Daerah  

Bencana Alam di Kuwum Tabanan: Ibu dan Anak Hanyut, Rumah Warga Ambruk

Cuaca Ekstrem di Bali: Banyak Wilayah Terdampak, Satu Keluarga Hilang Terseret Arus

Cuaca ekstrem yang ditandai oleh hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan berbagai bencana di beberapa wilayah di Bali pada Rabu, 21 Januari 2026. Salah satu peristiwa yang menimbulkan kepanikan adalah ambruknya rumah warga di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Dua orang dari keluarga tersebut, yaitu ibu dan anaknya, hilang terseret arus air bah dan belum ditemukan hingga malam hari.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, setelah wilayah setempat diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak Selasa (20/1/2026) malam hingga Rabu (21/1/2026) dini hari. Hujan deras menyebabkan senderan perumahan Kuwum Asri II jebol, sehingga terjadi luapan air setinggi satu setengah meter yang langsung menerjang kamar para korban.

Volume air yang tinggi menyebabkan luapan aliran sungai yang berada tepat di belakang rumah warga tersebut. Rumah semi permanen warga ini berada di pinggiran sungai. Warga yang tinggal di rumah tersebut sempat merasa khawatir karena derasnya hujan menyebabkan debit air sungai terus meningkat. Kondisi semakin mencekam ketika aliran air mulai menggerus bagian belakang rumah.

Tak berselang lama, warga mendengar suara runtuhan keras. Saat dicek, rumah yang diketahui dihuni oleh satu keluarga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu sudah ambruk dan terseret sebagian ke aliran sungai. Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, air bah pertama kali menerjang garase rumah hingga tembok jebol. Setelah itu air masuk ke dalam rumah dan membuat tembok di depan rumah juga ambruk.

Saat itu penghuni rumah yakni Semi Bana Fanu (35), istrinya Yuliana Da Costa Maskun (35), dua putrinya Natalia Bana Fanu (6) dan Audria Natalia Bana Fanu (1 tahun 6 bulan), dan iparnya yakni Gindok dan adiknya panik dan berusaha menyelamatkan diri. Namun saat keluar rumah, satu keluarga langsung terseret arus air. Ketika membuka pintu kamar, hantaman arus deras langsung menyeret mereka ke arah sungai kecil di belakang rumahnya.

Dalam kepanikan, Semi sempat berhasil menarik putrinya yang paling besar. Namun sayang, istri dan putrinya yang paling kecil terlepas dan tersapu derasnya arus. “Setelah membawa putrinya ke tempat aman, Semi melompat ke arus air mencari istri dan satu anaknya. Kedua iparnya juga ikut menyelamatkan anaknya yang pertama,” ujar salah satu warga.

Saat ingin menyelamatkan sang istri, Semi hanyut dan tersangkut di rumpun bambu sekitar 300 meter dari lokasi rumah kontrakannya itu. Kondisinya ditemukan selamat namun dengan kaki patah. Upaya Semi tak mampu menolong istri dan anak balitanya. Sang istri tercinta dan anak bungsunya hilang terbawa arus, hingga air surut belum juga ditemukan.

Pencarian Korban Masih Berlangsung

Hingga kemarin sore, kedua korban yang hilang masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan. “Setelah pelaksanaan briefing, upaya pencarian kita lanjutkan dengan membagi tim menjadi dua SRU yaitu darat dan sungai. Pencarian kita optimalkan sejauh 2 km dari lokasi hilangnya korban,” kata Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Dudy Librana. Seluruh unsur SAR gabungan dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan dan masyarakat ikut membantu dalam proses pencarian.

Namun hingga tadi malam, ibu dan anak yang hanyut masih belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pagi ini.

Situasi Bencana di Seluruh Wilayah Bali

BPBD Bali mengungkapkan situasi kebencanaan akibat hujan angin yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 03.00-10.30 Wita. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, mengatakan hujan hampir terjadi di semua Kabupaten/Kota di Bali yang meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Bangli, Klungkung, Badung, Buleleng, Jembrana, Tabanan, Karangasem, dan Gianyar.

Untuk Kabupaten Tabanan masih sedang dalam penanganan kebencanaan. Saat cuaca ekstrem melanda terdapat rumah roboh di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Marga. Akibatnya 1 orang luka berat (patah kaki) dan 2 orang masih dalam pencarian. Korban Semi Kristian Banu Fanu (31) selamat patah kaki, Yuliana Da Costa Maskun dan Audrina Tania Banu Fanu belum ditemukan.

