Tahu Ressa Rizky Rossano Kini Dapat Banyak Tawaran Endorse, Denada Bahagia

Ressa Rizky Rossano Kini Dapat Banyak Tawaran Endorse

Ressa Rizky Rossano kini semakin dikenal publik setelah pengakuannya sebagai anak kandung Denada viral di media sosial. Hal ini membuatnya mendapatkan banyak tawaran endorse, yang menunjukkan bahwa ia mulai membangun karier sendiri. Denada, selaku ibu kandung Ressa, juga merasa senang karena putrinya kini mampu menghasilkan uang secara mandiri.

Menurut kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, pihak keluarga sangat bersyukur melihat Ressa bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan. Ia menyampaikan bahwa hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Denada sebagai seorang ibu.

“Alhamdulillah kan dapat rezeki,” ucap Iqbal dalam sebuah wawancara.

“Ya seorang ibu mestinya senang jika anaknya bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan lebih,” tambahnya.

Iqbal juga menjelaskan bahwa Denada sangat bersyukur dengan banyaknya tawaran pekerjaan yang datang kepada Ressa. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa Ressa memiliki potensi yang cukup besar dalam dunia kerja.

“Alhamdulillah. Dia kan tambah senang banyak yang mendoakan, banyak yang ngasih kerjaan,” kata Iqbal.

“Kayak Mbak Denada sebagai orang tua kan ya. Alhamdulillah,” lanjutnya.

Gugatan Perdata yang Menghebohkan

Meskipun ada rasa bahagia, kasus gugatan perdata yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano terhadap Denada masih menjadi sorotan. Ressa menggugat Denada sebesar Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun. Gugatan tersebut telah terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025.

Denada, yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Iqbal, membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa selama ini Denada tidak pernah mengabaikan Ressa sebagai anak. Bahkan, Iqbal menyatakan bahwa Denada rutin memberikan kasih sayang dan biaya pendidikan untuk Ressa.

“Pertama, Denada itu tidak pernah tidak menganggap Ressa itu sebagai anak. Garis bawahi itu!” tegas Iqbal.

“Yang kedua, kasih sayang tetap dicurahkan, biaya-biaya tetap dipenuhi. Enggak kurang-kurang, sekolah juga,” imbuhnya lagi.

Selain itu, Iqbal juga mengklaim memiliki bukti transfer uang kepada Ressa. Ia menyebutkan bahwa pada bulan Januari 2026, Ressa masih menerima uang dari Denada.

“Saya itu punya bukti transfernya kemarin itu Januari tetap dikirimin ya,” tukas Iqbal.

Namun, Iqbal mengaku tidak nyambung dengan kuasa hukum Ressa. Ia merasa bahwa semua yang diberikan oleh Denada sudah cukup, baik secara materi maupun kasih sayang. Oleh karena itu, ia bertanya-tanya tentang drama yang terjadi.

Cerita dari Pihak Ressa

Sementara itu, pihak Ressa juga memberikan pernyataan. Ronald, kakak ipar Ressa, berbicara dalam podcast Denny Sumargo mengenai masa lalu Ressa. Ia menceritakan bagaimana Ressa mencari tahu asal-usul dirinya dan bagaimana perlakuan Emilia Contessa, nenek Ressa, terhadapnya.

“Cikal bakal kenapa ini terblow up itu sebetulnya permasalahannya ketika dia sudah mulai mencari tahu asal-muasal jati dirinya,” ungkap Ronald.

“Ya karena dia sudah mulai tumbuh, sudah besar otomatis rasionya kan sudah mulai jalan ya. Ada selentingan-selentingan informasi, ya dia sendiri mencari dan menggali kebenaran informasi itu,” seloroh Ronald.

Ressa juga menjelaskan bahwa Emilia Contessa memanggilnya sebagai “Bunda”, meskipun sebenarnya adalah neneknya. Ia menjelaskan bahwa “Bude” merupakan panggilan untuk tante atau kakak.

[NAMA PEMEGANG PERAN] juga menceritakan bahwa Emilia pernah mempekerjakan Ressa sebagai sopir pribadi. Ronald mengungkapkan bahwa Ressa digaji sebesar Rp2 juta per bulan.

“Digaji nggih?” tanya Densu.

“(Digaji) Rp2 juta per bulan,” sahut Ronald.

Ia menegaskan bahwa gaji tersebut memang benar diberikan agar tidak terjadi kesalahpahaman dari publik.


Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *