Alasan Pinkan Mambo Bernyanyi di Pinggir Jalan
Penyanyi ternama Pinkan Mambo akhirnya mengungkapkan alasan di balik aksinya yang sering terlihat bernyanyi dan menari di pinggir jalan hingga viral di media sosial. Aksi tersebut tidak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Menurut Pinkan, tindakannya bukan sekadar untuk mencari perhatian, melainkan bentuk perjuangan sebagai seorang ibu. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan murni demi memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak-anaknya yang jumlahnya cukup banyak dan terus meningkat.
Pendidikan, menurut Pinkan, adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda, meskipun harus ditempuh dengan cara yang tidak biasa. Saat ini, ia sedang fokus mempersiapkan biaya masuk sekolah internasional bagi anaknya yang masih kecil agar mendapatkan pendidikan terbaik.
Total Dana yang Dibutuhkan
Pinkan mengungkapkan bahwa total dana yang sedang ia kejar mencapai angka yang cukup besar, yakni sekitar Rp 100 juta. Jumlah tersebut tidak hanya untuk kebutuhan pendaftaran, tetapi juga mencakup berbagai biaya administrasi dan kewajiban pendidikan lainnya.
Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan untuk uang pangkal sekolah baru sekaligus melunasi kewajiban di sekolah sebelumnya agar tidak ada tunggakan. “Anak-anak kan butuh biaya, ini mau masuk ke German School International. Satu anak bisa Rp 20 juta, kalau tiga anak jadi Rp 60 juta,” ujarnya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Utang Biaya Pendidikan
Selain biaya masuk sekolah baru, Pinkan juga harus melunasi utang biaya pendidikan di sekolah sebelumnya demi mendapatkan dokumen administrasi pendidikan anaknya. “International School yang sebelumnya itu aku masih ngutang Rp 20 juta. Jadi total biaya masuk, pelunasan utang, ijazah, dan homeschooling itu sudah Rp 100 jutaan. Nah, itu dibayarnya pakai apa?” lanjutnya.
Pinkan mengaku lebih memilih turun ke jalan untuk melakukan Live TikTok daripada hanya bernyanyi di dalam rumah. Menurutnya, penghasilan dari pemberian penonton jauh lebih besar saat ia melakukan aksi di ruang publik.
Tidak Memedulikan Pandangan Orang
Ia tidak memedulikan pandangan orang yang menganggapnya “turun kelas” karena harus berguling-guling di aspal jalanan. “Kalau aku cuma nyanyi di rumah itu koinnya sedikit. Kalau aku nyanyi di jalan itu koinnya alhamdulillah banyak. Ya namanya kerja, guling-guling, anggap saja Beyonce lagi di jalanan,” tuturnya sambil berkelakar.
Tak Mau Jauh dari Anak
Meski menyadari adanya pro dan kontra, terutama dari anaknya, Michelle Ashley, Pinkan menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah bentuk tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Ia menyebutkan bahwa ia membatasi pekerjaan off-air di luar kota karena enggan meninggalkan anak-anak dalam waktu lama, serta adanya rasa takut untuk naik pesawat.
Hal ini membuatnya merasa bahwa ngamen di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya adalah solusi paling masuk akal saat ini. “Cari duit Rp 10.000 itu susah. Dulu aku jual pisang goreng juga susah. Sekarang di otak aku itu duit semua untuk anak, jadi saya tidak malu harus guling-guling di jalan asal halal,” pungkas Pinkan.

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












