Wisata Baru di Boyolali: Taman Tiga Menara yang Menawarkan Pengalaman Luar Negeri
Boyolali, sebuah kota kecil di Jawa Tengah, kini memiliki daya tarik wisata baru yang menarik perhatian masyarakat lokal maupun luar daerah. Taman Tiga Menara menjadi destinasi unik yang memadukan nuansa internasional dengan lokasi yang dekat dan terjangkau. Di sini, pengunjung dapat melihat replika mini dari tiga ikon dunia, yaitu Patung Liberty, Menara Eiffel, dan Menara Pisa, tanpa perlu melakukan perjalanan jauh ke luar negeri.
Lokasi Strategis dan Akses Mudah
Taman Tiga Menara terletak di Bundaran Asrikanto, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali. Secara administratif, kawasan ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Letaknya yang berada di area strategis membuat taman ini mudah diakses dari berbagai penjuru. Pengunjung dari dalam maupun luar kota dapat menjangkau lokasi tanpa kesulitan berarti.
Jika memulai perjalanan dari Patung Arjuna Wiwaha, ikon Kota Boyolali, jaraknya hanya sekitar dua kilometer. Dalam kondisi lalu lintas normal, perjalanan hanya memakan waktu sekitar lima menit. Untuk pengunjung dari arah selatan, seperti Solo, rute yang dilalui adalah jalan utama menuju Semarang. Setelah melewati Galaxy Swalayan yang berada di sisi kiri jalan, pengunjung dapat berbelok ke kanan menuju Jalan Perkutut. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan lurus ke Jalan Asrikanto hingga tiba di kawasan taman.
Sementara itu, pengunjung dari arah utara, seperti Salatiga atau Semarang, juga dapat menjangkai lokasi dengan mudah. Sebelum memasuki pusat Kota Boyolali, tepat di perempatan Terminal Boyolali, pengendara perlu berbelok ke kiri. Arah belokan tersebut menuju Jalan Profesor Soeharso, yang merupakan bagian dari ring road Boyolali. Taman Tiga Menara berada di sisi selatan jalan tersebut dan mudah terlihat.
Tidak Ada Tiket Masuk, Hanya Parkir
Salah satu keistimewaan Taman Tiga Menara adalah tidak adanya tiket masuk. Pengunjung tidak dikenakan biaya apa pun saat memasuki area wisata. Dengan konsep gratis dan lokasi strategis, taman ini menjadi tempat favorit untuk berfoto, bersantai, serta merasakan suasana tiga negara dalam satu lokasi tanpa harus ke luar negeri.
Tiga Negara di Satu Lokasi
Patung Liberty, Menara Eiffel, dan Menara Pisa akan langsung menyambut pengunjung begitu mereka sampai. Meski ketiganya merupakan miniatur, tetapi mereka dibuat sedetail mungkin dengan bahan konstruksi keramik. Keberadaan taman ini masih baru, dan peresmiannya dilakukan pada Kamis (25/10/2018). Acara peresmian tersebut juga turut meresmikan dua ikon baru Boyolali lainnya, yakni Monumen Susu dan Tumpeng Merapi.
Setiap sore, jika cuaca cerah, banyak orang yang datang ke Taman Tiga Menara. Menurut salah satu pedagang, pengunjung biasanya mulai berdatangan sekitar pukul 15.30 WIB. Mengambil foto tiga ikon dunia yang bersih dari manusia kemungkinan besar merupakan hal mustahil saat berkunjung di sore hari. Pagi hari di hari kerja merupakan waktu yang pas untuk berfoto dengan latar belakang tiga menara tanpa terhalang pengunjung lain.

Kesempatan Berfoto Seperti di Luar Negeri
Dengan sudut yang pas, berfoto di salah satu ikon akan terlihat seperti di luar negeri sungguhan. Berfoto seolah sembari menahan Menara Pisa yang miring seperti di Italia bisa dilakukan di Taman Tiga Menara sewaktu sepi. Ketika ramai, banyak pedagang yang menjajarkan berbagai makanan dan minuman di sekitar taman. Namun, tidak ada tiket masuk bagi pengunjung Taman Tiga Menara ini. Tarif hanya ditujukan untuk parkir kendaraan saja.












