Berita Arema FC Terkini: Hanya 4 Pemain Asing Lawan Malut United, Jadwal Lawan Persebaya

Berita Arema FC Hari Ini: Kekurangan Pemain Asing dan Jadwal Padat Lawan Persebaya

Hanya 4 Pemain Asing Saat Lawan Malut United

Krisis pemain asing sedang melanda Arema FC menjelang pertandingan menghadapi Malut United pada 3 April 2026 mendatang di Stadion Kanjuruhan Malang. Klub berjuluk Singo Edan itu harus kehilangan beberapa pemain asing, karena akumulasi kartu maupun yang sedang mengalami cedera.

Sebanyak enam pemain asing dipastikan absen dalam pertandingan nanti. Mereka adalah Dalberto, Pablo Oliveira dan Matheus Blade yang mendapatkan kartu merah langsung saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC di pekan 25 kemarin. Sedangkan tiga sisanya ada Betinho dan Joel Vinicius yang mendapatkan akumulasi kartu, serta Walisson Maia yang masih mengalami cedera.

Namun, ada satu lagi pemain Arema FC yang diragukan tampil dalam pertandingan nanti. Pemain tersebut ialah Valdeci Moreira, yang masih mengalami cedera lutut. Dengan demikian, maka hanya ada empat pemain di tim Singo Edan yang bisa dimainkan dalam pertandingan nanti. Di antaranya ialah Lucas Frigeri yang menghuni pos penjaga gawang, Gustavo Franca, Gabriel Silva (Gabi) dan Julian Guevara.

“Valdeci masih mengalami cedera lutut. Jadi kami masih memantau terus perkembangannya,” kata Pelatih Arema Marcos Santos, Jumat (27/4/2026). Marcos berharap, Valdeci bisa segera pulih dan bisa menjadi motor serangan Arema FC dari lini tengah.

Sejauh ini, pemain berusia 31 tahun itu telah memainkan 21 pertandingan bersama Arema FC. Meskipun kerap dimainkan dari babak kedua, namun pemain kelahiran Brazil tersebut kerap memberikan kontribusi kepada tim. Terbukti dengan koleksi empat gol dan empat assist yang telah ia berikan kepada Arema FC sejauh ini.

“Saya harap kondisinya semakin membaik mendekati pertandingan nanti,” “Semoga mulai pekan depan sudah mulai latihan, sembari kami menunggu informasi lanjutan dari tim medis,” ungkapnya.

Dengan kehilangan banyak pemain asing ini membuat secara tidak langsung membuat pusing pelatih Arema FC Marcos Santos. Ia mengaku sudah memiliki beberapa opsi yang akan dilakukan untuk menghadapi pertandingan nanti. Salah satunya ialah memberikan kesempatan bermain kepada pemain lokal. Kondisi tersebut menjadi kesempatan kepada Dendi Santoso dan kawan-kawan untuk unjuk gigi menampilkan permainan terbaiknya.

“Karena di laga kemarin kami diganggu oleh wasit yang menyebabkan lima pemain kami harus absen, tentu saja kami akan memberi kesempatan kepada pemain lokal,” tandasnya.

Agenda Melawan Persebaya Surabaya

Jadwal padat bakal dilakoni Persebaya Surabaya di bulan April 2026 mendatang dalam lanjutan Super League 2025/2026. Dalam kurun waktu 25 hari, Persebaya Surabaya akan melakoni lima pertandingan penting. Yaitu menjamu Persita Tangerang (4/4/2026), menyambangi kandang Persija Jakarta (11/4/2026), dan menjamu Madura United (17/4/2026). Selanjutnya mengunjungi markas Malut United (23/4/2026). Terakhir menyambangi kandang Arema FC (28/4/2026).

Pelatih fisik Persebaya Surabaya, Shin Sang-gyu, langsung menyiapkan pendekatan khusus menyambut jadwal padat. Ia menyadari, jadwal padat menuntut pemain ada dalam kondisi fisik yang stabil dari pertandingan ke pertandingan. Manajemen kondisi fisik pemain menjadi hal krusial ketika tim memasuki periode pertandingan yang padat.

“April nanti kami bermain setiap minggu.” “Jadi hal yang paling penting adalah bagaimana proses pemulihan setelah pertandingan,” kata Shin Sang-gyu. “Kami harus mengatur keseimbangan antara intensitas latihan dan waktu istirahat dengan baik,” tambahnya.

Upaya mematangkan fisik pemain sudah dimulai sejak libur Lebaran. Selama masa jeda Lebaran, tim kepelatihan sudah memberikan program latihan mandiri kepada para pemain agar kondisi tubuh tetap terjaga meski tidak berkumpul bersama tim. “Memang kami sudah memberikan program latihan individu selama libur.” “Tetapi tentu saja latihan individu berbeda dengan latihan tim,” kata Shin Sang-gyu.

Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut, waktu mepet menjadi tantangan tim pelatih untuk secara cepat melakukan evaluasi. Karena itu, proses adaptasi kembali ke ritme latihan tim harus dilakukan dengan cepat. Melihat padatnya jadwal, coach Shin memanfaatkan latihan pekan ini untuk benar-benar mendongkrak fisik pemain.

“Karena itu, pada pekan ini kami langsung meningkatkan beban latihan cukup tinggi.” “Kami mencoba memaksimalkan waktu yang ada agar kondisi pemain bisa kembali mendekati level yang kami butuhkan untuk pertandingan,” pungkas Shin Sang-gyu.

Denis

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *