Liburan Idulfitri di Situ Kulong Minyak, Belitung Timur
Pada libur Idulfitri 1447 Hijriah, kawasan Situ Kulong Minyak di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi salah satu destinasi favorit bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama. Pada hari Selasa (24/3/2026) sore, suasana di lokasi tersebut terlihat ramai dengan antrean panjang di sejumlah wahana permainan anak-anak yang menjadi daya tarik utama.
Gelak tawa anak-anak yang bermain kendaraan listrik atau odong-odong menambah semarak suasana di tepian kulong. Para orang tua tampak setia mendampingi anak-anak mereka menikmati berbagai fasilitas hiburan yang tersedia.
Salah seorang pengunjung, Anang Jaelani (52), mengaku sengaja datang dari Desa Pelepah Putih, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, bersama keluarga besarnya untuk menghabiskan waktu libur Lebaran. Tujuan utamanya adalah untuk libur lebaran, silaturahmi dengan keluarga, dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bermain.
Anang mengatakan bahwa kunjungan ke Kulong Minyak ini sudah direncanakan sejak jauh hari oleh keluarganya. Hal ini dipicu oleh kabar tentang banyaknya variasi permainan anak-anak yang tersedia di destinasi ini. Daya tarik permainan ini menjadi alasan bagi Anang untuk datang menghibur anak-anak di momen pasca lebaran.
Selama berada di area Situ Kulong Minyak, Anang mencoba fasilitas hiburan yang ditawarkan oleh para pengelola setempat. Salah satu yang paling menarik perhatian cucunya adalah mengendarai odong-odong roda empat yang tersedia di sana. Pengalaman mencoba odong-odong tersebut diakuinya sangat memuaskan bagi anak-anak yang ia bawa dalam rombongan liburan kali ini.
Anang menilai tarif yang dipatok oleh para penyedia jasa permainan di Kulong Minyak masih dalam kategori yang terjangkau untuk kantong masyarakat. Ia berharap agar para pelaku wisata di Belitung Timur tidak mematok harga yang terlalu tinggi. Ia khawatir harga yang terlalu mahal justru akan membuat masyarakat lokal merasa jera untuk kembali berkunjung ke destinasi wisata.
Anang menekankan bahwa kunci utama pariwisata adalah bagaimana membuat pengunjung merasa ketagihan sehingga mereka tidak hanya datang satu kali saja. Ia berharap kegiatan wisata di pulau Belitung dapat berjalan lancar sehingga orang-orang merasa senang untuk datang kembali berkali-kali.
Di sisi lain, Anang juga memberikan masukan terkait perbaikan kualitas pariwisata, khususnya dalam hal penataan yang harus dikondisikan lebih baik lagi. Ia ingin daya tarik wisata di Kabupaten Belitung maupun Belitung Timur bisa terus meningkat agar semakin dilirik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Tak ketinggalan, Anang juga menyoroti pentingnya keberadaan pemandu yang bisa memberikan penjelasan arah kepada setiap pengunjung yang datang. Hal ini bertujuan agar para wisatawan tidak merasa bingung dan tahu arah mana yang harus mereka tuju saat berada di lokasi wisata.
Bagi Anang, liburan keluarga di sisa masa lebaran ini adalah momen yang sangat berharga. Ia berharap sinergi antara Kabupaten Belitung, Belitung Timur, dan Provinsi Bangka Belitung bisa menciptakan daya tarik wisata yang lebih kuat lagi di masa depan.












