Satria Muda Pertamina memulai perjalanan mereka di IBL GoPay 2026 dengan kemenangan yang menunjukkan kekuatan dan ketangguhan tim. Meski harus melalui proses yang berat, Satria Muda berhasil mengalahkan Tangerang Hawks Basketball dengan skor 95-74 di Indoor Sports Center, Tangerang, pada hari Ahad (11/1/2026).
Pada babak pertama, Satria Muda kesulitan dalam mengembangkan permainan mereka. Hawks tampil agresif sejak awal pertandingan, menggunakan dominasi pemain asing untuk terus menekan dan membuat Satria Muda tertinggal jauh hingga dua digit.
Namun, situasi berubah drastis setelah jeda paruh waktu. Satria Muda tampil lebih sabar dan disiplin, menguasai tempo permainan, serta mendominasi paruh kedua dengan keunggulan mencolok 55-28. Perlahan tapi pasti, mereka mampu membalikkan keadaan dan mematikan perlawanan tuan rumah.
Jalen Jones menjadi salah satu pilar utama kebangkitan Satria Muda. Pemain asing tersebut mencatatkan double-double yang impresif dengan 30 poin dan 10 rebound, dilengkapi lima assist, dua steal, serta dua block. Jones tampil efisien dengan 11 dari 17 tembakan masuk, termasuk dua tembakan tripoin krusial.
Selain Jones, kontribusi dari Chad Brown juga sangat penting dengan 16 poin dan delapan rebound. Yudha Saputera tampil luar biasa dari bangku cadangan dengan 12 poin dan 11 assist, yang menjadi catatan assist tertinggi sementara musim ini. Jodan Ivy-Curry turut menyumbang 11 poin, sementara Satria Muda menutup laga dengan laju 32-9 di menit akhir.
“Saya senang bermain dengan Yudha. Dia sangat cepat dan menyengat. Dampak yang diberikan untuk tim ini sangat luar biasa,” ujar Jalen Jones memuji Yudha.
Dari kubu Hawks, Jeantal Cylla mencatatkan 25 poin, tujuh rebound, dan tujuh assist, disusul Joao Dos Santos dengan 20 poin. Namun, ketergantungan pada pemain inti menjadi masalah tersendiri, karena kontribusi bangku cadangan hanya dua poin sepanjang laga.
Kemenangan ini membuat Satria Muda mengamankan rekor 1-0, sementara Hawks mencatatkan 1-1 pada pekan pertama laga kandang. Pada pekan berikutnya, Satria Muda akan bertandang ke markas Satya Wacana Salatiga, sedangkan Hawks akan menjamu Bogor Hornbills.
Di laga lain, Hangtuah Jakarta bangkit dari hasil kurang memuaskan sebelumnya dengan menaklukkan Pacific Caesar Surabaya 98-78 di GOR Ciracas, Jakarta. Hangtuah tampil dominan dengan akurasi tembakan mencapai 56 persen, memanfaatkan keunggulan fisik dan kecepatan sejak awal laga.
Nicholas Hornsby menjadi penggerak utama Hangtuah dengan catatan 32 poin, 10 assist, dan delapan rebound. “Terima kasih kepada tim saya yang bisa bounce back. Kami hanya fokus pada setiap pertandingan,” ujar Hornsby seusai laga.
Rakeem Christmas menyumbang 24 poin, sementara Vander Blue melengkapi kemenangan Hangtuah dengan 15 poin, 10 rebound, dan lima assist. Pacific kesulitan mengimbangi tempo, meski AJ Bramah mencetak 29 poin dan Anthony Peacock membukukan double-double.
Sementara itu, Dewa United Banten meraih kemenangan perdana mereka musim ini setelah menundukkan Satya Wacana Salatiga 84-74 di Dewa United Arena. Joshua Ibarra tampil dominan dengan double-double 24 poin dan 18 rebound.
Ibarra menilai peran Donell Cooper II sangat krusial. “DJ Cooper pemain yang sangat bagus. Dia memilih memberi assist dan itu membuat tim kami lebih kuat,” ujar Ibarra. Cooper sendiri mencatatkan 13 assist, 10 rebound, dan enam steal dalam performa serba bisa.
Laga berlangsung menegangkan setelah Satya Wacana sempat memangkas defisit menjadi enam poin di kuarter keempat. Namun, ketenangan Rio Disi dan Dio Tirta Saputra memastikan Dewa United mengunci kemenangan dan terhindar dari kekalahan kedua beruntun.
Dari Solo, Rajawali Medan mencuri kemenangan tipis 81-78 atas Kesatria Bengawan Solo di GOR Sritex Arena. Meski hanya menurunkan pemain lokal, KBS tampil gigih hingga detik akhir. “Mereka main nothing to lose. Tapi win is win,” ujar pelatih Rajawali Efri Meldi yang musim lalu sempat menangani KBS, sembari mengapresiasi atmosfer dan dukungan suporter tuan rumah.












