Ringkasan Berita tentang Batik Indonesia Seri III
Batik Indonesia Seri III adalah perhiasan emas tematik yang dikeluarkan oleh ANTAM, yang terbuat dari emas 22 karat (91,7 persen) dan mengusung motif batik Nusantara yang memiliki makna filosofis dan budaya. Produk ini menampilkan beberapa motif khas daerah seperti Bokor Kencono, Huk, Srimanganti, dan Mahkota Siger. Setiap motif memiliki makna yang unik, seperti kewibawaan, kepemimpinan, harapan masa depan, serta feminitas dan kekuatan perempuan.
Harga liontin Batik Seri III dengan berat 8 gram ditetapkan sebesar Rp17.275.456 sebagai harga dasar. Setelah dikenakan PPN sebesar 1,65 persen, harga jual menjadi Rp17.560.501. Jika dikenakan skema pajak PPN 1,1 persen ditambah PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen, harga akhir liontin tersebut tetap berada pada kisaran yang sama, sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Ciri-Ciri Utama Batik Indonesia Seri III
Berikut adalah ciri-ciri utama dari Batik Indonesia Seri III:
- Motif Khas Daerah Indonesia: Mengusung motif batik khas Indonesia yang penuh makna filosofi, diwujudkan dalam bentuk perhiasan emas seperti liontin.
- Bahan Berkadar Tinggi: Terbuat dari emas berkadar tinggi (umumnya 91,7 persen atau emas 22 karat), sehingga bernilai estetika sekaligus investasi.
- Gabungan Seni, Budaya, dan Logam Mulia: Menggabungkan seni, budaya, dan nilai logam mulia, serta memperkenalkan batik Indonesia dalam bentuk modern dan eksklusif.
- Tujuan untuk Kolektor dan Investor: Seri III merupakan kelanjutan dari seri sebelumnya dan ditujukan bagi kolektor, pecinta batik, maupun investor emas yang menginginkan produk bernilai budaya sekaligus bernilai ekonomi.
Tabel Harga Liontin Batik Seri III
| Berat | Harga Dasar | Harga Sudah Termasuk PPN 1.65 persen | Harga Sudah Termasuk PPN 1.1 persen + PPh 22 0.25 persen |
|---|---|---|---|
| 8 gr | 17,275,456 | 17,560,501 | 17,508,675 |
Apa Itu Batik Indonesia Seri III?
Minat masyarakat Indonesia terhadap pengumpulan emas motif batik mencerminkan kecintaan mereka terhadap budaya Nusantara. Kecintaan akan batik tidak hanya terbatas di pulau Jawa tetapi menyebar keseluruh wilayah Indonesia. Hal ini mendorong ANTAM Logam Mulia untuk menggali lebih jauh kekayaan ragam batik Nusantara untuk dituangkan dalam emas.
Untuk memenuhi keinginan masyarakat serta lebih mengangkat budaya Nusantara, ANTAM Logam Mulia meluncurkan emas Batik Indonesia Seri III. Masih menampilkan motif klasik dari Jawa, Batik Seri III ini juga mengangkat motif yang berasal dari luar tanah Jawa untuk dituangkan di atas kemilau emas. Motif-motif yang diangkat pada Batik Seri III ini yaitu Bokor Kencono, Huk, Srimanganti, dan Mahkota Siger yang memiliki filosofi yang dalam.
Penjelasan Motif-Motif Batik Indonesia Seri III
1. BATIK BOKOR KENCONO
Motif ini pertama kali ditemukan pada masa pemerintahan Paku Buwono IX di Keraton Surakarta. Keunikan dari batik ini adalah sebagai satu-satunya motif batik yang sejak awal terciptanya dapat dipakai oleh semua golongan masyarakat, mulai dari para raja hingga rakyat jelata. Bokor Kencono sebagai simbol mendatangkan kewibawaan dan kebijaksanaan agar pemakainya dapat disegani oleh orang di sekitarnya.
2. BATIK HUK
Batik Huk merupakan salah satu dari sekian banyak batik keraton. Batik keraton adalah batik yang dikembangkan dan digunakan di lingkungan keraton. Karenanya, motif ini diatur dengan norma-norma keraton. Biasanya batik keraton dibuat melalui serangkaian proses yang rumit disertai dengan ritual khusus. Sebelum pemerintahan Sultan Hamengku Buwono IX (1940-88), motif batik Huk merupakan motif larangan, yaitu hanya boleh dipakai putra mahkota dan Raja. Batik motif Huk bermakna pemimpin yang berbudi luhur, berwibawa, cerdas, dan mampu memberikan kemakmuran.
3. BATIK SRIMANGANTI
Motif Srimanganti diproduksi dari motif yang terdapat benda kuno yaitu pola hias yang terdapat pada gerabah dan keramik lokal penginggalan zaman Keraton Banten dan ditetapkan sebagai pola hias khas Banten. Filosofi dari Batik Srimanganti adalah bermakna kesempatan besar yang ada di depan, yang merupakan jalan menuju masa depan yang gemilang.
4. BATIK MAHKOTA SIGER
Siger adalah nama mahkota bagi wanita bangsawan Lampung di zaman kuno. Bagi masyarakat Lampung, perempuan sangat terlibat dalam semua kegiatan, terutama dalam kegiatan rumah tangga. Meskipun masyarakat Lampung sendiri mengikuti pola garis patrilineal atau bapak, sosok perempuan sangat penting, baik sebagai inspirasi bagi anak-anak maupun pendorong kesuksesan hidup pasangan mereka. Motif mahkota Siger bermakna feminitas, kekuatan, serta keanggunan seorang Wanita.
Kontribusi ANTAM Logam Mulia dalam Melestarikan Budaya Nusantara
ANTAM Logam Mulia akan terus berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya Indonesia melalui produk-produknya. Anda bisa mencari dan membeli ragam pilihan motif produk Emas Batangan Batik melalui seluruh jaringan Butik Emas Logam Mulia di 13 Kota atau melalui pemesanan daring di website resmi. Anda juga bisa membeli melalui Link Pembelian Emas Batik Seri III dan Link Pembelian Liontin Batik, serta Butik Emas ANTAM Official di Tokopedia, Shopee, dan Tiktok.












