Mitos Nomor Punggung 10 di Persija Jakarta Terus Berlanjut
Mitos nomor punggung 10 di Persija Jakarta kembali terbukti. Kali ini, pemain yang mengenakan nomor tersebut, Gustavo Franca, resmi dilepas dari skuad Macan Kemayoran setelah kontraknya diputus secara bersama-sama. Hal ini memperkuat mitos bahwa siapa pun yang mengenakan nomor punggung 10 di Persija Jakarta akan segera terdepak.
Gustavo Franca bergabung dengan Persija Jakarta pada musim lalu dan diberi kesempatan untuk menjadi pemain kunci. Namun, keputusan pelatih Mauricio Souza untuk menurunkan pemain lain membuat Franca harus meninggalkan klub. Setelah kontraknya berakhir, Franca resmi bergabung dengan Arema FC. Keputusan ini dilakukan atas dasar kesepakatan bersama antara kedua belah pihak, dengan tujuan agar masing-masing bisa berkembang lebih baik.
Dengan keluarnya Franca, maka nomor punggung 10 kembali kosong. Mitos ini sudah berlangsung sejak musim 2018/2019. Bruno Matos menjadi sosok pertama yang mengenakan nomor punggung 10 dan segera terdepak. Selanjutnya, Renan Silva, Marc Klok, Makan Konate, Hanno Behrens, dan Maciej Gajos juga mengalami nasib serupa meskipun beberapa di antaranya tampil cukup bagus.
Setelah Maciej Gajos, Persija Jakarta mencoba mengisi posisi nomor punggung 10 dengan pemain asing maupun lokal. Namun, hingga saat ini belum ada nama yang berhasil bertahan lama. Oleh karena itu, Jakmania mulai memperhatikan tiga calon pemain yang kemungkinan besar akan mengenakan nomor punggung 10 di musim depan.
Tiga Calon Pemain yang Bisa Mengenakan Nomor Punggung 10
1. Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan Persija Jakarta. Beberapa kode yang muncul dari akun Instagram eks Lechia Gdansk tersebut menunjukkan kemungkinan besar ia akan bergabung dengan Macan Kemayoran. Contohnya, penghapusan nama Dewa United dari bio Instagramnya serta unggahan yang mencurigakan.
Beberapa Jakmania percaya bahwa perubahan-perubahan ini merupakan tanda bahwa Egy sedang menjajaki transfer ke Persija. Meski belum ada pengumuman resmi, kemungkinan besar Egy akan menjadi pengganti Gustavo Franca di posisi nomor punggung 10.
2. Rodrigo Bassani
Rodrigo Bassani, gelandang serang asal Brasil, juga menjadi target Persija Jakarta. Pemain yang bermain untuk Bucheon FC ini memiliki kemampuan yang cukup baik, dengan catatan 16 gol dan 8 assist dalam 42 pertandingan. Kontraknya masih tersisa hingga 2026, sehingga Persija Jakarta harus merogoh kocek cukup besar untuk mendapatkannya.
Namun, Persebaya Surabaya juga dikabarkan tertarik mengamankan Rodrigo Bassani. Ini bisa menjadi tantangan bagi Persija Jakarta dalam proses negosiasi.
3. Yanis Rahmani
Yanis Rahmani, pemain multiposisi asal Prancis-Aljazair, juga dikaitkan dengan Persija Jakarta. Ia tidak lagi memiliki klub sejak Juli 2025 dan bisa didatangkan secara bebas transfer. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Yanis Rahmani bisa menjadi opsi kuat untuk mengisi posisi nomor punggung 10.
Meskipun belum ada pengumuman resmi, kemungkinan besar Yanis Rahmani akan menjadi pilihan utama jika Persija Jakarta ingin mengisi posisi tersebut.
Kesimpulan
Mitos nomor punggung 10 di Persija Jakarta terus berlanjut. Setiap kali ada pemain yang mengenakannya, mereka segera terdepak. Namun, dengan hadirnya tiga calon pemain yang kemungkinan besar akan mengenakan nomor punggung 10, mungkin saja mitos ini akan segera berakhir. Apakah Egy Maulana Vikri, Rodrigo Bassani, atau Yanis Rahmani akan menjadi pemenang dalam permainan ini? Kita tunggu saja pengumuman resmi dari klub.












