Laga Klasik Persebaya vs Dewa United di Super League Indonesia
Pertandingan klasik akan tersaji antara Persebaya Surabaya dan Dewa United dalam laga pekan ke-19 Super League Indonesia 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (1/2/2026) malam. Persebaya akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan yang penuh gengsi dan tekanan.
Persebaya datang dengan misi memutus tren buruk tanpa kemenangan selama hampir tiga tahun melawan Dewa United. Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya tidak pernah berhasil meraih kemenangan. Catatan mereka adalah tiga kali imbang dan dua kali kalah, termasuk hasil seri 1-1 di putaran pertama musim ini. Kemenangan terakhir Persebaya atas Dewa United terjadi pada April 2023, di pekan ke-34 Liga 1 2022/2023.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyatakan bahwa laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga misi besar untuk mengubah tren negatif yang sudah berlangsung selama hampir tiga tahun. Ia menekankan bahwa timnya harus menjadi yang terkuat di lapangan jika ingin mengubah situasi.
Menghadapi Tim “Mewah” dengan Materi Mentereng
Bernardo menyadari tantangan besar yang menanti timnya. Ia menyebut Dewa United sebagai tim “mewah” dengan kekuatan finansial yang memungkinkan mereka merekrut pemain berkualitas kapan saja. Menurutnya, tim-tim seperti Dewa United mengeluarkan lebih banyak uang dalam bursa transfer, sehingga skuad mereka lebih berkualitas.
Dewa United memiliki lima pemain yang berlabel Timnas Indonesia, yang memperkuat kualitas skuad lawan yang akan dihadapi Persebaya. Selain itu, Dewa United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun, sekaligus memutus periode tujuh laga tanpa konsistensi.
Pola Kebangkitan Dewa United Jadi Alarm
Bernardo mengamati bahwa Dewa United memiliki pola khas: kerap kesulitan di awal musim, namun tampil solid di putaran kedua. Pola ini terbukti musim lalu ketika Dewa United finis di posisi kedua Liga 1 2024/2025, tepat di bawah Persib Bandung. Ia percaya hal yang sama akan terjadi musim ini.
Selain itu, gaya bermain Dewa United kini juga berubah. Jika sebelumnya dominan menguasai bola, kini mereka justru memberi inisiatif kepada lawan untuk memanfaatkan transisi ofensif. “Sekarang terkadang Dewa memberikan bola kepada lawan. Jadi kami perlu rencana A, B, dan C,” jelasnya.
Risto Mitrevski: Laga Spesial, Tapi Kami Siap Menang
Bek tengah Persebaya, Risto Mitrevski, mengakui kekuatan Dewa United, apalagi ia pernah memperkuat klub tersebut. “Ini pertandingan yang istimewa bagi saya. Secara pribadi, saya pikir mereka memiliki skuad terbaik di liga,” ujar Risto.
Namun ia tetap optimistis karena Persebaya sedang berada dalam momentum positif. “Karena kami sedang dalam momentum yang baik, saya pikir kami bisa memenangkan tiga poin,” tambahnya.
Persebaya memang sedang on fire dengan empat kemenangan beruntun, melengkapi catatan dua kemenangan beruntun di era Bernardo Tavares.
Siaran Langsung Persebaya vs Dewa United
Laga Persebaya vs Dewa United akan disiarkan langsung melalui Live Streaming Indosiar dan TV Online Vidio. Siaran Langsung Super League Indonesia laga Persebaya vs Dewa United juga bisa disaksikan via Siaran Langsung Indosiar gratis jam 19.00 WIB. Link Live Streaming Persebaya vs Dewa United sudah disediakan dalam artikel ini.
Untuk dapat menyaksikan Super League 2025-26 di Vidio, Anda dapat memilih paket berlangganan dengan beberapa pilihan berbeda, di antaranya:
- Paket Platinum 30 Hari dibanderol Rp43.290
- Paket Platinum 1 Tahun senilai Rp298.590
- Paket Diamond 30 Hari (HP dan tablet) Rp87.690
- Paket Diamond 30 Hari (semua perangkat) Rp154.290
- Paket Diamond 1 Tahun (HP dan tablet) Rp609.390
- Paket Diamond 1 Tahun (semua perangkat) Rp1.053.390.
[PICTURE-0]
Prediksi Susunan Pemain
Persebaya Surabaya (4-3-3):
* Ernando Ari (GK)
* Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas
* Toni Firmansyah, Rachmat Irianto, Francisco Rivera
* Gali Freitas, Malik Risaldi, Bruno Moreira
* Pelatih: Bernardo Tavares
Dewa United (4-3-3):
* Sonny Stevens
* Ridzjar Nurviat, Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansyah
* Ricky Kambuaya, Hugo Gomes, Alexis Messidoro
* Taisei Marukawa, Alex Martins, Stefano Lilipaly
* Pelatih: Jan Olde Riekerink
[PICTURE-1]












