Rossa Akan Tampil di Purwokerto Saat Malam Tahun Baru 2026
Bagi kebanyakan orang, malam pergantian tahun menjadi momen yang penuh makna untuk berkumpul dengan keluarga dan orang-orang terdekat. Namun, bagi para pekerja di dunia hiburan, malam tahun baru sering kali justru menjadi waktu sibuk bekerja. Tak jarang, pekerjaan pada momen spesial ini juga diiringi dengan bayaran yang fantastis.
Salah satu penyanyi ternama Indonesia, Rossa, akan menghabiskan malam Tahun Baru 2026 dengan tampil di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal ini membuatnya harus terpisah dari anak semata wayangnya, Rizky Langit Ramadhan, yang diperkirakan akan merayakan tahun baru di Sumedang, Jawa Barat.
“Akhir tahun baru kerja. Aku di Purwokerto,” ujar Rossa saat berada di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Ia menjelaskan bahwa alasan menerima tawaran tersebut adalah karena ingin tampil di tempat-tempat yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya dalam momen spesial seperti malam tahun baru.
“Belum pernah aku nyanyi tahun baru di Purwokerto. Aku senang mencari yang emang belum pernah, belum pernah gitu,” tambahnya. Penampilan di Purwokerto ini juga menjadi penutup rangkaian tur kecilnya setelah sebelumnya menyambangi empat kota untuk konser “Asmara Dansa”.
Sementara itu, Rossa mengungkapkan bahwa Rizky kemungkinan besar akan menghabiskan liburan di kampung halaman ibunya di Sumedang. “Nah, kayaknya mungkin Rizky di Sumedang sama Mama aku. Karena kebetulan Mama aku juga ulang tahun di Desember ini,” ungkap Rossa.
Meski harus terpisah jarak saat detik-detik pergantian tahun, Rossa memaknainya dengan positif. Baginya, bekerja di malam tahun baru adalah kesempatan untuk memberikan memori terbaik bagi para penggemarnya yang hadir menonton. “Aku ingin memberikan impresi dan memori yang terbaik buat yang datang. Dan juga memulai harapan lagi untuk memulai tahun depannya,” tutup Rossa.
Karier Rossa yang Menginspirasi
Rossa adalah salah satu penyanyi papan atas Tanah Air. Selain aktif di panggung konser, ia juga sering menjadi juri ajang pencarian bakat seperti Indonesian Idol. Pemilik nama lengkap Sri Rossa Roslaina Handiyani lahir di Sumedang, 9 Oktober 1978. Ia adalah putri dari Ukas Herawan (bapak) dan Eni Kusmiani (ibu).
Sejak usia 10 tahun, Rossa telah memulai kariernya sebagai penyanyi. Saat masih belia, ia mengeluarkan album anak-anak berjudul “Gadis Ingusan” pada 1988 dan “Untuk Sahabatku” pada 1990. Nama Rossa mulai dikenal publik saat merilis album dewasa pertamanya, “Nada-Nada Cinta” pada 1996. Keberhasilan album ini diikuti oleh album kedua, “Tegar”, yang dirilis pada 1999, semakin melambungkan namanya.
Selanjutnya, Rossa merilis beberapa album lainnya seperti “Kini” (2002), “Kembali” (2005), dan “Yang Terpilih” (2007). Album-album tersebut membuat namanya kian melambung, tidak hanya di industri musik Indonesia tetapi juga ke negara-negara tetangga. Lagu “Biarkan Cinta Itu Ada” dalam album “Tegar” digunakan sebagai soundtrack sinetron “Tersayang” di Brunei Darussalam pada 2001.
Dari album “Kembali” yang dirilis pada 2004, album Rossa selanjutnya juga dirilis di Asia Tenggara, Hong Kong, dan Taiwan. Selain itu, Rossa juga aktif mengadakan konser setiap tahun sejak 2008. Jika dihitung, ada lebih dari 48 konser yang pernah dia gelar. Konser-konser tersebut tidak hanya digelar di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Kisah Asmara Rossa
Rossa diketahui pernah menikah dengan Surendro Prasetyo alias Yoyo, drummer grup band Padi, pada tahun 2004. Namun, pernikahan itu kandas pada 2009. Dari pernikahan tersebut, Rossa dikaruniai seorang anak bernama Rizky Langit Ramadhan.
Lama hidup sendiri, Rossa kembali menjadi sorotan usai dikabarkan dekat dengan penyanyi Afgan. Keduanya bahkan disebut sempat dinner berdua dan memakai cincin couple. Terkait isu tersebut, Rossa langsung memberikan klarifikasi. Ia mengatakan bahwa hubungan antara dirinya dan Afgan sering menjadi sasaran perjodohan netizen.
“Ah, masa sih? Eh, itu nggak sengaja berarti. Berbeda dong ya cincinnya,” jawab Rossa. Ia juga menjelaskan bahwa mereka sering bertemu karena sibuk masing-masing. “Kemarin aku dinner sama dia kan. Udah lama nggak bareng-bareng karena sibuk masing-masing gitu. Terus kemarin pas ada waktu, diajakin makan yuk, gitu. Gimana itu? Ya, nggak tahu. Kita kan tidak pernah tahu jodoh. Jadi, mari kita serahkan pada Yang di Atas. Semoga diberikan jodoh yang terbaik,” lanjutnya.

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












