Kronologi Tenggelamnya KM Nazila 05 di Perairan Utara Pulau Taliabu
KM Nazila 05 dilaporkan tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada Senin (30/3/2026) dini hari. Kapal yang sebelumnya berlayar dari Pulau Taliabu menuju Bitung, Sulawesi Utara, diduga mengalami kendala akibat cuaca buruk saat melintasi perbatasan perairan utara Taliabu dan Banggai, Sulawesi Tengah.
Kronologi kejadian tersebut tercatat sebagai berikut:
-
Pukul 03.30 WIT
Nakhoda KM Nazila 05 menghubungi pemilik kapal, Rifani Samatia. Ia melaporkan bahwa kapal mengalami kerusakan serius berupa patah haluan akibat cuaca buruk. -
Pukul 04.00 WIT
Nakhoda kembali menghubungi pemilik kapal dan mengabarkan bahwa kapal telah tenggelam. Seluruh awak kapal dilaporkan melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, yang mengaku telah menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Jorjoga. Kapal diketahui tenggelam di koordinat 0⁰27’00” S dan 124⁰51’00” E, atau sekitar 133 mil laut dari Luwuk, Sulawesi Tengah.
Berdasarkan keterangan dari warga di Kabupaten Pulau Taliabu, La Bari (nelayan Desa Jorjoga), menyebutkan bahwa awak KM Nazila 05 biasanya berjumlah 21 orang. “KM Nazila 05 ini memang sudah berlangganan mengangkut hasil tangkapan ikan dari rompon di Desa Jorjoga untuk dibawa ke Bitung,” ujar La Bari.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan seluruh awak kapal. Berikut identitas 27 awak KM Nazila 05:
- Gazali
- Rizki Sakka
- Abdul Latif
- Abubakar Laonga
- Arno Tangia
- Djadid Akuba
- Djunaidi Tingku
- Faizal Adil
- Faruq Umadji
- Frangki Mardjun
- Haris Langkau
- Haris Sanang
- Irmansyah Mamonto
- Jefry Tugiman
- Joko Mamonto
- Kamaludin
- Kamarudin Aro
- Lialwin Pinapas
- Miracle Christo Petra W
- Muhammad Suaib
- Nasrun Mamu
- Randi A Tawaa
- Rijal Layama
- Rizal Marcus
- Rustam Mangkialo
- Vickri Utubulang
- Yanto Adil.

Bukan 27 Tapi 21 ABK: Kondisi Selamat Semua
Alhamdulillah. 21 Anak buah kapal (ABK) KM Nazila 05 dilaporkan telah dalam kondisi selamat semua. Kabar tersebut diperoleh jurnalis Tribunmanado.co.id Christian Wayongkere dari Wiwin Zakaria, Senin (30/3/2026) pukul 22.10 WITA. Wiwin Zakaria adalah keluarga korban yang bermukim di Desa Kema 3, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
“Mereka kini berada di rakit atau rumpon di Perairan Dudepo,” ujar Wiwin dihubungi via telepon. Perairan Dudepo masuk wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Berbatasan dengan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Ibu kota Bolsel berjarak sekira 250 km dari Kota Manado.
“Kami juga menerima informasi dari mereka lewat sambungan frekuensi radio,” kata Wiwin. Menuruti Wiwin, jumlah ABK yang ada di atas Kapal KM Nazila 05 berjumlah 21 orang. Bukan 27 orang seperti diberitakan sebelumnya. Ke-21 ABK tersebut merupakan warga Desa Kema, Minahasa Utara.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