Di Kabupaten Gianyar situasi kebencanaan sudah ditangani dengan nihil korban. Akibat cuaca ekstrem terjadi pohon tumbang menimpa garase di Gang Elang XIV A3, Desa Batu Aji, Batubulan. Angin kencang menyebabkan garase roboh di Desa Batuyang, Batubulan Kangin. Pohon tumbang di Bypass Dharmagiri, Gianyar, menyebabkan 2 orang luka dan sudah ditangani di RS Sanjiwani. Pohon tumbang di Jalan Bhayangkara 3, Kelurahan Gianyar, dan pohon tumbang menimpa rumah warga di Desa Tegallalang.

Kota Denpasar situasi kebencanaan sudah ditangani dengan nihil korban. Akibat cuaca ekstrem terjadi angin puting beliung di Sidakarya, angin puting beliung di Sanur, pohon tumbang di ByPass Sanur dekat KFC, pohon tumbang di Jalan Tukad Penataran No 2, Desa Serangan, Denpasar Selatan, dan pohon tumbang di Perumahan Prada Sari di Jalan Gunung Salak Utara, Padangsambian Kelod.

Kabupaten Badung situasi bencana sudah ditangani dengan nihil korban. Akibat cuaca ekstrem terjadi pohon tumbang di Pura Gintungan, Banjar Jempinis, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi. Pohon tumbang di Jalan Sunset Road, depan Rumah Sakit Siloam dan pohon tumbang di jalan menuju Pura Geger, Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan.

Kabupaten Bangli situasi kebencanaan sudah ditangani dengan nihil korban. Terjadi tanah longsor di Jehem, Tembuku. BPBD Bangli dan PUPR Provinsi sudah di lokasi dengan 1 alat loader.

Kabupaten Klungkung situasi bencana sudah ditangani dengan nihil korban. Terjadi hujan deras disertai angin kencang menyebabkan Pura Segara Banjar Prapat Roboh di Desa Ped, Nusa Penida, dan pohon tumbang di Jalur Klungkung-Besakih, Pesaban.

Pada Kabupaten Jembrana situasi kebencanaan telah dan sedang penanganan. Bencana yang terjadi meliputi:
* Pohon Tumbang di Kel. Dauh Weri Timur Riau corner, 4 Pohon Tumbang
* Pohon Tumbang Banjar Yeh Buah, Desa Penyaringan
* Pohon Tumbang Banjar Pasar, Desa Pekutatan
* Dahan Pohon Patah di Kel. Tegal Cangkring
* Pohon Tumbang di Banjar Tembles, Desa Penyaringan
* Pohon Tumbang Link. Pangkung Gondang, Kel. Sangkaragung
* Pohon Tumbang di Banjar Pangkung Lip-Lip, Desa Kalikakah (sudah ditangani masyarakat)
* Pohon Tumbang di Kediaman Wakil Bupati, Kel. Tegal Cangkring
* Angin Puting Beliung di Lingkungan Srimandala, Kel. Dauhwaru
* Pohon Tumbang di Banjar Pasar, Desa Yeh Embang Timur (Setra Yeh Embang)
* Bangunan roboh di bangsal milik Setra Yeh Embang
* Pohon tumbang di Desa Candikusuma, Kec. Melaya
* Rumah Rusak akibat angin di Banjar Anyar Kelod, Desa Batu Agung
* Rumah rusak akibat angin di Banjar Tegal Asih, Desa Batu Agung
* Pohon Tumbang di Depan Balai Banjar Asri, Kel. Gilimanuk
* Pohon Tumbang di Jalan Kembar, Br. Bading Kayu, Desa Pengrengan
* Atap Rumah Rusak akibat angin kencang di Br. Taman, Desa Batu Agung
* Pohon Tumbang di barat Pasar Jembrana, Jembrana masuk ke selatan
* Angin Puting Beliung di Desa Cupel
* Atap kubah masjid darul hidayah rusak akibat angin di Banjar Munduk, Desa Air Kuning
* Rumah tertimpa pohon di Desa Air Kuning
* Bangunan tempat perahu roboh di Desa Air Kuning
* Rumah dan bangunan rusak di Banjar Pangkung Kiwa Desa Penyaringan
* Pohon tumbang di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten
* Rumah dan bangunan rusak di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan
* Angin kencang merusak 1 rumah warga di Banjar Munduk, Desa Pohsanten

Kabupaten Buleleng situasi kebencanaan sudah di tangani dengan nihil korban. Telah terjadi tanah longsor di pekarangan rumah warga di Banjar Lakah, Desa Sidetapa.

Kabupaten Karangasem situasi kebencanaan sedang di tangani dengan nihil korban. Telah terjadi Banjir Debris di Banjar Mimba, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, pohon tumbang menimpa rumah di Budakeling, Kecamatan Bebandem, pohon tumbang menimpa rumah di Desa Bukit , Kecamatan Karangasem, dan pohon tumbang menimpa rumah di Desa Subagan, Kecamatan Karangasem.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *