Kabar Duka: Kapten Hendrick Lodewyck Adam Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Pesawat
Kabar duka datang dari dunia penerbangan Indonesia. Seorang kapten pilot yang dikenal berpengalaman, Capt. Hendrick Lodewyck Adam, meninggal dunia setelah pesawat kargo yang dikemudikannya jatuh dan terbakar di Perbukitan Krayan, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis (19/2/2026). Kejadian ini menimpa pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang sedang menjalankan misi distribusi ke wilayah terpencil.
Profil Singkat Kapten Hendrick
Capt. Hendrick Lodewyck Adam adalah seorang kapten pilot di Pelita Air Service. Saat kecelakaan, ia menerbangkan pesawat kargo khusus pengangkut BBM dengan registrasi PK-PAA. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan untuk mendukung program pemerintah BBM Satu Harga, yang bertujuan memasok kebutuhan energi masyarakat di kawasan perbatasan Krayan.
Dikenal sebagai pilot berpengalaman, Hendrick terbiasa menerbangkan pesawat kargo di medan berat seperti pegunungan dan daerah perbatasan. Ia dipercaya oleh Pelita Air untuk menjalankan tugas penting, yaitu mendistribusikan bahan bakar ke wilayah terpencil yang sering kali membutuhkan keterampilan navigasi tinggi karena kondisi geografis yang ekstrem.
Penerbangan yang dilakukan Hendrick saat kecelakaan merupakan penerbangan solo tanpa awak kabin maupun penumpang, hanya membawa muatan BBM untuk masyarakat Krayan. Pesawat yang diterbangkannya telah menjalani pemeriksaan rutin dan tercatat memiliki 3.303 jam terbang hingga 11 Februari 2026, sehingga secara teknis masih laik terbang.
Kronologi Jatuhnya Pesawat
Peristiwa dimulai saat pesawat tipe AT-802 dengan nomor registrasi PK-PAA dan nomor penerbangan PAS 7107 terbang dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 12.10 Wita. Pesawat mengangkut BBM Pertamina dengan satu kru, yaitu pilot Capt. Hendrick Lodewyck Adam. Pesawat seharusnya tiba di Tarakan sekira pukul 13.15 Wita.
Pilot sempat memberikan laporan kepada ATC Tarakan bahwa pesawat akan sampai di wilayah udara Malinau sekira pukul 12.24 Wita. Namun, pada pukul 12.20 Wita, pesawat mengirim sinyal emergency locator transmitter (ELT).
Sekitar pukul 12.25 Wita, saksi mata di apron Bandara Long Bawan melihat pesawat turun miring ke arah belakang bukit di ujung runway 22. Informasi kecelakaan pertama kali diperkuat setelah Airnav Unit Long Bawan menerima laporan dari pesawat Susi Air yang hendak memasuki wilayah Krayan. Namun, karena cuaca kurang baik, pesawat tersebut memilih kembali ke Malinau.
Dalam perjalanannya, pilot Susi Air menerima sinyal EALT (Emergency Locator Transmission) dengan radius kurang lebih 5 kilometer dari arah final runway 22. Saat kejadian, cuaca di wilayah Krayan dilaporkan hujan ringan dengan jarak pandang sekitar 6 kilometer. Namun, ketinggian awan (cloud base) berada di posisi broken 1.400 feet, yang dinilai cukup rendah dan berisiko.
Tak lama setelah pesawat diduga jatuh, warga sekitar melihat kepulan asap hitam dari arah perbukitan di ujung landasan. Komandan Pos TNI AU bersama Danramil dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi yang berada di area perbukitan.
Pada pukul 14.33 Wita, tim menemukan pesawat dalam kondisi hancur dan pilot yang merupakan satu-satunya awak di dalam pesawat telah meninggal dunia. Korban ditemukan di lokasi dan langsung dievakuasi secara manual karena medan berupa perbukitan. Pukul 15.20 Wita, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Pratama Lombawan.
Jenazah Pilot Diterbangkan ke Jakarta
Jenazah Capt Hendrick Lodewyck Adam akan diterbangkan ke Jakarta pada Jumat (20/2/2026). Rencananya, Jumat hari ini Komandan Lanud bersama Kepala Basarnas Tarakan dan pihak maskapai akan berangkat menggunakan pesawat jenis MEV menuju Krayan.
Jenazah pilot akan diserahkan kepada pihak maskapai Pelita Air untuk selanjutnya diterbangkan dari Krayan menuju Balikpapan, kemudian dilanjutkan ke Jakarta menggunakan pesawat Airbus milik Pelita Air. “Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder. Untuk sementara penerbangan menuju Krayan hari ini tidak dapat dilaksanakan karena faktor cuaca,” tegasnya.













