Bank Aceh Syariah Kembali Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
PT Bank Aceh Syariah kembali memperkuat posisinya sebagai lembaga perbankan yang kredibel dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan tahun buku 2025. Penilaian ini diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Heliantono & Rekan, yang menjadi bentuk pengakuan atas kepatuhan bank terhadap standar pelaporan keuangan yang berlaku.
Laporan Hasil Audit (LHA) tersebut diserahkan langsung kepada manajemen Bank Aceh di Gedung Action Center Banda Aceh, Jumat (13/1/2026). Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyampaikan bahwa capaian ini sangat relevan mengingat pentingnya integritas laporan keuangan dalam menjaga kepercayaan nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.
Komitmen pada Good Corporate Governance
Manajemen Bank Aceh menegaskan bahwa predikat WTP yang diraih secara konsisten ini merupakan cermin dari penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang ketat. Opini WTP bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan indikator bahwa seluruh proses bisnis dan operasional bank telah dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.
Fadhil Ilyas menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari komitmen kolektif seluruh jajaran Bank Aceh dalam memastikan setiap kebijakan finansial dapat dipertanggungjawabkan. Ia percaya bahwa tata kelola yang bersih adalah fondasi utama untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Inovasi Digital dan Pengembangan Layanan
Sejalan dengan transparansi keuangan, Bank Aceh juga terus memacu inovasi digital sepanjang tahun 2025. Pengembangan fitur beberapa layanan pada aplikasi Action Mobile Bank Aceh memudahkan nasabah untuk melakukan pembayaran. Pada tahun 2025 juga, Bank Aceh meresmikan fasilitas ATM Drive Thru pertama yang berlokasi di kawasan strategis Taman Riyadhah, Kota Lhokseumawe.
Peresmian ATM Drive Thru hari ini bukan hanya inovasi dari sisi teknologi, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam memberikan layanan cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Prestasi dan Penghargaan Nasional
Prestasi bank juga diakui melalui berbagai penghargaan tingkat nasional yang diraih sepanjang tahun operasional 2025. Beberapa penghargaan bergengsi yang diterima antara lain:
- Pilar Ekonomi Rakyat: Bank Aceh dianugerahi penghargaan The Aceh Post Awards 2025 sebagai Bank Pemajuan UMKM Daerah dan penghargaan dari BPDP Kelapa Sawit sebagai Mitra Penyaluran Terbanyak kategori BPD.
- Juara Digital & Kreatif: Meraih Platinum Award (PRIMA Awards 2025) untuk transaksi digital tertinggi dan penghargaan Serambi Ekraf 2025 sebagai bank yang berkomitmen memperkuat ekonomi kreatif.
- Edukasi & Kepedulian: Terpilih sebagai Lembaga Jasa Keuangan Teraktif dalam program literasi keuangan (OJK Financial Literacy Award 2025) serta Juara 3 Paritrana Award 2025 dari BPJS Ketenagakerjaan.
- Dukungan Media & Kolaborasi: Menerima penghargaan Citra Karsa Awards 2025 atas dukungan bank terhadap ekosistem media massa. Selain itu, prestasi juga datang dari daerah melalui penghargaan Genting Collaboration Summit 2025 yang diraih Bank Aceh Subulussalam.
Tantangan dan Harapan di Tahun 2026
Dengan raihan opini WTP ini, Bank Aceh optimis melangkah di tahun 2026 sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Fokus bank tetap pada pemberdayaan sektor produktif dan UMKM guna memberikan dampak sosial yang nyata bagi pembangunan Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dewan Pengawas Syariah (DPS), Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
“Opini WTP ini memberikan energi positif bagi kami untuk terus tumbuh secara berkelanjutan. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah dan pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Bank Aceh dapat terus mempertahankan performa terbaiknya dan terus meningkatkan kualitas layanan demi kemajuan ekonomi Aceh dan nasional,” tutup Fadhil.












