Barito Putera Raih Kemenangan Penting di Markas PSIS Semarang
Barito Putera berhasil meraih kemenangan penting dalam laga lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 1-0. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (5/4/2026) sore, menjadi momen bersejarah bagi tim asal Kalimantan Selatan ini.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Barito Putera, terutama dalam upaya mereka untuk menjaga peluang naik ke Liga 1. Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra atau lebih dikenal sebagai Teco, menyampaikan rasa syukur atas hasil positif ini.
“Yang paling penting adalah hasilnya. Kami bisa menang dan ini sangat penting untuk menjaga peluang kami naik ke Liga 1,” ujar Teco usai pertandingan.
Menurut Teco, persaingan di papan atas klasemen Liga 2 semakin ketat. Saat ini, Barito Putera hanya terpaut satu poin dari peringkat kedua, Persipura Jayapura. Hal ini membuat setiap pertandingan ke depan sangat menentukan.
“Kita cuma beda satu poin dari peringkat dua, Persipura. Jadi setiap pertandingan ke depan sangat menentukan,” jelasnya.
Teco juga segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya yang tidak kalah penting. Barito Putera akan menghadapi pemuncak klasemen, PSS Sleman. Laga ini akan digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu, 11 April 2026.
“Kita akan ketemu tim peringkat satu, PSS Sleman. Mudah-mudahan stadion kita di Banjarmasin bisa penuh, supaya pemain punya semangat lebih dan kita bisa menang lagi,” harapnya.
Teco juga menyoroti kualitas PSIS Semarang sebagai lawan. Menurutnya, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu merupakan klub besar dengan tradisi kuat di sepak bola Indonesia, meski saat ini sama-sama berjuang di Liga 2.
“Kita tahu PSIS tim besar, punya tradisi bagus. Liga 2 tidak mudah, banyak tim kuat. Saya pikir mereka juga punya target promosi,” ucapnya.
“Saya lihat mereka banyak perubahan. Memang tidak mudah, tapi ke depan mudah-mudahan mereka bisa lebih baik,” lanjutnya.
Klasemen Sementara Liga 2
Setelah kemenangan ini, Barito Putera kini berada di peringkat ketiga dengan koleksi 45 poin. Persipura Jayapura menduduki posisi kedua dengan 46 poin, sedangkan puncak klasemen dihuni PSS Sleman dengan 49 poin.
Jalannya Pertandingan
Laga antara Barito Putera dan PSIS Semarang berlangsung cukup sengit. Barito Putera berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 melalui gol yang dicetak oleh Bayu Pradana pada menit ke-24.
Sejak awal laga, PSIS Semarang mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, solidnya lini pertahanan Barito Putera membuat peluang bersih sulit tercipta.
Pada menit ke-14, Barito Putera sempat mengancam lewat bola mati. Tendangan bebas Rizky Pora mengarah ke depan gawang, namun masih mampu dihalau barisan belakang PSIS.
Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-24. Berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan Aditiya, bola menciptakan kemelut di depan gawang PSIS. Bola liar kemudian jatuh tepat di kaki Bayu Pradana di mulut gawang. Tanpa kesulitan, ia melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper PSIS. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Barito Putera.
Tertinggal satu gol, PSIS meningkatkan intensitas serangan. Meski penguasaan bola lebih banyak dikuasai tuan rumah, lini belakang Barito Putera tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman.
Pada menit ke-37, kapten PSIS, Otavio Dutra, diganjar kartu kuning usai melakukan pelanggaran terhadap pemain Barito Putera. Barito Putera kembali mendapat peluang dari tendangan bebas, namun eksekusi Rizky Pora belum mampu menambah keunggulan.
Begitu pula peluang dari sepak pojok di menit ke-41 yang masih bisa diamankan pertahanan PSIS. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-46, terjadi insiden yang melibatkan pemain PSIS, Rumbino. Ia melakukan kontak dengan pemain Barito Putera dalam situasi bola mati. Wasit sempat meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum akhirnya memutuskan hanya memberikan kartu kuning.
Hingga turun minum, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Barito Putera.
Memasuki babak kedua, PSIS Semarang terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Pada menit ke-65, tuan rumah mendapatkan peluang melalui tendangan sudut, namun sundulan Otavio Dutra masih melenceng dari sasaran.
Dua menit berselang, PSIS kembali memperoleh peluang lewat tendangan bebas, tetapi masih mampu dihalau lini pertahanan Barito Putera. Tekanan kembali datang pada menit ke-69 melalui skema bola mati dari sisi kotak penalti, namun belum membuahkan hasil.
Barito Putera sesekali melancarkan serangan balik, namun belum mampu menambah keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Kemenangan 1-0 ini memastikan Barito Putera membawa pulang tiga poin penting dari kandang PSIS Semarang.
Pertandingan ini ditayangkan live di Vidio.
Kesempatan Barito Putera untuk Masuk ISL Masih Terbuka
Meski kemenangan ini menjadi langkah penting, Barito Putera masih memiliki tugas berat untuk memastikan tiket masuk ke Indonesia Super League (ISL). Dengan kemenangan ini, peluang mereka untuk naik ke Liga 1 semakin terbuka.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












