Desta Mahendra Dikabarkan Meninggal

Kabar Hoaks tentang Desta yang Beredar di Media Sosial

Kabar hoaks mengenai kematian Desta ramai beredar di media sosial, menimbulkan kegaduhan dan kekhawatiran di kalangan warganet. Sebagai seorang komedian ternama, Desta langsung memberikan respons dengan cara yang santai dan jelas. Ia memilih untuk mengunggah ulang video yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut sebagai bentuk klarifikasi.

Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang menyebutkan bahwa Desta telah meninggal dunia. Narasi itu berbunyi, “SELAMAT JALAN DESTA SEMOGA TENANG DI ALAM ALLAH.” Meski begitu, Desta tidak merespons dengan emosi, melainkan dengan gaya santai yang khas. Ia bahkan mempertanyakan kabar tersebut dengan nada bercanda sambil menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi baik.

“Jadi saya yang masih hidup ini sebenernya siapa sih?” ujarnya, seperti dikutip dari sumber berita. Respons ini menunjukkan sikap tenang dan percaya diri yang dimiliki oleh Desta dalam menghadapi isu yang tidak benar.

Profil Desta Mahendra

Desta Mahendra memiliki nama lengkap Deddy Mahendra Desta. Ia lahir pada 15 Maret 1977 di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pendidikan dasar dan menengahnya dilalui di SMA Negeri 68 Jakarta. Selama masa remaja, ia aktif di komunitas punk tertua di Jakarta, Young Offender, bersama temannya sejak kecil, Cliffton Jesse Rompies dan Vincent Ryan Rompies.

Pada pertengahan 1990-an, Desta bersama Cliff dan Ricky Siahaan membentuk cover band bernama Chapter 69 yang identik dengan lagu-lagu dari Smashing Pumpkins. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan ke Institut Kesenian Jakarta (IKJ) jurusan Desain Grafis pada tahun 1996. Bersama teman kuliahnya, Henry Foundation (Goodnight Electric), ia membentuk band bernama Clubeighties yang membawakan lagu-lagu pop tahun 80-an.

Karier di Dunia Hiburan

Setelah bermusik, Desta mulai merambah ke dunia presenter. Ia menjadi pembawa acara H2C (Harap-Harap Cemas) bersama Arie Dagienkz dan penyiar radio Prambors hingga tahun 2008. Ia kemudian keluar dari Prambors dan vakum sejenak, lalu kembali menjadi penyiar radio di Hard Rock FM selama tiga tahun. Setelah itu, ia kembali ke Prambors sebagai partner siaran Desta and Gina in The Morning (DGITM) bersama Nycta Gina.

Nama Desta semakin dikenal setelah menjadi pembawa acara MTV Bujang. Di acara tersebut, ia mengajak Vincent. Ia juga menjadi pengisi acara komedi Opera Van Java (OVJ) dan Vincent menjadi pembawa acara di acara Ups Salah.

Karier Akting dan Filmografi

Bersama Arie Dagienkz, Desta pernah bermain dalam film layar lebar Garasi (2006) sebagai pemeran pembantu bernama Revi. Pada tahun 2007, ia bermain dalam film Get Married bersama Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir. Pengalaman akting pertamanya adalah ketika menjadi aktor cabutan untuk salah satu tugas kuliah temannya.

Desta juga pernah beberapa kali ikut teater, seperti lakon Bawang Merah Bawang Putih. Ia juga pernah terlibat dalam pagelaran teater yang diselenggarakan oleh anak-anak KBRI di Singapura. Setelah mengundurkan diri dari Clubeighties, Desta membentuk The Cash bersama rekannya di Clubeighties, Vincent Ryan Rompies dan Tora Sudiro. Mereka merilis single berjudul Diet pada tahun 2009.

Pada tahun 2019, Desta dan Vincent menjadi produser dan bermain di film Pretty Boys yang disutradarai oleh Tompi. Filmografi Desta mencakup banyak judul film, antara lain:

  • Pretty Boys (2019)
  • Aku Ingin Ibu Pulang (2016)
  • Bukaan 8 (2016)
  • Double Trouble (2015)
  • Air & Api (Si Jago Merah 2) (2015)
  • Epen Cupen the Movie (2015)
  • Assalamualaikum Beijing (2014)
  • Hari Ini Pasti Menang (2013)
  • Operation Wedding (2013)
  • Get M4rried (2013)
  • Get Married 3 (2011)
  • Setannya Kok Masih Ada (2011)
  • Sampai Ujung Dunia (2011)
  • 3 Pejantan Tanggung (2010)
  • Jakarta Maghrib (2010)
  • LA Lights Indie Movie (2010)
  • Bukan Malin Kundang (2009)
  • Get Married 2 (2009)
  • Jagad X Code (2009)
  • Kawin Laris (2009)
  • Di Burger Bacem (2009)
  • Barbi3 (2008)
  • Oh My God (2008)
  • Si Jago Merah (2008)
  • Get Married (2007)
  • I Love You, Om (2006).

Ulfa Nurul Imani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *