Pernikahan Kacau, Catering Tak Datang, Pengantin Terpaksa Pesan GoFood

Pesta Pernikahan Berubah Kacau Akibat Katering Tidak Datang

Pesta pernikahan yang seharusnya menjadi momen paling berkesan dalam hidup pasangan pengantin justru berubah menjadi kisah pilu. Hal ini terjadi karena katering tidak hadir, membuat tamu-tamu kelaparan dan keluarga terpaksa memesan makanan secara dadakan melalui aplikasi ojek online.

Banyak pasangan lain juga mengalami kejadian serupa, dengan video penangkapan pemilik wedding organizer (WO) Ayu Puspita viral di media sosial. Kerugian yang dialami oleh korban sangat besar, seperti yang dirasakan oleh Samuel yang kehilangan dana hingga Rp82 juta, gagal menggelar pesta layak, dan bahkan batal berbulan madu.

Video pernikahan pengantin yang berubah menjadi kacau gara-gara katering tidak datang viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi karena pengantin tertipu oleh WO bernama Ayu Puspita.

Akibat dari ketidakhadiran katering tersebut, pengantin merasa kecewa hingga menangis. Keluarga pengantin juga merugi hingga harus memesan makanan lewat GoFood secara dadakan.

Pengalaman Nana Saat Pesta Pernikahan Sepupunya

Seorang korban WO Ayu Puspita bernama Nana menceritakan pengalamannya saat menghadiri pernikahan sepupunya. Acara resepsi yang digelar di sebuah gedung di Jakarta sebenarnya telah dimulai. Musik mengalun, tamu berdatangan, dan semua orang bersiap merayakan hari spesial kedua mempelai. Namun satu hal penting tidak tampak: katering makanan dan minuman benar-benar tidak ada.

“Acara sudah mulai, katering nggak ada sama sekali,” ujar Nana saat dikonfirmasi. Pihak keluarga langsung berusaha menghubungi vendor katering, namun jawaban yang diterima justru kabur dan tak pasti. “Saat dihubungi bilangnya sudah dekat tapi minta sherlok nggak dikasih.”

Tak ingin mengecewakan tamu yang sudah datang jauh-jauh, keluarga nekat melakukan segala cara. Mereka memesan makanan kilat lewat aplikasi ojek online, berharap setidaknya ada yang bisa dihidangkan. “Keluarga akhirnya inisiatif GoFood dadakan apapun sebisanya. Jadi datang makanan kebab, pizza begitu. Tetapi nggak cukup, tamunya cukup banyak,” ucapnya.

Namun upaya itu tetap tak mampu menutupi rasa malu dan kepanikan. Pesta resepsi yang seharusnya berjalan lancar berubah menjadi tampilan yang kacau balau.

Pengantin Menangis dan Keadaan Semakin Memilukan

Situasi di dalam gedung kian tak terkendali. Kedua mempelai menangis, dilanda rasa sedih bercampur malu. “Pakdeku, orang tua mempelai pria, sudah lemas sesak dada. Orang tua mempelai wanita turun panggung duluan sebelum acara selesai,” kata Nana menggambarkan kepedihan keluarga.

Hingga kini, Nana mengaku belum berani bertanya lebih jauh kepada keluarga sepupunya mengenai kronologi mereka memilih WO Ayu Puspita. “Aku belum update nanya-nanya kondisi mereka, kalau ditanyain takut sedih lagi,” ujarnya.

Kesaksian Korban Lain

Kisah pernikahan berakhir memilukan gara-gara WO tersebut rupanya bukan satu-satunya. Sejumlah pasangan yang menikah pada Sabtu (6/12/2025) juga mengaku mengalami pesta berantakan akibat layanan katering yang dijanjikan WO Ayu Puspita tak kunjung datang.

Sebuah video penangkapan owner WO Ayu Puspita viral di media sosial. Dalam rekaman yang dibagikan akun Instagram @jabodetabek24, tampak para korban mengerubungi Ayu saat ia tiba di Polda Metro Jaya, Minggu (7/12/2025). “Di sini ada delapan orang yang kena tipu!” teriak salah satu korban dalam video tersebut.

Salah satu korban bernama Samuel mengungkapkan pengalaman pahitnya. Ia menggelar pesta resepsi di Gedung Pelindo, Jakarta Utara, pada 6 Desember 2025. Namun tamu-tamu pulang lebih awal karena tidak ada sajian makanan. Padahal, Samuel mengaku sudah membayar penuh. “Aku lunas, kak, sekitar Rp 82 juta plus-plus,” ujarnya.

Rencana bulan madu pun batal. Samuel sudah memesan villa di Bali karena percaya WO akan membelikan tiket pesawat sebagai bagian dari promo. “Terima kasih ya kak, dimana aku sudah booking villa di Bali pun karena berpikir dia sudah beliin tiket pesawat,” ucapnya.

Ia pertama kali mengenal WO Ayu Puspita dari sebuah pameran pernikahan di Jakarta. “Aku tahu dari pameran,” katanya.

Pemilik WO Buka Suara

Dalam video lain, Ayu Puspita memberikan penjelasan. Mengenakan kerudung hitam dan kemeja garis-garis biru putih, ia mengaku menggunakan perlengkapannya sendiri. “Karena saya punya barang sendiri seperti untuk dekor, saya jadi tidak pakai vendor. Saya hanya bayar pekerjanya saja,” katanya.

Saat korban mempertanyakan nasib uang mereka, Ayu mengaku akan mencoba mengembalikan dana dengan cara melakukan penjualan ke depannya. “Kalau untuk uang saya, untuk mengumpulkan dananya lagi ke depannya saya melakukan penjualan-penjualan… jadi seperti itu,” ujar Ayu.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *