Perubahan Signifikan pada Kawasaki W175 2026
Pada tahun 2026, Kawasaki resmi mengakhiri era motor W175 dengan mesin karburator. Kini, seluruh lini W175 yang dijual di Indonesia hanya tersedia dalam versi injeksi. Perubahan ini menandai babak baru bagi motor retro Kawasaki, yang kini tampil lebih modern dan rapi dari segi kualitas, tetapi tetap mempertahankan karakter klasik khas W Series.
Varian yang Tersedia di Pasar Indonesia
Di pasar Indonesia, Kawasaki menyediakan dua varian utama dari W175 injeksi. Pertama adalah W175 ABS sebagai penerus W175L, dan kedua adalah W175 Street yang tampil lebih sporty dengan pelek palang berwarna hitam. Perbedaan karakter antara kedua varian ini memberikan pilihan bagi konsumen antara gaya retro klasik atau tampilan lebih agresif dan modern.
Harga dan Kualitas Rakitan
Harga untuk Kawasaki W175 ABS 2026 kini berada di kisaran Rp38,5 juta. Angka ini naik cukup signifikan dibanding versi karburator sebelumnya. Namun, kenaikan harga tersebut diimbangi dengan peningkatan kualitas rakitan karena kini motor ini dirakit secara CKD di Indonesia, bukan lagi CBU India. Secara detail, finishing terlihat lebih rapi dan terasa lebih solid.
Desain dan Proporsi
Secara desain, bentuk bodi Kawasaki W175 injeksi masih sangat identik dengan versi W175L CBU India. Tangki, jok, hingga body cover nyaris tidak berubah. Namun, proporsinya kini terasa lebih “matang” berkat subframe dan swing arm yang lebih panjang. Efeknya, motor terlihat lebih besar, tidak bantat, serta memberikan ruang duduk yang lebih lega bagi pengendara dan pembonceng.
Sistem Penerangan dan Pencahayaan
Bagian depan Kawasaki tetap mempertahankan lampu bulat besar khas W Series dengan bohlam halogen. Meskipun belum menggunakan LED, hal ini menjaga aura klasik tetap kuat. Sein bulat berwarna oranye, aksen chrome di batok lampu, serta suspensi teleskopik panjang mempertegas nuansa motor retro ala era 70–80an.
Sistem Pengereman
Sistem pengereman menjadi salah satu peningkatan penting. W175 ABS sudah dilengkapi rem cakram depan berdiameter 270 mm dengan kaliper dua piston BYBre serta sistem ABS satu kanal. Rem depan terasa lebih pakem dibanding versi karburator, sementara roda belakang masih menggunakan rem tromol untuk menjaga kesan klasik.
Velg dan Ban
Velg yang digunakan tetap berukuran 17 inci dengan jari-jari, dipadukan ban IRC ukuran 80/100 di depan dan 100/90 di belakang. Pilihan ban ini memberikan tampilan padat sekaligus mendukung kenyamanan berkendara harian. Khusus varian Street, Kawasaki menggunakan pelek palang berwarna hitam untuk kesan lebih sporty.
Panel Instrumen
Panel instrumen masih mempertahankan model analog klasik, namun kini dilengkapi layar digital kecil yang menampilkan indikator bahan bakar, trip meter, dan odometer. Ini menjadi peningkatan signifikan dibanding versi lama yang belum memiliki fuel meter. Indikator ABS, engine check, hingga tegangan aki juga sudah tersedia.
Tangki Bahan Bakar
Tangki bahan bakar terlihat besar, namun kapasitasnya kini sedikit berkurang menjadi 12 liter, dari sebelumnya 13,5 liter. Pengurangan ini disebabkan oleh penempatan modul ABS dan fuel pump di bagian bawah tangki. Meski begitu, kapasitas ini masih cukup untuk penggunaan harian dan touring santai.
Emblems dan Jok
Di bagian samping, emblem Kawasaki tampil dalam model 3D chrome yang terlihat lebih premium. Joknya panjang, empuk, dan minim ornamen, membuat posisi duduk terasa santai. Menariknya, tinggi jok tergolong ramah bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 160 cm karena kaki bisa menapak sempurna ke aspal.
Knalpot
Knalpot W175 injeksi masih menggunakan model pea shooter klasik dengan silencer besar. Di versi Indonesia, Kawasaki menambahkan beberapa pelindung plastik di area mesin dan knalpot untuk mengurangi panas ke kaki pengendara. Ini menjadi salah satu penyempurnaan penting untuk penggunaan harian.
Mesin dan Performa
Dari sektor mesin, Kawasaki W175 ABS 2026 dibekali mesin 1 silinder SOHC 2 katup berkapasitas 177 cc dengan sistem injeksi. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 12,8 HP dan torsi 13,3 Nm. Karakternya halus di putaran bawah, nyaman untuk jalan pelan di kemacetan, dan lebih responsif dibanding versi karburator.
Bobot dan Konsumsi BBM
Namun, bobot motor kini meningkat menjadi sekitar 135 kg, atau lebih berat sekitar 11 kg dari versi karburator. Dampaknya, akselerasi terasa sedikit lebih santai, meski top speed masih mampu menyentuh sekitar 113 km/jam. Konsumsi BBM sendiri diklaim lebih irit berkat sistem injeksi modern.
Standar Tengah
Satu hal yang cukup disayangkan adalah hilangnya standar tengah. Dudukannya masih ada, namun standar tengah tidak disertakan dari pabrik. Besar kemungkinan aksesori ini akan dijual terpisah oleh Kawasaki.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Kawasaki W175 ABS 2026 hadir sebagai motor retro yang lebih rapi, lebih modern, dan lebih nyaman untuk penggunaan harian. Meski harganya naik dan performanya bukan untuk ngebut, motor ini tetap relevan bagi penggemar motor klasik yang mengutamakan gaya, kenyamanan, dan karakter berkendara santai.












