
Azizah Salsha akhirnya angkat bicara mengenai perceraian dengan Pratama Arhan. Peristiwa ini menjadi salah satu berita yang paling menarik perhatian pada hari Minggu (16/11). Selain itu, Titi DJ juga memberikan dukungan terhadap keputusan putrinya, Stephanie Poetri, yang memilih untuk tidak memiliki anak atau childfree. Berikut adalah lima berita utama yang menyedot perhatian sepanjang hari kemarin.
1. Azizah Salsha Buka Suara Soal Perceraiannya dengan Pratama Arhan

Selebgram Nurul Azizah Rosiade atau lebih dikenal sebagai Azizah Salsha akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait perceraian dengan pesepak bola Pratama Arhan. Ia menyampaikan pernyataannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Azizah mengungkapkan bahwa ia memahami bahwa keputusannya untuk tidak bersuara selama ini membuat banyak orang membuat asumsi dan spekulasi yang tidak tepat. “Jika ada pihak yang merasa tersinggung, terganggu, atau dirugikan oleh pemberitaan belakangan ini, aku menyampaikan permintaan maaf dengan tulus,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa keputusan untuk berpisah dengan Pratama Arhan diambil dengan matang dan dewasa. Mereka telah berpisah secara agama sejak akhir Juni 2025. “Keputusan ini bukanlah hal yang mudah bagi kami masing-masing,” tambahnya.
2. Erika Carlina Nantikan Pengakuan dan Permintaan Maaf dari DJ Panda

Kuasa hukum Erika Carlina, Mohamad Faisal, mengungkapkan bahwa kliennya masih menantikan pengakuan dan permintaan maaf yang tulus dari DJ Panda terkait laporan dugaan pengancaman. Faisal menjelaskan bahwa Erika ingin melihat DJ Panda mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara jujur.
“Kalau Mbak Erika sendiri sih, intinya yang bersangkutan dengan tulus mengakui perbuatannya, atas kekhilafannya mengakui bukan dengan dalam hal menyanggah,” ujar Faisal. Ia menilai bahwa proses restorative justice yang sedang berlangsung bisa menjadi langkah untuk mencapai perdamaian antara kedua belah pihak.
3. Belum Mau Dipanggil Nenek, Titi DJ Dukung Stephanie Poetri yang Pilih Childfree

Titi DJ menanggapi keputusan putrinya, Stephanie Poetri, untuk memilih hidup tanpa memiliki anak atau childfree. Ia mengungkap alasan sang putri yang tidak ingin memiliki momongan.
Stephanie merasa dunia ini sudah terlalu penuh dan tak ingin anaknya nanti menderita. “Menurut dia dunia ini tuh sudah mulai apa ya? Dia enggak mau anak-anaknya mereka tuh nanti menderita dengan hidup di dunia yang sudah tidak nyaman lagi ditempati gitu,” ujar Titi.
Ia bahkan memberikan dukungan penuh kepada Stephanie, yang baru saja menikah bulan Juni lalu. “Ya, aku oke banget. Aku, sih, malah senang jadinya. Senang karena kakak-kakaknya (Stephanie) juga belum ada tanda-tanda menikah,” katanya sambil tersenyum.
Titi juga mengaku bahagia dengan keputusan tersebut karena artinya ia tidak akan menjadi nenek. Meski banyak teman-temannya sudah memiliki cucu, ia tidak ambil pusing.
4. Ryan Adriandhy Cerita Proses Pemilihan Peran Utama di Film Na Willa
Visinema Studios baru saja mengumumkan pemeran utama film keluarga terbarunya, Na Willa, dalam jumpa pers yang digelar di Cikini, Jakarta Pusat.
Aktris cilik Luisa Adreena memerankan tokoh sentral Na Willa, didampingi Irma Rihi sebagai Mak dan Junior Liem sebagai Pak. Film ini diadaptasi dari buku populer karya Reda Gaudiamo dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy, yang sebelumnya sukses dengan film animasi JUMBO.
Ryan Adriandhy menjelaskan bahwa proses pemilihan tiga pemeran utama dilakukan sangat spesifik dan setia pada materi sumber. “Saya setia sama bukunya bagaimana Na Willa ini adalah campuran etnis. Ibunya dari Sabu, bapaknya keturunan Tionghoa dan mereka tinggal di Surabaya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa latar tersebut tidak bisa sembarangan diganti karena menjadi konteks cerita dan pertumbuhan karakter.
5. Andien Wujudkan Mimpi Masa Kecil Lewat Konser Suarasmara

Penyanyi Andien menggelar konser tunggal bertajuk Suarasmara. Konser ini menandai dua puluh lima tahun berkaryanya. Acara digelar di Istora Senayan Jakarta Pusat, Sabtu (15/11).
Konser dibuka dengan prolog Andien yang mengungkapkan alasannya masih terus bernyanyi. Prolog tersebut diiringi para dancer yang berlenggak-lenggok di atas panggung. Musik dari Tohpati Jazz Orchestra mengiringi momen tersebut. Andien muncul dari balik kipas bulu berwarna putih yang dibawa para dancer.
Andien bercerita bahwa ia berusaha mewujudkan manifestasinya di masa kecil lewat konser ini. “Malam hari ini aku akan mewujudkan manifestasi seorang gadis kecil, gadis berusia 3 sampai 5 tahun yang setiap malam, mungkin mama papaku ingat,” ujarnya. “Aku selalu membuat kasur di rumah menjadi seolah-olah panggung yang besar dengan ribuan penonton, seolah-olah nyalamin penonton, dan malam hari ini aku berusaha untuk mewujudkan mimpinya,” tambahnya.












