PSM Makassar Kembali Berjaya dengan Gol Dramatis di Menit Akhir
PSM Makassar berhasil meraih kemenangan penting dalam pertandingan pekan ke-27 Super League 2025/2026. Tim asuhan Ahmad Amiruddin berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki posisi PSM di klasemen, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para pemain setelah sebelumnya mengalami enam laga tanpa kemenangan.
Babak Pertama yang Tidak Mudah
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi. Di menit kedua, kapten PSM Makassar Yuran Fernandes mendapat kartu kuning setelah terlambat menyentuh bola dari Savio Sheva. PSIM Yogyakarta langsung mengancam dengan tendangan bebas yang dieksekusi oleh Ze Valente, namun bola gagal memasuki gawang PSM.
Di menit ke-12, PSIM kembali menciptakan peluang melalui crossing Deri Corfe yang disundul oleh Ze Valente, tetapi masih melebar. PSM berusaha membangun serangan melalui Victor Luiz, tetapi crossingnya diblok oleh Franco Ramos. Di menit ke-24, PSIM mendapatkan tembakan on target pertama, namun Hilman Syah mampu menepis bola tersebut.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Kedua tim saling mengancam, tetapi tidak ada gol yang tercipta.
Babak Kedua yang Dinamis
Di awal babak kedua, PSM melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Dzaky Asraf menggantikan Gala Pagamo. Serangan diambil alih oleh PSIM Yogyakarta, yang kembali memfokuskan permainan pada sisi kanan pertahanan PSM. Namun, tembakan Riyatno Abiyoso berhasil diblok oleh Gledson Paixao.
Di menit ke-54, PSIM Yogyakarta unggul 1-0 setelah Deri Corfe mencetak gol lewat tendangan kaki kiri setelah bola jatuh ke kakinya. PSM langsung bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Di menit ke-78, Luka Cumic berhasil menyamakan skor setelah menembak bola yang sempat ditepis Cahya Supriadi.
Gol Dramatis di Menit Akhir
Setelah beberapa kali percobaan gagal, PSM akhirnya membalikkan keadaan di menit ke-98. Dusan Lagator mencetak gol sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi oleh Victor Luiz. Bola tak mampu ditepis oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi, sehingga membuat PSM unggul 2-1.
Kemenangan ini sangat berarti bagi PSM Makassar. Tambahan tiga poin membuat mereka mengumpulkan total 28 poin. Meskipun masih berada di posisi ke-13 klasemen, jarak poin antara PSM dengan tim zona degradasi kini menjadi delapan poin.
Sementara itu, kekalahan ini membuat PSIM Yogyakarta terus mengalami kesulitan. Mereka kini tertahan di urutan ke-8 dengan 38 poin, setelah empat laga terakhir tanpa kemenangan.
Evaluasi Permainan
Pertandingan ini menunjukkan perjuangan keras dari kedua tim. PSM Makassar berhasil memanfaatkan peluang di momen kritis, sedangkan PSIM Yogyakarta tampil agresif di babak pertama. Meski kalah, PSIM tetap memiliki potensi besar untuk bangkit di laga-laga berikutnya.
Dengan kemenangan ini, PSM Makassar kini berada di jalur yang benar untuk memperbaiki posisi di klasemen. Kehadiran pemain-pemain baru seperti Luka Cumic dan Dusan Lagator membawa harapan baru bagi tim Juku Eja.










