Persiapan Sriwijaya FC Menghadapi PSMS Medan
Sriwijaya FC akan segera memulai persiapan menghadapi laga ke-13 Championship Sriwijaya FC melawan PSMS Medan. Setelah menjalani libur panjang akibat jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, manajemen klub resmi mengumumkan bahwa latihan tim akan dimulai kembali pada Senin (22/12/2025).
Laga antara Sriwijaya FC dan PSMS Medan akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (27/12/2025) pukul 15.30. Asisten Direktur PR & MO PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri), Muhammad Moeslim, menyampaikan bahwa saat ini tim masih dalam masa libur, namun mulai tanggal 22 Desember 2025, pemain akan kembali berkumpul untuk persiapan.
“Kalau untuk Sriwijaya FC rencananya kita statusnya hari ini masih libur. Di tanggal 22 itu kita mulai latihan melawan PSMS Medan,” ujarnya.
Para pemain dan pelatih diharapkan sudah kembali berkumpul di Palembang sebelum latihan dimulai. Molem, Juru Bicara manajemen Sriwijaya FC, menyatakan bahwa para pemain akan mulai datang ke Palembang untuk persiapan latihan.
Sebelumnya, setelah kekalahan telak 5-0 dari Persiraja pada laga ke-12, 24 November 2025, skuat Sriwijaya FC diliburkan dan pulang ke kampung halamannya masing-masing. Pengumuman libur diberikan hingga tanggal 5 Desember 2025, kemudian diperkirakan TC akan dimulai pada tanggal 18 Desember 2025.
Hingga akhirnya, Molem mengumumkan bahwa pemain akan mulai latihan pada Senin (22/12/2025). Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, bursa transfer belum dibuka, sehingga tidak ada penambahan pemain yang akan tampil dalam laga menghadapi PSMS Medan maupun PSPS Pekanbaru.
“Intinya untuk lawan PSMS ini masih pemain lama, belum ada penambahan pemain. Bursa transfer belum dibuka, jadi pemain-pemain yang ada. Pastinya pemain datang karena masih kontrak. Belum ada pemutusan kontrak. Pemain itu masih berkewajiban menyelesaikan satu putaran,” terangnya.
Menurut Molem, sesuai aturan, pemain tidak bisa memutus kontrak secara sepihak. Kecuali jika ada yang mengundurkan diri dan dizinkan oleh manajemen. “Sementara pemain kita masih ada. Kalau pelatih masih coach Budi Sudarsono,” pungkasnya.
Peringatan Keras dari Presiden PSMS Medan
Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, memberikan peringatan keras terhadap pelatih dan pemain menjelang duel krusial di dua laga ke depan di Championship 2025/2026. Dua laga tersebut menjadi evaluasi terakhir nasib pemain dan pelatih di tubuh PSMS Medan.
Manajemen segera membuat evaluasi terhadap pemain serta pelatih pasca laga dengan Sriwijaya FC dan Persikad Depok nanti. Hal ini ditegaskan oleh Presiden Klub Fendi Jonathan, Kamis (18/12/2025). Ia menyebut, evaluasi ini dilakukan melihat performa PSMS yang belakangan mulai menurun.
“Kita akan segera lakukan evaluasi. Dua pertandingan ke depan menjadi penilaian terakhir,” katanya.
Fendi juga mengatakan dua laga ke depan akan menjadi penilaian terakhir sambil melihat sikap seorang pemain. “Penilaian bukan hanya di dalam lapangan saja, tetapi juga sikap kedisiplinan dan atitudenya sebagai seorang pemain pro,” tegas Fendi.
Evaluasi ini guna menambah motivasi pemain untuk berjuang meraih poin penuh setiap laga. Seperti diketahui, dalam lima laga terahir tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya mampu meraih dua kali imbang dan tiga kali kalah, kondisi ini membuat PSMS semakin tergerus ke posisi bawah.
Saat ini PSMS Medan berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 14 poin hasil 12 pertandingan yang sudah dilakoni. PSMS Medan hanya meraih 3 kemenangan, 5 hasil seri dan 4 kekalahan.
Fokus 2 Laga Baru Bidik Pemain Baru
PSMS Medan kini memasuki fase penting dalam perjalanan mereka di Pegadaian Championship 2025/2026. Dengan dibukanya bursa transfer paruh musim pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026, manajemen dan jajaran pelatih mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat tim.
Namun sebelum itu, Ayam Kinantan masih harus melewati dua laga krusial yang dianggap sebagai momentum penentu arah tim ke depan. Dua pertandingan tersebut adalah lawatan tandang menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada 27 Desember 2025, serta partai berikutnya menjamu Persikad Depok di Stadion Pakansari pada 3 Januari 2026.
Kedua laga ini menjadi perhatian utama PSMS, mengingat hasilnya sangat berpengaruh terhadap posisi tim di klasemen serta keputusan perekrutan pemain nanti.
Pelatih Kepala PSMS Medan, Kas Hartadi, menegaskan bahwa fokus tim sepenuhnya tertuju pada bagaimana menyelesaikan dua laga ini dengan performa maksimal. Menurutnya, manajemen memang sudah menyiapkan rencana belanja pemain, namun seluruh proses akan berjalan setelah tim merampungkan pertandingan sampai batas akhir sebelum jendela transfer dibuka.
“Nanti itu, kita konsen dulu di dua pertandingan ini. Kita habiskan sampai sebelum 10 Januari,” ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan baru-baru ini.
Kas menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi beberapa nama incaran untuk memperkuat skuad, terutama di posisi yang dianggap masih kurang stabil. Namun ia menolak mengungkapkan secara rinci karena ingin seluruh pemain tetap fokus menghadapi dua laga penting ini.
“Ya bakalan ada lah (belanja pemain). Jadi diharapkan semuanya bersabar ya,” lanjutnya memberi sinyal bahwa PSMS memang akan melakukan evaluasi besar.
Situasi ini membuat atmosfer latihan PSMS semakin intens. Para pemain bekerja keras bukan hanya demi membawa pulang poin dari dua pertandingan tersebut, tetapi juga untuk menunjukkan kapasitas masing-masing sebelum proses evaluasi dilakukan.
Manajemen PSMS Medan pun disebut turut memantau perkembangan tim secara langsung untuk memastikan rencana perekrutan berjalan sesuai kebutuhan taktis pelatih.












