Dua Dekade Pasarkan Produk Olahraga, Ini yang Paling Banyak Dicari

Perkembangan Usaha Toko Olahraga yang Khusus Menyediakan Perlengkapan Beladiri

Olahraga memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh masyarakat. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, diperlukan perlengkapan dan peralatan yang sesuai dengan cabang olahraga yang digeluti. Salah satu cabang olahraga yang populer adalah seni beladiri seperti pencak silat, tinju, karate, taekwondo, MMA, dan lainnya. Dengan banyaknya praktisi, sejumlah toko olahraga pun menyediakan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan.

Di Kalimantan Selatan (Kalsel), salah satu toko olahraga yang khusus menyediakan perlengkapan beladiri adalah Jiya Sport. Didirikan sejak 20 tahun lalu, usaha ini terus berkembang hingga saat ini. Masriadi, pemilik usaha Jiya Sport, menjelaskan bahwa awalnya usaha ini dimulai dengan kerja sama antara dirinya dan temannya, Jimmi, yang merupakan pelatih karate di Banjarmasin. Mereka memulai dengan menjual dalam jumlah kecil berupa seragam karate atau biasa disebut karategi.

“Pada 2006, kami hanya mengambil barang sedikit-sedikit sesuai kemampuan modal, sebagian besar berupa seragam karate. Alhamdulillah respon para pelatih sangat baik, mereka sering membeli untuk kebutuhan murid-muridnya,” ujarnya.

Untuk mempromosikan dagangan, Yadi dan Jimmi membuka lapak di sejumlah even karate di Kalsel, bahkan merambah ke even serupa di Kalteng. Dari situ terlihat bahwa kebutuhan praktisi karate tidak hanya berupa seragam, tetapi juga peralatan tanding seperti pelindung gigi, pelindung tangan, dan pelindung bagian tubuh lainnya.

Setelah modal bertambah, mereka menambah stok produk lainnya terutama untuk keperluan atlet di pertandingan. Dari situ hampir segala yang diperlukan tersedia di toko ini, dan semakin bertambah pelanggan.

Kini selain menjual produk terkait karate, Yadi juga menambah varian berupa seragam beladiri pencak silat dan taekwondo, dua seni beladiri yang juga banyak praktisinya di Kalsel. Tak hanya itu, ia juga menjual kaos atau t-shirt bertema beladiri dan aneka badge atau lambang perguruan, beragam sabuk, serta aksesori seperti gantungan kunci dan stiker.

Yadi yang membuka usaha di rumahnya di Sungai Lulut, Kabupaten Banjar, juga memiliki toko yang dibangun di depan rumah. Selain untuk menyimpan stok barang, toko ini mempermudah pembeli untuk melihat dan memilih barang yang diperlukan.

“Pembeli produk kami sebagian besar para pelatih dan praktisi karate, pencak silat dan taekwondo. Mereka ada yang datang ke toko dan bagi yang jauh kami kirim melalui paket,” kata Yadi.

Namun, seperti bisnis lainnya, produk olahraga beladiri ini juga mengalami masa ramai dan sepi. Biasanya, menjelang dan saat bulan Ramadhan, serta pasca lebaran adalah masa sepi pembeli. Setelah itu barulah ramai kembali.

Pelaku usaha lainnya, Arman, di Banjarbaru, masih merintis dan fokus pada perlengkapan dan peralatan beladiri karate. Ia juga menyuplai barang langsung dari produsen di pulau Jawa.

“Sudah tiga tahun lebih usaha ini berjalan, outletnya di rumah saja. Pangsa pasarnya Banjarbaru, Banjarmasin, Martapura dan beberapa kota lainnya di Kalsel,” ujar Arman yang juga pelatih karate ini.

Menurutnya, potensi usaha ini menjanjikan karena begitu banyaknya praktisi karate yang merupakan salah satu beladiri populer di tanah air.

“Seragam karate yang saya jual ada yang untuk praktisi pemula dan ada juga yang untuk atlet dengan model dan bahan serta berbeda. Pemula harganya mulai Rp150 ribu ke atas, sedangkan seragam atlet bisa jutaan rupiah,” katanya.

Bahkan untuk seragam atlet, tandasnya, selalu ada model-model baru menyesuaikan tren yang berkembang di kalangan atlet internasional.


Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *