KPK Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pejabat Pemkab Tulungagung
Sebuah bus PO Harapan Jaya keluar dari Polres Tulungagung membawa para pejabat Pemkab Tulungagung, pada Sabtu (11/4/2026) pukul 06.25 WIB. Para pejabat ini sebelumnya diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Jumat (10/4/2026) malam. Mereka diduga terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terbaru di lingkungan pemerintahan Tulungagung dan sekitarnya. Dalam operasi tersebut, KPK mendapati beberapa nama dan daftar orang-orang pejabat yang langsung dibawa menggunakan bis. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang terjaring dalam OTT KPK lebih dahulu dibawa oleh penyidik KPK ke Surabaya untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.
Pada Sabtu, sekitar pukul 04.00 WIB, sejumlah anggota keluarga dari pihak yang diperiksa terlihat mendatangi Mapolres Tulungagung dengan membawa tas yang diduga berisi kebutuhan pribadi para saksi.
Rombongan Pejabat Dibawa Menggunakan Bus
Selanjutnya, sekitar pukul 06.30 WIB, rombongan pejabat dan staf Pemkab Tulungagung, yang telah diperiksa tersebut meninggalkan Mapolres Tulungagung. Mereka dibawa menggunakan bus Harapan Jaya, dengan pengawalan aparat Kepolisian. Belasan pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung Jawa Timur, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Tulungagung, sejak Jumat (10/04/2026) malam hingga Sabtu (11/04/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 15 orang diperiksa dalam rangkaian kegiatan tersebut. Pemeriksaan berlangsung maraton selama semalam di Mapolres Tulungagung. Menurut informasi, mereka disebut akan dibawa menuju Sidoarjo, meski belum ada keterangan resmi terkait tujuan pasti.
Identitas seluruh pihak yang ikut dalam rombongan tersebut belum diketahui secara rinci. Namun, sejumlah pejabat yang diperiksa antara lain Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Direktur RSUD dr. Iskak, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Selain itu, turut diperiksa sejumlah kepala bagian di lingkungan sekretariat daerah, seperti Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kesehatan, dan sejumlah staf pemerintahan lainnya.
Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum para pihak yang telah diperiksa tersebut maupun konstruksi perkara yang tengah ditangani.
Daftar 12 Pejabat yang Dibawa Pakai Bis
Bus plat kuning AG 7064 US ini dikawal dengan sebuah mobil Satuan Lalu Lintas. Menurut pantauan di lapangan, kelambu bus ditutup sehingga tidak ada wajah-wajah yang kelihatan di dalam ini.
Informasi yang didapat wartawan, Plt Sekda Kabupaten Tulungagung, Soeroto tidak ikut dalam rombongan. Selain itu ada 3 pejabat perempuan yang juga tidak ikut, mereka adalah Kepala Dinas Kesehatan Desi Lusiana Wardani, Direktur RSUD dr Iskak Zuhrotul Aini, dan Kepala Dinas Sosial Reni Prasetyawati.
Nama Reni sebelumnya tidak diketahui wartawan, karena kedatangannya ke Polres Tulungagung tidak terlihat. Intan, Staf Tata Pemerintahan yang sempat terlihat datang juga tidak ikut rombongan. Informasi yang didapat wartawan, dia datang sekadar mengantar barang untuk Kabag Pemerintahan, Arif Effendi.
Dengan demikian ada 12 nama yang ikut dalam rombongan, salah satunya Arif Effendi. Nama lain yang muncul ikut dalam rombongan adalah anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro. Jatmiko adalah adik kandung Gatut Sunu Wibowo. Lalu ada nama Oki, seorang staf di Bagian Umum Setda Kabupaten Tulungagung juga ikut dalam rombongan.
Pejabat lain yang ikut adalah Kabag Kesra Makrus Mannan, Kepala Dinas Pertanian Suyanto, Kepala Satpol PP Hartono, Kabag Umum Yulius Rama Isworo, Kepala Dinas PUPR Erwin Novianto, Kabag Prokopim Aris Wahyudiono, Kepala Bakesbangpol Agus Prijanto Utomo, Ajudan Bupati Yoga Dwi Ambal, dan Kepala BPKAD Dwi Hari Subagyo.
Rombongan dibawa ke Surabaya dan selanjutnya akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.
Daftar 12 Orang yang Dibawa KPK dari Polres Tulungagung ke Jakarta:
- Kabag Pemerintahan: Arif Effendi
- Adik Bupati: Jatmiko Dwijo Seputro
- Staf Bagian Umum: Oki
- Kabag Kesra: Makrus Mannan
- Kepala Dinas Pertanian: Suyanto
- Kepala Satpol PP: Hartono
- Kabag Umum: Yulius Rama Isworo
- Kepala Dinas PUPR: Erwin Novianto
- Kabag Prokopim: Aris Wahyudiono
- Kepala Bakesbangpol: Agus Prijanto Utomo
- Ajudan Bupati: Yoga Dwi Ambal
- Kepala BPKAD: Dwi Hari Subagyo
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











