Pendirian Pabrik Pengolahan Makanan “Ciomy” di Kampung Cireungit
Pabrik pengolahan makanan “Ciomy” yang berada di Kampung Cireungit, Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, kini menjadi perhatian utama masyarakat setempat. Berbagai tanggapan terus mengalir, baik dari kalangan warga maupun tokoh masyarakat. Salah satu pihak yang memberikan dukungan adalah Ustadz Eden Salman Farisi, Kepala Sekolah di Pondok Pesantren Alfalah Biru.
Dalam pernyataannya, Ust. Eden menyampaikan pandangannya tentang operasional pabrik tersebut. Ia menilai bahwa kehadiran Ciomy tidak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan keagamaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Kontribusi Ekonomi dan Sosial
Salah satu kontribusi nyata dari pabrik Ciomy adalah membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal. Dalam situasi ekonomi yang sedang menghadapi tantangan, industri seperti ini dinilai menjadi solusi untuk menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.
“Kehadiran pabrik ini jelas memberikan peluang kerja bagi warga. Ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki penghasilan tetap,” ujarnya.
Selain itu, Ust. Eden menyoroti adanya pembinaan keagamaan yang diterapkan kepada para karyawan. Karyawan tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai spiritual melalui kegiatan rutin seperti pengajian dan salat berjamaah.
Budaya Kerja yang Menjaga Etika
Etika berpakaian yang sesuai dengan ajaran Islam juga menjadi bagian dari budaya kerja di pabrik tersebut. Karyawan perempuan mengenakan busana muslimah yang sopan, sementara karyawan laki-laki juga berpenampilan rapi dan santun. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada pembentukan karakter.
“Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis, tapi juga pada pembentukan karakter,” jelas Ust. Eden.
Inspirasi untuk Berwirausaha
Ust. Eden juga menyebut bahwa kehadiran pabrik Ciomy turut memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk mulai berani berwirausaha. Ia berharap, ke depan akan semakin banyak warga yang tergerak untuk membangun usaha mandiri sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung perekonomian daerah.
“Ini bisa menjadi motivasi bagi warga kami. Bahwa mendirikan usaha itu bukan hal yang mustahil. Justru ini bagian dari upaya bersama membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran,” tambahnya.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tidak hanya itu, Ust. Eden menyoroti bentuk kepedulian sosial perusahaan juga terlihat melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat. Menjelang Hari Raya Idulfitri, pabrik Ciomy membagikan sebanyak 1.000 paket bingkisan kepada warga di sekitar lingkungan pabrik. Bingkisan tersebut didistribusikan kepada masyarakat di dua wilayah RW, yakni RW 01 dan RW 02.
“Proses penyaluran dilakukan melalui ketua RW setempat agar bantuan dapat tepat sasaran dan merata kepada warga yang membutuhkan,” terang Eden.
Komitmen CSR dalam Pembangunan
CSR atau Corporate Social Responsibility merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan untuk menjalankan usaha secara etis, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup karyawan, masyarakat, serta lingkungan sekitar.
Di akhir pernyataannya, Ust. Eden berharap agar pabrik Ciomy dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa mendatang. Ia juga menaruh harapan besar agar keberadaan industri ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan inovatif.
“Semoga Ciomy terus maju dan berkembang. Tidak hanya secara bisnis, tetapi juga dalam memberikan dampak positif, mencetak masyarakat yang lebih cerdas, inovatif, dan bisa menjadi contoh baik bagi yang lain,” pungkasnya.












