Cara Menggendong Kucing dengan Aman dan Nyaman
Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat menggemaskan dan populer di kalangan masyarakat. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kucing juga termasuk hewan yang sensitif dan mudah merasa terancam. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kucing untuk memahami cara menggendong kucing secara aman agar tidak menimbulkan rasa takut atau bahaya bagi kucing.
Ketika kucing merasa waspada, mereka bisa mencakar atau melukai manusia karena dianggap sebagai ancaman. Hal ini biasanya terjadi ketika ada orang baru yang berusaha menyentuh atau mengangkat tubuhnya. Untuk menghindari situasi tersebut, berikut beberapa cara menggendong kucing yang aman dan nyaman:
1. Jangan Gendong Kucing Saat Sedang Badmood
Sama seperti manusia, kucing juga bisa mengalami perubahan suasana hati. Jika kucing sedang dalam kondisi badmood, mereka cenderung tidak ingin diganggu. Mama perlu mengenali tanda-tanda kucing sedang tidak nyaman, sehingga tidak mengangkat atau menggendong tubuhnya secara tiba-tiba.
Sebelum mengangkat kucing, sebaiknya komunikasikan terlebih dahulu dengan kucing. Hal ini dilakukan agar kucing merasa aman dan tidak menganggapmu sebagai ancaman. Mama bisa mengajak kucing bermain terlebih dahulu sampai kucing merasa nyaman. Kucing yang merasa nyaman biasanya akan mengeluarkan suara mendengkur, sehingga menandakan mereka siap didekati.
2. Mendekati Kucing Secara Perlahan
Langkah selanjutnya adalah mendekati kucing secara perlahan. Mama bisa mendekati kucing dari sisi samping agar kucing tidak merasa terancam. Usahakan tidak mendekati kucing dari arah depan atau belakang tubuhnya.
Ketika kucing menunjukkan respons yang baik, cobalah untuk meningkatkan interaksi dengan kucing. Mama bisa mengelus bagian wajah atau tubuhnya. Setelah itu, barulah menggendong kucing dengan tenang.
3. Memposisikan Telapak Tangan di Dada Kucing
Menggendong kucing pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Mama sebaiknya memulai dengan memposisikan telapak tangan di dada kucing, lalu mengangkat tubuhnya. Jangan memaksa untuk mengangkat tubuh kucing ketika mereka mulai berontak atau berusaha mencakarmu.
Ketika kucing mulai nyaman, cobalah untuk mengangkat tubuhnya dari depan ke belakang. Kemudian, posisikan kucing hingga bertumpu menggunakan dua kaki belakang.
4. Membelai Kucing Secara Perlahan
Ketika Mama mendapatkan lampu hijau untuk mengangkat tubuh kucing, jangan lupa untuk membuat mereka nyaman. Salah satu caranya adalah membelai tubuh kucing untuk mendapatkan kepercayaannya. Mama bisa membelai pangkal telinga atau di bawah dagu. Bagian tubuh itu memang menjadi titik nyaman kucing yang bisa membuat mereka merasa aman.
Dengan begitu, kucing tidak akan menganggap Mama sebagai ancaman.
5. Ketahui Posisi Menggendong yang Baik
Cara menggendong kucing yang baik adalah dengan meletakkan kucing dalam dekapanmu. Kucing akan merasa tidak nyaman apabila harus bertumpu pada dada dan kaki belakang dalam waktu lama. Oleh karena itu, Mama perlu memposisikannya dalam dekapan layaknya menggendong bayi.
Selain posisi menggendong bayi, Mama juga dapat memposisikan kucing ke arah dada dengan menumpu tubuhnya di area belakang atau dekat ekor.
6. Pelajari Cara Menurunkan Kucing yang Benar
Setelah memahami cara menggendong kucing yang benar, kini Mama perlu mempelajari cara menurunkan kucing. Menurunkan kucing pun perlu berhati-hati agar tidak menimbulkan trauma.
Saat menurunkannya, Mama perlu mendahulukan kedua kaki depannya sebagai tumpuan. Biarkan kucing lepas dari dekapanmu secara perlahan. Memaksa kucing untuk turun akan membuat kucing trauma ketika didekati manusia.
Hal terpenting yang harus diingat, jangan pernah memaksa menggendong kucing dan menggantung kaki belakang kucing. Tulang kucing juga rapuh, sehingga Mama perlu mengangkat tubuhnya secara perlahan agar tidak menimbulkan trauma.
Utamakan kenyamanan dan keamanan kucing saat menggendongnya. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Mama bisa menggendong kucing dengan nyaman tanpa risiko dicakar.












