Spesifikasi Honda Prelude yang Dirilis di Indonesia



JAKARTA – Honda kembali memperkenalkan model Prelude ke pasar Indonesia, namun kali ini dengan pendekatan yang berbeda. Bukan sekadar mobil coupe sport biasa, generasi keenam dari Prelude hadir sebagai mobil sport hybrid yang mengusung teknologi elektrifikasi terbaru.

Prelude pertama kali diperkenalkan pada tahun 1979 dan telah melalui lima generasi sebelum akhirnya dihentikan produksinya pada awal 2000-an. Kini, model legendaris ini kembali dengan konsep yang relevan dengan kebutuhan era elektrifikasi.

Desain yang Sporty dan Futuristik

Dari sisi tampilan, Honda Prelude mengusung postur rendah dengan garis bodi yang mengalir mulus. Lampu depan multifungsi bergaya sayap memperkuat identitas sporty, dipadukan dengan detail modern seperti flush door handle, grille beraksen black chrome, serta sentuhan warna biru khas mobil elektrifikasi. Antena model glass-printing memberi kesan futuristis pada keseluruhan desain.

Masuk ke dalam kabin, nuansa sport dipadukan dengan sentuhan elegan melalui kombinasi warna dua-tone Blue & White. Kursi pengemudi dirancang dengan karakter sporty, sedangkan kursi penumpang tetap mengutamakan kenyamanan. Logo Prelude dibordir pada bagian headrest sebagai identitas model legendaris ini.

Setir D-shaped, paddle shift berbahan metal, serta full-graphic meter cluster eksklusif semakin memperkuat nuansa sport coupe. Untuk hiburan, tersedia layar sentuh 9 inci yang terintegrasi dengan Honda Connect berbasis Google built-in, mencakup Maps, Play, dan Assistant. Sistem audio premium Bose dengan delapan speaker dan fitur Dynamic Speed Compensation turut disematkan untuk menjaga kualitas suara tetap optimal di berbagai kecepatan.

Performa Hybrid yang Inovatif

Urusan dapur pacu, All New Prelude mengandalkan sistem hybrid Honda e:HEV yang dipadukan dengan inovasi Honda S+ Shift. Teknologi ini menghadirkan sensasi perpindahan gigi virtual 8-percepatan meski penggerak utamanya berasal dari motor listrik.

Honda juga menyematkan Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin selaras dengan putaran RPM, serta fitur Coasting Control yang memberi sensasi meluncur bebas layaknya glider. Pengemudi dapat memilih mode berkendara Sport, GT, Comfort, atau Individual yang dapat dikustomisasi hingga enam aspek, termasuk suspensi, karakter suara mesin, sampai pengaturan adaptive cruise control.

Basis Sasis yang Kuat

Menariknya, Prelude menggunakan basis sasis Honda Civic Type R. Di dalamnya tertanam suspensi depan Dual-Axis Strut, Adaptive Damper System, sistem pengereman Brembo, serta pelek rigid 19 inci yang dirancang untuk menjaga stabilitas sekaligus meredam kebisingan.

Untuk performa, Honda Prelude dibekali mesin bensin 2.0 liter in-line 4-cylinder yang dikombinasikan dengan sistem hybrid Honda e:HEV Strong Hybrid System. Mesin bensin menghasilkan tenaga 137 dk, sedangkan motor listrik menyumbang 181 dk. Total tenaga sistem diklaim berada di kisaran 200 dk.

Karakter Pengendalian yang Fleksibel

Karakter pengendalian juga menjadi salah satu fokus. Meski berangkat dari platform Civic Type R yang dikenal agresif, setelan Prelude dibuat lebih ringan dan mudah dikendalikan agar tetap nyaman digunakan sehari-hari, tanpa menghilangkan karakter sporty.

Kepraktisan untuk Kebutuhan Harian

Soal kepraktisan, Prelude tetap ramah untuk kebutuhan harian. Bagasi dengan bukaan liftback mampu menampung dua koper ukuran medium, dua tas golf, atau papan selancar. Kapasitasnya bisa diperluas berkat kursi belakang lipat 60:40, ditambah ruang penyimpanan di bawah lantai serta sekat multifungsi.

Keselamatan yang Terjamin

Untuk keselamatan, Honda membekali Prelude dengan paket Honda SENSING generasi terbaru yang telah dioptimalkan khusus. Tersedia lebih dari 15 fitur bantuan pengemudi, antara lain Collision Mitigation Braking System, Adaptive Cruise Control with Traffic Jam Assist, Lane Keeping Assist System, Pedestrian Collision Mitigation Steering System, Blind Spot Information System, Cross Traffic Monitor, hingga Unintended Acceleration Mitigation.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *