Ramadan, Bulan Penuh Berkah dan Ampunan
Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT kepada hambaNya. Di bulan ini, banyak umat Muslim berlomba-lomba dalam kebaikan untuk memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Acep Taufik Ismail saat memberikan tausyiah dalam acara pengajian Peduli Duafa di Masjid Rahmatullah BRP Panglayungan Kota Tasikmalaya, pada Minggu 15 Februari 2026.
Ustadz Acep Taufik Ismail menjelaskan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Contohnya, orang yang sehari-hari biasanya pemarah, bisa berubah menjadi lebih baik selama bulan ini. Orang yang tidak pernah membaca Alquran pun bisa rajin dan bahkan menyelesaikan bacaannya. Selain itu, mereka juga rajin melakukan sholat tahajud dan bersedekah serta memberikan tajil di masjid.
“Semua itu adalah bentuk berkah dari bulan Ramadan, ” ujar Ustadz Acep. Ia menambahkan bahwa keberadaan Ramadan memberikan kesempatan untuk mengubah nasib seseorang. Ia mencontohkan apa yang disampaikan gurunya, Aa Gym, yang menyebutkan bahwa Ramadan seperti kepompong. Dari ulat yang buruk, setelah 40 hari semedi di dalam kepompong, keluarlah kupu-kupu yang indah. Artinya, orang yang jelek bisa menjadi baik setelah melewati Ramadan.
Di bulan penuh rahmat ini, Allah akan mengampuni dosa-dosa hambaNya. “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman dan kesabaran, maka Allah akan mengampuni dosanya, ” kata Ustadz Acep.
Selain itu, ada malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadar. Pada malam itu, banyak malaikat turun bersama malaikat Jibril. Dengan seizin Allah, mereka menyelesaikan berbagai urusan umatnya. “Pada malam Ramadan, doa kita akan dikabulkan, ” ucap Ustadz Acep.
Program Peduli Duafa
Jelang Ramadan 1447 Hijriah, DKM Rahmatullah BRP Panglayungan Kota Tasikmalaya memberikan bantuan kepada para duafa, anak yatim, dan fakir miskin. Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut diserahkan kepada kaum duafa pada Minggu 15 Februari 2026 di Masjid Rahmatullah BRP Panglayungan Kota Tasikmalaya.
Ketua Panitia Peduli Duafa, H. Lukman, SH, MM, menjelaskan bahwa DKM Rahmatullah selalu mengadakan program Peduli Duafa jelang Ramadan. Yakni pemberian bantuan beras dan minyak goreng kepada kaum duafa, fakir miskin, dan anak yatim. Sumber dana bantuan tersebut berasal dari para dermawan di lingkungan BRP Panglayungan. Dari hasil donasi tersebut terkumpul sebesar 55.850 juta.
Jumlah penerima bantuan sebanyak 1200 orang untuk kaum duafa, 51 orang untuk fakir miskin dan anak yatim, serta 20 orang untuk fisabilila. Total ada 1300 orang yang menerima bantuan tersebut.
Lukman mengucapkan terima kasih kepada para dermawan, khususnya warga BRP yang telah memberikan bantuan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Selain itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua DKM Rahmatullah H. Nana Nur Sumarna, S.Pd, MM, yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada panitia. Termasuk terima kasih kepada ibu-ibu majelis taklim yang telah berjuang untuk mengumpulkan dana dari warga sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar.
Tujuan dan Penyaluran Bantuan
Ketua DKM Rahmatullah, H. Nana Nur Sumarna, S.Pd, MM, menjelaskan bahwa acara Peduli Duafa dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada kaum duafa, anak yatim, dan warga miskin. “Tujuannya agar saat Ramadan, mereka bisa sahur tanpa kekurangan makan. Jangan sampai saat Ramadan mereka tidak punya beras, ” ujar Nana.
Nana menegaskan bahwa ada 1300 paket yang disalurkan, kepada kaum duafa sekitar 1200 dan sisanya untuk fakir miskin dan anak yatim. “Kami atas nama DKM Rahmatullah, mengucapkan terima kasih kepada para dermawan, warga BRP Panglayungan yang telah menyisihkan rezekinya dan menitipkan kepada DKM Rahmatullah untuk diberikan kepada kaum duafa, semoga mendapatkan imbalan dari Allah SWT, ” kata Nana.
Teknis penyaluran bantuan diberikan kepada kaum duafa yang berada di lingkungan BRP dan warga penyangga yang memiliki kupon. Jumlah penerima sekitar 1200 orang. Sedangkan warga yang tidak memiliki kupon ada 80 orang lebih. Jadi total ada 1300 orang yang menerima bantuan.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sukses. Karena memiliki manfaat dan dampak positif, program peduli duafa setiap tahun insyaallah terus dilakukan, ” ujarnya.












