Daerah  

Detik-detik Kebutaan di Cibeunying: Pohon Tumbang, Pegawai Syok, Bangunan Rusak

Pohon Tua Tumbang Menimpa BSS Food Market di Bandung

Pada Jumat sore, sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa bangunan BSS Food Market yang terletak di Jalan Taman Cibeunying Utara, Kota Bandung. Kejadian ini terjadi akibat angin kencang dan petir yang mengguncang wilayah tersebut.

Insiden ini menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan hingga dalam kafe. Beberapa kaca jendela pecah dan papan nama tenant rusak akibat benturan dari batang dan ranting pohon. Meski sempat terjadi kepanikan dan beberapa pegawai mengalami syok, tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut.

Kondisi di Lokasi Kejadian

Sekitar pukul 14.00 WIB, kejadian tersebut terjadi secara mendadak. Hingga saat ini, batang pohon masih belum dilakukan evakuasi. Akar pohon merusak sejumlah papan nama tenant, sementara ranting-rantingnya masih menutupi hampir seluruh area depan kafe.

Beberapa kaca jendela terlihat pecah dan berserakan, sedangkan bagian dalam kafe juga terdampak akibat tertimpa oleh pohon yang tumbang. Salah seorang pegawai kafe, Darsono, mengatakan bahwa kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba.

Darsono yang saat itu berada di dalam area food market sempat terkena bagian ranting pohon. Saat pohon menimpa area dalam, dia langsung sigap menyilangkan kedua tangan di atas kepala untuk melindungi dirinya.

Debu dan noda kotor di topi hitamnya masih tersisa. Ia duduk di area depan food market meski sempat mengalami syok. Setelah meneguk segelas air putih, kondisinya sudah jauh lebih baik.

Pengalaman Saat Kejadian

Menurut Darsono, saat kejadian berlangsung, cuaca memang tidak hujan, namun angin kencang dan petir bergemuruh secara terus menerus. “Awalnya tiba-tiba ada angin besar sama petir. Terus terdengar suara dulu, baru pohonnya tumbang menimpa bangunan,” ujar Darsono saat ditemui di lokasi.

Sebelum pohon roboh, sempat terdengar suara retakan yang cukup keras. “Terdengar suara dulu, baru tumbang. Sampai ke akar-akarnya,” katanya.

Darsono mengungkapkan bahwa pohon yang tumbang diduga sudah berusia tua. Di kawasan tersebut memang terdapat banyak pohon besar yang tumbuh di sekitar area kafe dan tempat makan. “Di sini memang banyak pohon-pohon besar. Mungkin ini juga sudah tua,” ungkapnya.

Kondisi Kafe Saat Kejadian

Saat kejadian berlangsung, kafe diketahui belum dalam kondisi ramai pengunjung. Para pegawai baru bersiap untuk membuka operasional harian. “Belum begitu ramai, baru mau buka,” jelasnya.

Meski demikian, suasana di dalam kafe sempat diliputi kepanikan. Darsono yang berada di dalam bangunan mengaku sangat terkejut ketika pohon tiba-tiba ambruk. “Kaget sekali. Refleks cuma bisa bilang ‘Allahu Akbar’,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat kejadian terdapat cukup banyak orang di dalam kafe. Namun beruntung, tidak ada korban luka berat dalam insiden tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban luka,” ujarnya.

Dampak dan Tindakan Lanjutan

Akibat kejadian ini, satu blok bangunan food market terdampak cukup serius. Pohon yang tumbang tidak hanya menimpa bagian depan, tetapi juga masuk hingga ke area dalam kafe. “Ini satu blok kena. Sampai ke dalam bangunan,” katanya.

Darsono juga menyebutkan bahwa kejadian serupa belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan tersebut. “Belum pernah, ini baru pertama kali,” ucapnya.

Setelah kejadian, pihaknya langsung melaporkan insiden tersebut kepada instansi terkait. Tak lama kemudian, petugas dari dinas dan kepolisian setempat datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. “Sudah dilaporkan. Tadi dari dinas dan polsek juga sudah datang,” katanya.

Meski proses evakuasi belum mulai dilakukan, hingga sore hari batang pohon masih terlihat menutupi sebagian area kafe. Darsono menyebutkan, proses pembersihan kemungkinan akan segera dilanjutkan.

Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di Bandung, Darsono berharap ada perhatian lebih dari pemerintah terhadap kondisi pepohonan tua di kawasan tersebut. “Harapannya pohon-pohon yang sudah tua bisa dibenahi atau ditebang. Jangan sampai tumbang seperti ini lagi, takut juga sebagai warga,” ujarnya.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *