Rumah di Pelabuhan Empat Serangkai Ambruk, Seorang Remaja Tertimpa Lemari
Pada hari Kamis (9/4/2026), sebuah rumah di kawasan Pelabuhan Empat Serangkai, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalsel mengalami ambruk. Kejadian tersebut menimpa rumah yang ditinggali oleh Siti Fatimah dan putrinya, Carisa (17 tahun). Saat kejadian, Carisa sedang tidur siang dan tidak menyadari apa yang terjadi hingga ia terbangun dalam kondisi tertimpa lemari.
Carisa mengungkapkan bahwa setelah terbangun, ia merasa basah dan terluka akibat tertimpa lemari. Ia mengalami luka lecet di dahi, pelipis kiri, dan bagian bawah hidungnya. Selain itu, ia juga merasakan sakit di bagian dada. Setelah kejadian, Carisa segera dibawa ke Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra untuk penanganan lebih lanjut. Meski hanya mengalami luka ringan, peristiwa ini memaksa Carisa dan ibunya untuk tinggal sementara di rumah kerabat di Desa Sebatung.
Rumah yang ditinggali Carisa selama 18 tahun ini berada di ujung kawasan padat penduduk. Diketahui, struktur bangunan kayu yang digunakan belum pernah mengalami perbaikan, terutama pada bagian tiang yang bersentuhan langsung dengan air laut. Faktor-faktor seperti korosi dan pelapukan diduga menjadi penyebab utama ambruknya rumah tersebut.
Carisa menjelaskan bahwa rencana perbaikan sudah disiapkan. Ia mengatakan bahwa kayu tiang telah dibeli dan beberapa batang sudah dipasang. Namun, nyatanya, rumahnya justru ambruk lebih awal, hampir separuh dinding terendam air. Banyak barang-barang yang mengapung, beberapa di antaranya masih bisa diselamatkan, tetapi buku-buku sekolah miliknya tidak dapat diselamatkan.
Kejadian ini mendapat perhatian dari warga sekitar, petugas Damkar, serta personil BPBD Kotabaru. Mereka datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Untuk bantuan logistik sementara, pihak terkait telah memberikan bantuan. Rencananya, bantuan juga akan diberikan untuk pembangunan ulang rumah Carisa.
Rumah Carisa terletak di Kelurahan Kotabaru Tengah, yang berada di kawasan yang menjorok ke laut. Hal ini lumrah bagi masyarakat pesisir Kotabaru yang biasa beraktivitas di laut. Namun, posisi rumah Carisa yang paling ujung membuatnya tidak memiliki tumpuan saat ambruk ke bawah.
Tips Membangun Rumah di Pinggir Pantai
Membangun rumah di pinggir pantai membutuhkan perencanaan khusus untuk mengatasi tantangan seperti korosi air garam, kelembapan tinggi, dan risiko abrasi. Berikut adalah beberapa tips penting:
- Struktur dan Fondasi yang Kuat
- Konsep Rumah Panggung: Buat lantai rumah lebih tinggi untuk mengantisipasi air pasang, rob, dan abrasi.
- Fondasi Cakar Ayam: Gunakan pondasi cakar ayam atau tiang pancang untuk tanah berpasir yang kurang stabil.
-
Struktur Beton: Gunakan beton berkualitas tinggi (campuran kedap air) untuk tiang dan pondasi agar tidak mudah keropos.
-
Pemilihan Material Tahan Korosi
- Logam Anti-Karat: Hindari besi biasa. Gunakan baja tahan karat (stainless steel), aluminium, atau galvanis untuk rangka, baut, dan pagar.
- Kayu Awet: Gunakan kayu yang tahan air dan rayap, seperti kayu jati atau kayu ulin.
-
Atap Logam: Gunakan atap logam (baja galvalum) yang kuat menahan angin kencang dan tidak mudah berjamur.
-
Desain dan Tata Letak
- Konsep Tropis Terbuka: Terapkan desain tropis dengan banyak ventilasi dan jendela besar untuk memaksimalkan aliran udara agar tidak lembap.
- Menghadap Pantai: Arahkan bangunan utama dan ruang keluarga ke pemandangan laut.
- Teras dan Balkon: Tambahkan teras luas untuk bersantai.
-
Warna Cerah: Gunakan warna cat cerah atau pastel yang khas dengan gaya nautical/coastal.
-
Keamanan dan Perawatan
- Batas Sempadan Pantai: Pastikan membangun rumah di luar zona bahaya abrasi (mematuhi peraturan pemda setempat).
- Perawatan Rutin: Bersihkan permukaan material (logam/kayu) secara rutin dari sisa garam untuk mencegah karat/lapuk.
-
Ventilasi Maksimal: Kurangi kelembapan di dalam ruangan dengan ventilasi silang (cross ventilation).
-
Fasilitas Tambahan
- Dapur Terbuka: Manfaatkan pemandangan dengan membuat dapur atau ruang makan semi-terbuka.
- Pencahayaan Alami: Gunakan jendela besar dan skylight untuk pencahayaan alami di siang hari.












