Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran 11 Agustus 2001
Primbon Jawa, yang merupakan kitab warisan nenek moyang, memiliki makna khusus bagi seseorang yang lahir pada tanggal tertentu. Salah satunya adalah kelahiran pada tanggal 11 Agustus 2001. Dalam Primbon Jawa, tanggal lahir tersebut memiliki arti yang unik jika dilihat melalui perhitungan wuku dan weton. Ramalan ini mencakup berbagai aspek kehidupan seperti watak, pergaulan, harta atau rezeki, jodoh, serta kecocokan dalam pekerjaan.
Primbon Jawa dipercaya oleh masyarakat Jawa bahkan di luar Pulau Jawa sebagai cara mengetahui keberuntungan di masa depan. Meskipun hanya ramalan, banyak orang mempercayai bahwa proses kehidupan dapat dihitung berdasarkan perhitungan wuku dan weton. Kitab-kitab Primbon Jawa telah disimpan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Beberapa jenis primbon yang tersimpan antara lain Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.
Berikut adalah ramalan Primbon Jawa untuk kelahiran 11 Agustus 2001:
Tanggal dan Waktu Kelahiran
- Tanggal Masehi : 11 Agustus 2001, Sabtu Saniscara
- Tanggal Jawa : 21 Jumadil Awal 1934, Setu Wage
- Tanggal Hijriah : 21 Jumadil Ula 1422
Watak Berdasarkan Weton
-
Dina (Hari) : Setu
Membuat orang merasa senang, susah ditebak. -
Pasaran : Wage
Menarik tetapi angkuh, setia dan penurut, malas mencari nafkah perlu dibantu orang lain, kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, sering gelap pikiran dan mendapat fitnah. -
Haståwårå/Padewan : Yama
Sederhana, jorok dan pemaaf. -
Sadwårå : Paningron
(Ikan) Kena tipu. -
Sångåwårå/Padangon : Tulus
(Air) Tekun, dermawan, dikagumi, lemah lembut. -
Saptåwårå/Pancasuda : Bumi Kapethak
Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan. -
Rakam : Kala Tinantang
Pemberani hingga banyak dimusuhi. -
Paarasan : Lakuning Lintang
Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.
Watak Berdasarkan Wuku
-
Dewa Bumi : Bethara Langsur
Pohonnya Inggas : Selalu terburu-buru tetapi hatinya penyabar. -
Burungnya Slindhitan : Tidak suka menganggur.
-
Gedhongnya Terbalik : Boros tidak bisa menyimpan harta.
-
Angiwakake banyu (air) : Suka selingkuh.
-
Membawa umbul-umbul : Bisa hidup senang.
-
Wuku Kurantil Anggara Kasih nuju Wogan : tidak baik hatinya.
-
Aralnya : kalau memanjat.
-
Sedekah / sesaji : Ttumpeng dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya ayam blirik dipecel.
-
Do’anya : pina, slawatnya : 7 ketheng.
-
Kala Jaya Bumi : ada di bawah menghadap ke atas.
-
Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari kegiatan ke arah bawah.
-
Kurantil ibarat burung Dhandhang mati kelaparan : kesulitan mendapat nafkah. Wuku Kurantil baik untuk mencari jodoh. Tidak baik untuk menikahkan anak, mengumpulkan orang, menanam, berteman sering bertengkar.
Demikianlah ramalan kelahiran 11 Agustus 2001 menurut hitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan gambaran tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup yang diungkap melalui perhitungan tradisional Jawa.
Tetaplah bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Semoga bermanfaat!
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."












