Kunjungan Kerja Wapres Gibran ke Kabupaten Kupang
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (6/4). Dalam kunjungannya, ia mengunjungi dua lokasi utama yang menjadi fokus perhatiannya, yaitu UPTD SD Inpres Kaniti dan lahan Agroeduwisata Mata Air di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.
Pembangunan Sekolah yang Menjadi Perhatian
Pertama, Wapres Gibran mengunjungi UPTD SD Inpres Kaniti. Saat berkunjung pada 2025 lalu, sekolah ini masih dalam kondisi memprihatinkan, dengan bangunan yang tidak layak. Namun, kini sekolah tersebut telah dibangun kembali dengan dana bantuan pemerintah sebesar Rp2.042.283.609,00 melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Gibran menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan pembangunan sekolah ini. Ia berharap anak-anak di sekolah tersebut semakin rajin belajar dan semangat dalam mengejar pendidikan.
“Sebelumnya sekolah ini masih tanah semua, atapnya mau roboh, tapi sekarang sudah terbangun. Moga-moga ke depan anak-anaknya makin rajin dan semangat belajar,” ujarnya.
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pengelolaan Lahan Agroeduwisata Mata Air
Setelah mengunjungi sekolah, rombongan Wapres melanjutkan kunjungan ke Desa Mata Air untuk meninjau pengelolaan lahan Agroeduwisata Mata Air yang dikembangkan oleh Sinode GMIT. Di sini, Gibran memberikan apresiasi atas kerja sama antara pemerintah dan gereja dalam memaksimalkan potensi lahan pertanian.
Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pertanian sesuai dengan program nasional swasembada pangan dan energi. Meski demikian, ia juga menyampaikan bahwa bantuan asisten pengelolaan lahan masih kurang, sehingga perlu diperbaiki.
“Saya lihat bantuan asistennya masih kurang, nanti kita coba list lagi kekurangannya karena kita tidak ingin hasil panen yang sudah melimpah itu terbuang. Kita akan bantu dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen,” jelas Gibran.
Tanggapan dari Petani dan Tokoh
Ketua Kelompok Tani Sulamanda, Matheus Ukat, menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan Wapres. Ia merasa dihargai dan mendapat semangat baru setelah kehadiran Gibran.
“Kami merasa dihargai dan mendapat semangat baru. Kehadiran Pak Wapres membuat kami lebih termotivasi untuk terus mengelola lahan ini, apalagi melibatkan anak-anak muda di setiap kegiatan pertanian,” ujarnya.
Hadirnya Para Tokoh dan Pejabat
Kunjungan ini turut dihadiri oleh beberapa pejabat penting seperti Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena; Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma; Bupati Kupang, Yosef Lede; Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki; Ketua Majelis Sinode GMIT, Pendeta Semuel Pandie; serta jajaran pimpinan Sinode GMIT.
Harapan untuk Pembangunan di Kabupaten Kupang
Dengan adanya kunjungan ini, Wapres berharap pembangunan pendidikan dan pengembangan pertanian di Kabupaten Kupang terus mendapat perhatian. Selain itu, ia berharap generasi muda semakin terdorong untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kabupaten Kupang untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat semangat berkontribusi dalam pembangunan daerah.











