Momen hangat Denada dan Ressa, tawarkan tempat tinggal di Jakarta, ini respons anaknya

Momen Haru Denada dan Ressa Rossano Bertemu

Pertemuan antara penyanyi Denada dengan putra kandungnya, Ressa Rossano, akhirnya terwujud setelah sekian lama hubungan keduanya terjalin dengan jarak. Momen yang penuh haru ini berlangsung dalam suasana buka puasa bersama di Jakarta Selatan pada Kamis (19/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Denada menawarkan Ressa untuk tinggal bersamanya di Jakarta.

Tawaran Hunian dan Perencanaan Karier

Menurut informasi dari pihak manajemen, Risna Ories, Denada telah menawarkan hunian khusus bagi Ressa agar bisa tinggal di Jakarta. Langkah ini dilakukan tidak tanpa alasan. Selain untuk memperbaiki ikatan batin antara ibu dan anak, Ressa juga mulai menjajaki karier di dunia hiburan.

Selama 24 tahun terakhir, kehidupan Ressa jauh dari hiruk-pikuk Jakarta. Ia tumbuh besar di Banyuwangi, Jawa Timur, di bawah asuhan kerabat dekat Denada, yakni bibi Ratih dan pamannya, Dino Rossano Hansa. Dino sendiri merupakan adik kandung dari artis senior Emilia Contessa, ibunda Denada.

Ressa Rossano diketahui telah dititipkan kepada keluarga di Banyuwangi sejak usianya baru 10 hari. Kini, pertemuan di Jakarta menjadi babak baru dalam hubungan mereka yang sempat terpisah jarak.

Tanggapan Ressa atas Tawaran Denada

Denada mengatakan bahwa ia ingin Ressa tinggal di Jakarta. “Denada sudah menawarkan (tinggal bersama), kan katanya Ressa di sini (di Jakarta) tinggal di kos ya,” ujar Risna, seperti dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (20/3/2026).

Denada bahkan secara khusus telah menyiapkan sebuah hunian bagi Ressa untuk menetap selama ia berada di Jakarta. “Dena juga menyampaikan gitu di rumah ini aja. Itu di sebelah rumah aku, ‘tetanggaan sama Mba Risna, Ressa bisa lihat dulu’ katanya itu,” lanjut Risna.

Namun, menurut Risna, Ressa belum memberikan keputusan final dan saat ini masih dalam tahap pertimbangan. “Dia bilang ‘Iya iya insyaAllah nanti Ressa pikirkan’,” beber Risna.

Momen Haru Saat Bertemu

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Risna mengaku ikut merasa senang akhirnya melihat ibu dan anak bisa bertemu setelah sekian lama. Ia menyebut momen pertemuan itu sebagai momen yang sangat indah.

“Tadi dia juga pas pulang salaman cium tangan, aduh indah banget deh.”

“Karena aku nglihatnya dengan apa yang terjadi semua, jadi aduh indah banget, aku langsung masyaAllah ini orang dua, harusnya ini loh yang kita tunggu-tunggu.”

“Ya alhamdulillah aku salah satu orang yang ikut berbahagia atas pertemuan itu,” ucap Risna.

Kehadiran Pihak Netral dalam Pertemuan

Suasana haru tak terbendung saat Denada dan Ressa akhirnya bertatap muka. Risna, yang hadir mendampingi Denada dalam pertemuan tersebut, menyaksikan langsung bagaimana air mata keduanya tumpah.

Di sisi lain, Ressa tidak datang sendiri; ia didampingi oleh sang kakak. “Di situ Denada didampingi sama saya, dan Ressa didampingi sama kakaknya,” ujar Risna.

Selain itu, ada pihak netral turut hadir yang disebut Risna seorang psikolog. “Ada juga salah satu pihak netral, itu dia seorang psikolog, ya itu biar pertemuan bisa mengalir dengan baik gitu,” sambung Risna.

Momen Ketemu dan Pelukan Hangat

Risna kemudian mengungkap momen pertemuan Denada dengan sang putra. Pertemuan itu disebutnya berlangsung penuh haru. Saat pertama kali bertemu, Denada langsung memeluk Ressa hingga tangis keduanya pecah.

“Pertemuan tadi haru biru, indah banget pertemuan ibu dengan anaknya.”

“Benar-benar ya mereka saling berpelukan ketemu begitu masuk itu Denada langsung meluk langsung nangis,” beber Risna.

Risa yang menyaksikan langsung pun ikut terharu akhirnya Denada dan Ressa bisa bertemu setelah sempat hubungannya memanas. “Nglihatnya tuh aku juga ikut nangis, itu yang benar-benar indah banget pertemuan itu,” kata Risna.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *