Harga Mati Sriwijaya FC Kalahkan Persikad Depok untuk 3 Poin Penyelamat

Target 3 Poin Harga Mati untuk Sriwijaya FC

Di tengah situasi yang cukup menantang, pelatih kepala Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, memperkuat tekadnya untuk mencuri 3 poin dalam laga kandang melawan Persikad Depok. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada Rabu (19/11/2025) pukul 15.30. Budi Sudarsono mengatakan bahwa target ini sangat penting karena tim harus bangkit dari posisi terbawah klasemen grup wilayah barat.

“Kita harus bisa meraih 3 poin. Karena kita tidak boleh main-main lagi,” tegas Budi Sudarsono. Ia juga mengingatkan kepada seluruh pemain untuk fokus dan berjuang keras agar bisa meraih kemenangan pertama sejak awal kompetisi.

Sriwijaya FC hingga saat ini masih terpuruk dengan raihan 2 poin dari 2 kali seri dan 8 kali kekalahan. Hal ini membuat mereka menjadi juru kunci di klasemen grup wilayah barat. Meskipun demikian, Budi Sudarsono tetap percaya pada semangat juang para pemain Elang Andalas.

“Semangat juang mereka luar biasa. Mereka sudah menunjukkan permainan yang baik,” ujarnya. Meski begitu, hasil pertandingan terakhir menunjukkan bahwa ada beberapa masalah yang harus segera diperbaiki, terutama di lini belakang.

Pada laga pertama putaran kedua, Sriwijaya FC kalah telak 7-2 dari Garudayaksa FC. Meskipun sempat mencetak dua gol dalam waktu singkat, penjaga gawang Geri Mandagi gagal mencegah empat gol tambahan yang masuk. Budi Sudarsono menyadari bahwa kesalahan utamanya adalah kurangnya konsentrasi di lini belakang ketika tim sedang menyerang.

“Ketika kita menyerang, kita lupa untuk bertahan. Antisipasi bola-bola yang datang dari depan kurang cepat,” jelasnya. Dalam pertandingan tersebut, tujuh gol kemenangan Garudayaksa FC dicatatkan oleh Everton Nascimento, Dedi Tri Maulana, Concha, Ryu, Roken Tampubolon, Taufik Hidayat, dan Asep Berlian.

Persikad Depok dalam Performa Positif

Sementara itu, Persikad Depok yang dilatih oleh Achmad Zulkifli alias Coach Azul, saat ini memiliki tren positif setelah mengalahkan FC Bekasi City 1-2 dan Persekat Tegal 3-0. Tim yang dikenal dengan julukan Serigala Margonda ini kini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 12 poin.

Budi Sudarsono mengakui bahwa lawan ini tidak bisa dianggap remeh. “Kita harus waspada karena Persikad Depok sedang dalam performa yang bagus,” katanya. Ia berharap Sriwijaya FC bisa mengambil peluang untuk meraih kemenangan pertama di laga ini.

Kondisi Sriwijaya FC yang Menyedihkan

Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 menjadi periode terburuk bagi Sriwijaya FC. Dari 10 laga yang telah dimainkan, tim hanya mampu meraih dua hasil imbang dan delapan kekalahan. Kekalahan terbesar dalam sejarah klub ini terjadi saat melawan Garudayaksa FC.

Laskar Wong Kito kini terpaut enam poin dari Persekat Tegal yang berada di posisi kesembilan. Budi Sudarsono berharap bisa segera memperbaiki kondisi tim dan meraih kemenangan pertama dalam kompetisi ini. Ia juga berjanji untuk terus memperbaiki kelemahan yang ada, terutama di lini belakang.

Dengan target 3 poin harga mati, Sriwijaya FC siap memberikan perlawanan terbaiknya dalam laga melawan Persikad Depok. Semangat juang pemain dan dukungan dari para penggemar menjadi faktor penting dalam upaya bangkit dari posisi terbawah klasemen.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *