Daerah  

Terinspirasi pesan Prabowo, siswa SMP Aceh Utara rayakan ulang tahun dengan bantu korban banjir

Seorang Pelajar SMP Berbagi Sembako di Ulang Tahunnya

Seorang pelajar SMP di Kabupaten Aceh Utara, Fatimah Zuhra, memilih merayakan ulang tahun ke-15 dengan cara yang sangat berbeda. Alih-alih menggelar pesta perayaan yang biasanya dilakukan remaja seusianya, ia memilih untuk melakukan aksi sosial dengan membagikan puluhan paket sembako kepada warga miskin dan korban banjir di wilayah tersebut.

Fatimah Zuhra adalah siswi kelas IX SMP Negeri 1 Syamtalira Aron. Ia berasal dari Desa Alue Keujruen, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Di usianya yang masih muda, ia memutuskan untuk meninggalkan perayaan pribadi dan menggantinya dengan kegiatan berbagi kepada sesama, terutama warga yang masih terdampak banjir besar yang melanda Aceh Utara pada akhir 2025 lalu.

Aksi sosial ini terinspirasi dari pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya berbuat baik sesuai kemampuan. Pesan tersebut menurut Fatimah sangat menyentuh hatinya. Ia merasa bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu sesama, meskipun dalam skala kecil.

Menurut Fatimah, pesan tersebut mengajarkan bahwa jika seseorang tidak mampu membantu banyak orang, maka bantulah beberapa orang. Jika masih belum mampu, bantulah satu orang. Dan bila itu pun tidak bisa dilakukan, setidaknya jangan mempersulit atau menyusahkan orang lain. Nilai empati dan tanggung jawab sosial itulah yang kemudian mendorong Fatimah untuk melakukan aksi nyata.

Tersentuh oleh pesan tersebut, Fatimah rela membuka celengan hasil tabungannya selama setahun dengan jumlah sekitar Rp 2,1 juta. Uang yang sebelumnya ia simpan untuk keperluan merayakan ulang tahunnya itu kemudian dialihkan untuk membeli kebutuhan pokok bagi warga korban banjir.

Dengan dibantu teman-temannya, Fatimah turun langsung ke desa-desa untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Mereka menyusuri rumah-rumah warga terdampak banjir dan membagikan paket sembako secara langsung, terutama kepada masyarakat yang masih berada dalam kondisi sulit pascabencana.

Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti sirup, gula, kurma, minyak goreng, sagu, dan tepung ketan. Bantuan itu diharapkan dapat membantu warga menjalani ibadah Ramadhan sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan lebih ringan dan penuh kegembiraan, meski masih dalam suasana pemulihan.

Di sela kegiatan sosial tersebut, Fatimah Zuhra menjelaskan bahwa aksi berbagi ini dilakukan bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap pesan kemanusiaan Presiden Prabowo, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas ulang tahunnya yang ke-15. Selain itu, ia juga mengaku bersyukur karena lulus Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebagai calon siswa SMA Negeri 1 Lhoksukon untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Fatimah tercatat dengan Nomor Peserta 212 dan NISN 0111577277, sesuai pengumuman bernomor 421.3/170/SPMB/2026 tertanggal 17 Maret 2026. Menurut Fatimah, momen kebahagiaan yang ia rasakan ingin dibagikan kepada orang lain, khususnya masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Ia menilai bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial. “Di bulan Ramadhan ini kita ingin berbagi dengan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir. Semoga bantuan sederhana ini bisa sedikit meringankan beban mereka saat berbuka puasa dan menyambut Idul Fitri,” ujar Fatimah.

Kedatangan Fatimah Zuhra bersama teman-temannya disambut hangat oleh warga penerima bantuan. Sejumlah warga mengaku terharu atas perhatian yang diberikan oleh seorang pelajar yang masih berusia belia, namun sudah memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.

Salah seorang warga penerima bantuan, Nurlina, menyampaikan rasa syukur dan doa atas kebaikan Fatimah Zuhra. Menurutnya, perhatian yang diberikan itu sangat berarti bagi warga yang masih berjuang bangkit setelah terdampak banjir.

“Semoga Ananda Fatimah Zuhra panjang umur, sehat selalu, sukses dalam pendidikan, dan kelak mendapat posisi pekerjaan yang strategis untuk membantu orangtua, masyarakat, bangsa, dan negara serta senantiasa selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar Nurlina.

Aksi Fatimah Zuhra menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial tidak mengenal usia. Di tengah suasana Ramadhan dan masa pemulihan pascabanjir, langkah kecil yang ia lakukan menjadi pesan kuat tentang arti berbagi, rasa syukur, dan kemanusiaan.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *