Sule Kehilangan Kesabaran, Teddy Pardiyana Terus Mencampuri Harta Warisan Lina Jubaedah: Bagaimana Pikirannya?

Kembali Menyoroti Persoalan Warisan dan Hak Anak

Isu warisan mendiang Lina Jubaedah kembali memicu reaksi dari Sule. Kali ini, kemarahannya ditujukan kepada Teddy Pardiyana yang dinilai terus mengaitkan hak anak dengan masalah harta peninggalan. Bagi Sule, polemik tersebut sudah melenceng dari substansi utama.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan anak adalah kewajiban orang tua yang masih hidup, bukan soal tarik-menarik harta warisan. Terlebih, Lina Jubaedah merupakan mantan istrinya sekaligus ibu dari Rizky Febian, sebelum menikah dengan Teddy.

Sule menilai, dalam berbagai kesempatan, Teddy kerap menjadikan anaknya dengan Lina, Bintang, sebagai alasan untuk menuntut harta. Menurutnya, hal itu tidak semestinya terjadi jika seorang ayah menjalankan perannya secara utuh.

Bintang itu bisa jadi dijadikan senjata sama dia (Teddy). Mau sama siapapun,” kata Sule ketika ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya Teddy menyebut anak-anak Sule tidak peduli terhadap Bintang. Tuduhan tersebut langsung dibantah keras oleh Sule. Ia mengungkap fakta yang selama ini tidak pernah dipublikasikan ke media.

Pria bernama asli Entis Sutisna itu menyebut Putri Delina, putrinya dari Lina Jubaedah, justru diam-diam membantu kebutuhan Bintang dalam waktu yang tidak singkat.

Jangan dibilang Putri tidak sayang. Itu tolol semua kalau menurut saya. Selama 7 bulan Putri membiayai adik tiri, adik tiri lho itu membiayai selama 7 bulan,” ucap pria berusia 49 tahun ini.

Sule pun menyayangkan sikap Teddy yang dinilainya terlalu bergantung pada pihak lain. Ia menekankan sebagai ayah kandung, Teddy seharusnya menjadi penopang utama kehidupan anaknya sendiri.

Yang mempunyai tanggung jawab itu adalah bapaknya lah! Gimana? Harusnya bapaknya yang menghidupi,” ungkap Sule.

Lebih lanjut, Sule mempertanyakan logika di balik tuntutan warisan yang terus digaungkan. Ia menilai tidak masuk akal jika masa depan anak digantungkan pada harta peninggalan sang ibu, terlebih harta tersebut dikumpulkan saat Lina masih menjadi istrinya.

Kalau Bintang mau warisan, ya warisan dari bapaknya lah. Masa ngandelin warisan dari ibunya, toh ibunya juga (hartanya) dari suami sebelumnya,” jelasnya.

Gimana otaknya?” sambungnya.

Terkait alasan Teddy yang menyebut penetapan ahli waris dibutuhkan sebagai syarat sekolah Bintang, Sule justru menanggapinya dengan tawa. Ia meragukan klaim tersebut dan menduga ada motif lain di balik alasan tersebut.

Dia perlu biaya kali. Perlu biaya kayaknya. Kan enggak mungkin penetapan ahli waris jadi salah satu syarat masuk sekolah,” ujar Sule.

Jejak Uang Rizky Febian Disorot

Polemik ini tak bisa dilepaskan dari konflik lama yang muncul sejak Lina Jubaedah meninggal dunia pada awal 2020. Perseteruan antara keluarga Sule dan Teddy kian memanas setelah isu aset dan warisan mencuat ke permukaan.

Rizky Febian, anak sulung Lina dari pernikahannya dengan Sule, sebelumnya mempertanyakan sejumlah harta yang ia titipkan kepada sang ibu. Penghasilan Rizky sejak 2015 disebut dikelola Lina dan diwujudkan dalam bentuk indekos, vila di Bandung, serta toko material.

Selain itu, Rizky juga mempertanyakan keberadaan perhiasan mendiang ibunya yang nilainya disebut mencapai Rp 2 miliar, serta mobil Innova miliknya yang digunakan Lina. Ia mengaku terkejut saat mengetahui indekos tersebut sempat diiklankan untuk dijual.

Atas kasus penggelapan aset tersebut, Teddy Pardiyana dinyatakan bersalah pada 2022 dan menjalani hukuman penjara selama satu tahun empat bulan sebelum akhirnya bebas.

Sule kembali mengungkit persoalan lama yang hingga kini belum sepenuhnya terjawab, yakni soal aliran dana milik Rizky yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Ada bagiannya (untuk Bintang), tapi harus mengingat ketika dulu, uang Iky (Rizky) kemana?” kata Sule disertai senyuman.

Terus warisannya, sebagiannya yang sudah saya kasih, ada sebagian, yang hilang gimana? Saya tidak mempermasalahkan itu,” imbuhnya.

Menurut Sule, sebelum membahas pembagian warisan lebih jauh, semua pihak seharusnya lebih dulu menuntaskan pertanyaan soal aset yang belum jelas keberadaannya.

Kita udah mengikhlaskan semuanya, anak dari ibunya udah dapat, ada dari anak-anak,” kata Sule.

Cuma kita lagi menelusuri dulu, harta yang mana, yang hilang kemana. Kan harus jelas dulu, jangan tiba-tiba terus manggil,” lanjutnya.

Meski demikian, Sule memastikan hak Bintang tetap diakui sebagaimana keempat anaknya yang lain. Ia menegaskan tidak ada niat menyingkirkan atau melupakan bagian warisan untuk putri Lina tersebut.

Tenang, warisan enggak bakal hilang, walaupun itu harta gue,” ucap Sule.

Hanya saja, keluarga besar sepakat pembagian tersebut baru akan dilakukan ketika Bintang telah menginjak usia dewasa, sambil menunggu seluruh persoalan aset masa lalu terselesaikan dengan jelas.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *