Janji Merekrut Erling Haaland, Victor Front Dihujat oleh Joan Laporta
Calon presiden Barcelona yang baru, Victor Front, mengumumkan janji untuk dapat merekrut Erling Haaland jika terpilih sebagai presiden klub. Pernyataan ini kemudian mendapat kritik tajam dari pesaingnya, Joan Laporta, yang menilai bahwa pernyataan tersebut dianggap tidak realistis dan cenderung halu.
Victor Front, seorang pengusaha di sektor teknologi finansial, menyatakan bahwa Haaland adalah salah satu striker terbaik di dunia saat ini. Meskipun ia mengakui bahwa Haaland tidak menjadi target transfer jangka pendek, ia tetap yakin bahwa kontrak jangka panjang seperti yang dimiliki Haaland bisa berubah di masa depan.
“Haaland pernah berbicara tentang cintanya kepada Spanyol,” ujar Font dalam wawancara. “Saya ingat saat City asuhan Pep Guardiola bertanding di sini melawan Barca asuhan Xavi dan Erling mengatakan dia menyukai Camp Nou.”
Font juga menyebutkan bahwa Real Madrid juga tertarik pada Haaland, sehingga melakukan langkah untuk memastikan Barcelona berada di barisan terdepan dalam proses perekrutan pemain tersebut. Ia percaya bahwa suatu hari nanti, Barcelona bisa mendapatkan opsi prioritas untuk merekrut Haaland.
Namun, penyangkalan dari agen Haaland, Rafaela Pimenta, mengatakan bahwa belum ada kontak sama sekali antara pihak Haaland dan tim kampanye Victor Front. Menurut Pimenta, Haaland sangat bahagia di Manchester City dan telah menandatangani kontrak hingga 2034.
“Segalanya berjalan sangat lancar baginya, dan kami benar-benar tidak punya apa-apa untuk dibicarakan soal transfer ketika segalanya berjalan begitu baik di City,” tambah Pimenta.
Reaksi Joan Laporta terhadap Janji Font
Joan Laporta, presiden inkumben Barcelona yang kembali mencalonkan diri, menyerang balik dengan menganggap ide Font merekrut Haaland tidak realistis. Ia menegaskan bahwa kisah tentang Haaland itu bohong belaka dan sudah dibantah.
“Anda (Font) tidak punya rasa malu,” kata Laporta dalam sebuah siaran terbuka. “Font menyangkal hal yang sudah jelas dan berbohong. Dia adalah seorang teknokrat yang cuma bekerja di balik layar komputer.”
Laporta juga menuding bahwa kampanye Victor Font didasarkan pada kebohongan. Ia menilai bahwa Font ingin menghancurkan semua yang telah dibangun selama lima tahun terakhir.
Langkah Awal dari Proyek Font
Menurut laporan dari Marca, langkah pertama dari proyek mercusuar Font sudah ditempuh. Anggota tim kampanyenya yang juga mantan karyawan di Man City, Carles Planchart, diklaim sudah menemui petinggi The Citizens di Madrid, awal pekan kemarin. Bahkan CEO Man City Ferran Soriano dan Direktur Olahraga Hugo Viana turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Meskipun demikian, banyak pihak meragukan apakah langkah tersebut akan berbuah hasil nyata. Dengan kontrak Haaland yang masih berlaku hingga 2034, serta penyangkalan dari agen pemain, peluang untuk merekrut Haaland terlihat sangat tipis.












