kepercayaan dirinya meningkat sejak pertama kali tiba di sirkuit.
“Saya sangat senang! Saya memiliki firasat baik sejak awal akhir pekan,” ujarnya.
“Saat tiba di sini dan melakukan peninjauan lintasan, saya sudah menyukai tata letaknya, dan dengan motor saya merasa percaya diri sejak awal,” tambahnya.
Ia juga mengakui bahwa bantuan kru Honda Team Asia membantu menjalankan atraksi di Moto3 Brasil dengan baik.
“Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan pengaturannya, sehingga semuanya berjalan lancar,” kata Veda.
“Saya bangga mencapai hasil ini – ini adalah pencapaian terbesar saya saat ini.”
“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Indonesia dan atas semua dukungannya,” imbuhnya.
Veda masih tidak menyangka bisa meraih podium perdana setelah seri pertama finish di posisi kelima. Kini, kepercayaan dirinya semakin meningkat menjelang seri berikutnya di Amerika. Ia siap untuk bersaing dengan pembalap-pembalap terdepan seperti David Almansa, Maximo Quiles, dan Valentin Perrone.
“Saya tidak menyangka akan naik podium secepat ini, tetapi sekarang saya tahu saya bisa bersaing dengan kelompok depan, jadi saya menginginkan lebih.”
“Balapan selanjutnya di Amerika, dan itu akan menjadi lintasan baru bagi saya, tetapi saya akan terus belajar dan melakukan yang terbaik,” pungkasnya.
Saat ini, Veda menempati peringkat ketiga klasemen Moto3 2026 dengan 27 poin. Ia terpaut 18 angka dari Quiles yang memuncaki klasemen sementara.
Berikut adalah klasemen Moto3 2026:
- Maximo Quiles – KTM – Thailand (2), Brasil (1) – 45 poin
- Marco Morelli – KTM – Thailand (8), Brasil (2) – 28 poin
- Veda Pratama – Honda – Thailand (5), Brasil (3) – 27 poin
- Alvaro Carpe – KTM – Thailand (4), Brasil (4) – 26 poin
- David Almansa – KTM – Thailand (1), Brasil (Ret) – 25 poin
- Valentin Perrone – KTM – Thailand (3), Brasil (7) – 25 poin
- Adrian Fernandez – Honda – Thailand (6), Brasil (8) – 18 poin
- Brian Uriarte – KTM – Thailand (7), Brasil (11) – 14 poin
- Casey O’Gorman – Honda – Thailand (11), Brasil (9) – 12 poin
- Guido Pini – Honda – Thailand (20), Brasil (5) – 11 poin
- Rico Salmela – KTM – Thailand (19), Brasil (6) – 10 poin
- Joel Esteban – KTM – Thailand (9), Brasil (Ret) – 7 poin
- Hakim Danish – KTM – Thailand (18), Brasil (10) – 6 poin
- David Munoz – KTM – Thailand (10), Brasil (6) – 5 poin
- Joel Kelso – Honda – Thailand (14), Brasil (12) – 6 poin
- Adrián Cruces – KTM – Thailand (13), Brasil (13) – 6 poin
- Scott Ogden – KTM – Thailand (12), Brasil (Ret) – 4 poin
- Ryusei Yamanaka – KTM – Thailand (24), Brasil (14) – 2 poin
- Eddie O’Shea – Honda – Thailand (15), Brasil (15) – 2 poin
- Zen Mitani – Honda – Thailand (22), Brasil (16) – 0 poin
- Leo Rammerstorfer – Honda – Thailand (16), Brasil (Ret) – 0 poin
- Jesus Rios – Honda – Thailand (17), Brasil (Ret) – 0 poin
- Nicola Carraro – Honda – Thailand (23), Brasil (17) – 0 poin
- Cormac Buchanan – KTM – Thailand (Ret), Brasil (18) – 0 poin
- Ruche Moodley – KTM – Thailand (21), Brasil (Ret) – 0 poin
Matteo Bertelle – KTM – Thailand (Ret), Brasil (Ret)
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












