7 Tanaman Hias yang Tumbuh Baik di Ruangan Gelap



Menciptakan ruangan yang hidup dan menarik tidak selalu bergantung pada sinar matahari. Meski beberapa tanaman membutuhkan cahaya terang, ada banyak pilihan tanaman hias yang bisa tumbuh dengan baik di area yang minim cahaya alami. Tanaman-tanaman ini tidak hanya memberikan keindahan, tetapi juga berkontribusi pada kualitas udara dan suasana hati penghuninya.

Berikut adalah beberapa tanaman hias yang cocok untuk ditempatkan di ruangan dengan pencahayaan redup:

Tanaman ZZ

Tanaman Zamioculcas zamiifolia (ZZ) sangat mudah dikenali karena daunnya yang berbentuk zig-zag dan hijau tua. Tanaman ini dapat tumbuh hingga ketinggian kurang dari satu meter dan cocok untuk ditempatkan di sudut atau koridor yang kusam. Dengan postur tegak dan kemampuan bertahan dalam kondisi cahaya rendah, tanaman ZZ menjadi pilihan ideal untuk ruangan yang tidak memiliki sumber cahaya alami yang cukup. Selain itu, tanaman ini tahan terhadap kekeringan dan relatif mudah dirawat.

Calathea

Calathea, sering disebut sebagai Maranta, Peacock, atau Prayer Plant, dikenal dengan daunnya yang sangat dekoratif. Daunnya memiliki pola garis-garis rumit dalam nuansa hijau, kuning, merah muda, dan putih. Tanaman ini dapat bertahan dalam kondisi cahaya sangat rendah. Namun, calathea membutuhkan lingkungan yang hangat dan lembap. Suhu optimalnya sekitar 18-24 derajat Celsius, dan tanaman ini perlu disemprot secara teratur agar tetap sehat.

Lidah Mertua

Tanaman lidah mertua, atau Sansevieria, tumbuh lambat dan sangat toleran terhadap kekeringan serta cahaya redup. Bentuknya yang tajam dan runcing membuat tanaman ini cocok untuk ditempatkan di sudut atau meja samping. Ada berbagai varietas yang tersedia, termasuk yang berukuran kecil seperti Sansevieria fischeri dan varietas besar seperti Masoniana dan trifasciata.

Devil’s Ivy atau Pothos

Devil’s Ivy atau pothos merupakan tanaman merambat yang tumbuh cepat dengan daun berbentuk hati yang mengkilap. Tanaman ini sangat cocok untuk ditempatkan di ruangan yang minim cahaya. Dapat ditanam di pot gantung, rak tinggi, atau naik ke tiang, devil’s ivy memberikan sentuhan kehidupan dan energi ke dalam ruangan yang suram.

Tanaman Besi Cor atau Aspidistra

Tanaman besi cor atau aspidistra memiliki ketahanan yang luar biasa. Dengan toleransi terhadap cahaya redup, polusi udara, dan fluktuasi suhu, tanaman ini sangat cocok untuk ruangan yang tidak terlalu bersih. Bahkan jika lupa menyiramnya selama beberapa bulan, tanaman ini tetap hidup. Untuk menjaga kesehatannya, pastikan daunnya bersih dan suhu ruangan tidak terlalu dingin.

String of Hearts

String of hearts adalah tanaman merambat yang mudah dirawat dan toleran terhadap naungan. Mirip dengan sukulen, tanaman ini menyimpan air di batangnya yang panjang. Batangnya bisa mencapai panjang dua meter dan tampak menarik di rak atau pot gantung. Tanaman ini tumbuh subur di sebagian besar suhu ruangan, tetapi hindari angin atau sinar matahari langsung.

Pakis Taktil

Pakis taktil, atau pakis Boston, tumbuh subur di ruangan dengan pencahayaan redup asalkan kelembapan terjaga. Daunnya yang bergerigi memberikan kesan alami dan indah. Tanaman ini akan tumbuh baik di kamar mandi, tetapi jika ditempatkan di ruangan lain, pastikan disemprot setiap hari. Meskipun tampak menarik untuk disentuh, pakis Boston tidak menyukai sentuhan dan bisa berubah menjadi coklat jika terlalu sering disentuh.

Dengan memilih tanaman hias yang sesuai dengan kondisi ruangan, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih segar dan nyaman. Tidak hanya memberikan estetika, tanaman-tanaman ini juga berkontribusi pada kualitas udara dan kesehatan mental penghuninya.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *