Motor Jadul yang Masih Eksis di Tahun 2025
Meski zaman terus berkembang dan teknologi motor semakin canggih, beberapa motor jadul tetap eksis dan digemari hingga tahun 2025. Bukan hanya sekadar nostalgia, motor-motor ini memiliki daya tarik tersendiri dengan desain klasik, mesin tangguh, dan komunitas yang solid. Berikut lima motor lawas yang masih bertahan dan menjadi incaran di Indonesia.
1. Honda C70: Si Bebek Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu
Honda C70, atau dikenal juga sebagai “Pitung” oleh para penggemarnya, adalah motor bebek klasik yang pertama kali hadir di Indonesia pada era 1970-an. Desainnya yang ikonik dengan lampu bulat dan bodi ramping membuatnya mudah dikenali di jalanan.
Mesin 70cc-nya terkenal irit dan bandel, cocok untuk penggunaan harian maupun touring santai. Di tahun 2025, C70 masih banyak diburu di pasar motor bekas, bahkan jadi bahan restorasi favorit para kolektor.
Komunitasnya aktif di berbagai kota, sering mengadakan kopdar dan touring bertema retro. Meski sudah tidak diproduksi, Honda C70 tetap eksis berkat kemudahan perawatan dan suku cadang yang masih tersedia.
2. Yamaha RX-King: Raja Jalanan yang Tak Pernah Mati Gaya
Siapa tak kenal RX-King? Motor 2-tak legendaris dari Yamaha ini sempat menjadi simbol kecepatan dan gaya di era 1990-an. Dengan suara knalpot yang khas dan akselerasi yang agresif, RX-King punya tempat spesial di hati para penggemar motor sport klasik.
Mesin 135cc 2-tak-nya masih jadi primadona di lintasan drag race lokal. Harga RX-King bekas terus meroket, bahkan versi orisinil bisa tembus puluhan juta rupiah.
Komunitas RX-King Indonesia aktif menjaga eksistensinya lewat event balap, kontes modifikasi, dan restorasi. Meski produksinya dihentikan sejak 2009, RX-King tetap melaju kencang di hati para biker Indonesia.
3. Kawasaki Binter Merzy: Motor Gede Klasik yang Tetap Gagah
Kawasaki Binter Merzy adalah motor gede (moge) klasik yang sempat populer di era 1980-an. Dengan mesin 200cc dan desain cruiser yang maskulin, Binter Merzy jadi pilihan utama para penggemar motor touring zaman dulu.
Desain tangguh dan suara mesin yang berat membuatnya tetap menarik di tahun 2025. Banyak unit Binter Merzy yang direstorasi total, bahkan dimodifikasi bergaya chopper atau bobber.
Komunitasnya aktif di media sosial dan forum otomotif, berbagi tips perawatan dan suku cadang. Meski tergolong langka, Binter Merzy tetap eksis berkat dedikasi para penggemarnya yang tak kenal waktu.
4. Suzuki A100: Motor Klasik yang Simpel dan Irit
Suzuki A100 adalah motor 2-tak mungil yang dulu jadi andalan anak muda di era 1970–1980-an. Dengan bodi ramping dan mesin 100cc, A100 dikenal sebagai motor yang ringan, irit, dan mudah dikendarai.
Di tahun 2025, A100 masih banyak ditemukan di daerah pedesaan dan pasar motor bekas. Cocok untuk pemula yang ingin merasakan sensasi motor klasik tanpa ribet.
Banyak penggemar yang merestorasi A100 dengan warna-warna retro dan aksesoris jadul. Meski tak sepopuler RX-King, Suzuki A100 tetap punya penggemar setia yang menjaga warisannya.
5. Kawasaki W175: Retro Modern yang Menjembatani Generasi
Berbeda dari empat motor sebelumnya, Kawasaki W175 adalah motor retro modern yang dirilis pertama kali pada 2017. Meski tergolong baru, desainnya yang klasik membuatnya masuk kategori motor jadul rasa baru.
Mengusung gaya tahun 1960-an dengan lampu bulat, tangki teardrop, dan jok “tuck-and-roll”. Mesin 177cc 4-tak-nya cukup bertenaga untuk harian, tapi tetap nyaman untuk touring santai.
Di tahun 2025, W175 masih diproduksi dan jadi pilihan utama bagi pecinta motor klasik yang ingin kenyamanan modern. Kawasaki W175 membuktikan bahwa gaya jadul tak harus berarti teknologi kuno.
Alasan Mengapa Motor Jadul Tetap Eksis
Ada beberapa alasan mengapa motor jadul tetap eksis di tengah gempuran motor modern:
- Nostalgia dan nilai sejarah: Banyak orang ingin mengenang masa lalu lewat kendaraan yang dulu mereka pakai atau idolakan.
- Desain yang tak lekang oleh waktu: Motor jadul punya estetika yang unik dan berbeda dari motor masa kini.
- Perawatan mudah dan murah: Mesin sederhana membuat motor jadul lebih mudah dirawat dan diperbaiki.
- Komunitas yang solid: Penggemar motor jadul sering membentuk komunitas yang aktif dan suportif.
Lima motor jadul di atas membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap eksis. Di tahun 2025, mereka masih melaju di jalanan Indonesia, membawa semangat klasik yang tak pernah padam.
Entah untuk harian, koleksi, atau sekadar bernostalgia, motor-motor ini tetap punya tempat spesial di hati para pecinta otomotif.












