Makin Panas! Reza Gladys Serahkan 14 Bukti Baru, Nikita Mirzani Siapkan 4 Saksi di Sidang PMH



Sidang kasus dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) antara aktris Nikita Mirzani dan dokter kecantikan Reza Gladys baru saja digelar. Sidang tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada hari Selasa, 10 Maret 2026 siang.



Sebelumnya, Nikita Mirzani pernah mengajukan gugatan wanprestasi terhadap Reza. Namun, gugatan itu kemudian dicabut dan kini ia melayangkan gugatan PMH terhadap dokter Reza Gladys.

Kuasa hukum Nikita, Galih Rakasiwi, sempat mengungkap isi gugatan yang diajukan oleh kliennya. Salah satu poin utama dalam gugatan tersebut menyebutkan tentang pembatalan sepihak perjanjian secara lisan yang merugikan klien mereka.

“Salah satunya adalah adanya pembatalan sepihak perjanjian secara lisan yang jelas-jelas sangat merugikan klien kami,” ujar Galih.

Ia juga menambahkan bahwa ada perekaman-perekaman yang dilakukan tanpa seizin prinsipal, dan menurut pandangan kuasa hukum, hal tersebut bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Sri, kuasa hukum lain dari Nikita, menjelaskan bahwa perjanjian tersebut terkait kerja sama untuk mereview produk dari Dr. Reza. Produk-produk tersebut akan direview oleh Nikita Mirzani, dan harus diberikan penilaian yang baik.

Pada sidang tersebut, Reza Gladys mengajukan 14 bukti baru untuk memperkuat dalil bantahan serta gugatan rekonvensinya. Sementara itu, Nikita Mirzani menyiapkan empat saksi.

Marulitua Sianturi, kuasa hukum Nikita, mengungkapkan bahwa agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan alat bukti surat.

“Hari ini telah dilaksanakan agenda persidangan bukti dari para tergugat rekonvensi. Mereka menghadirkan sebanyak 14 bukti hari ini, sehingga total bukti surat mereka sekitar 19 dokumen,” ujarnya.

Namun, Marulitua menjelaskan bahwa sebagian besar bukti yang diserahkan Reza Gladys merupakan salinan putusan dari perkara lain yang masih dalam proses hukum di tingkat banding maupun kasasi. Ia menilai bukti-bukti tersebut belum memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kami sampaikan bahwa bukti-bukti itu prematur. Pertama, belum ada putusan inkracht. Kedua, masih berjalan proses kasasi di Mahkamah Agung. Jadi, secara hukum tidak ada relevansinya,” tegas Marulitua.

Selain itu, tim hukum Nikita juga menyoroti keabsahan dokumen yang didominasi oleh hasil fotokopi. Dari belasan bukti yang diajukan, mereka hanya menemukan satu dokumen asli.

Setelah sidang tersebut, majelis hakim menjadwalkan persidangan akan kembali digelar pada akhir bulan ini setelah lebaran. Sidang lanjutan akan memasuki tahap pembuktian melalui keterangan lisan dari saksi yang dihadirkan oleh pihak penggugat.

“Persidangan berikutnya dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 13.00 WIB. Agendanya adalah menghadirkan saksi dari para penggugat,” tutur Marulitua.

Berbeda dari Reza Gladys, Nikita Mirzani menyiapkan empat saksi di sidang PMH ini. Para saksi tersebut akan memberikan keterangan di hadapan majelis hakim guna membuktikan kerugian yang dialami kliennya.

Sebagai informasi tambahan, perseteruan antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys memanas berawal dari sang artis yang diduga menjelekkan produk kecantikan milik perempuan kelahiran Cianjur, 16 Desember 1988 di TikTok.

Reza Gladys sempat menghubungi Nikita melalui asisten sang artis, Ismail Marzuki alias Mail Syahputra pada 13 November 2024. Saat itu, ia berniat ingin bersilaturahmi saja dengan Nikita. Namun, Reza mengaku tidak mendapat respon yang baik.

Reza Gladys mengaku mendapat ancaman Nikita akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang. Pemilik nama lengkap Reza Gladys Prettyani Sari ini akhirnya memberikan uang senilai Rp4 miliar kepada Nikita Mirzani.

Merasa dirugikan, Reza kemudian melaporkan dugaan pemerasan tersebut ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024.

Denis

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *