Reaksi Atalarik Syach Saat Tsania Marwa Bertemu Anak Setelah 8 Tahun Berpisah

Pengalaman Emosional Tsania Marwa Bertemu Anak Setelah Delapan Tahun

Setelah delapan tahun terpisah, aktris Tsania Marwa akhirnya bisa bertemu langsung dengan putra sulungnya, Syarif, dan merayakan ulang tahun ke-13 di Cibinong, Bogor. Momen ini menjadi momen yang sangat berharga baginya, karena selama ini ia kesulitan untuk menemui buah hatinya.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi Tsania, tetapi juga menjadi titik emosional yang penting dalam hubungan antara ibu dan anak. Ia mengungkapkan perasaannya yang campur aduk dan sulit diungkapkan dengan kata-kata. “Iya senang banget ya Mbak, speechless banget ya aku jujur masih mencerna banget,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Tsania juga bertemu dengan putri bungsunya, Shabira. Ia membawa hadiah berupa perlengkapan gaming untuk Syarif, mainan untuk Shabira, serta kue dan balon. Hal ini menunjukkan perhatian dan kasih sayang yang besar dari seorang ibu.

Tsania mengaku bahwa ia sangat terharu oleh momen pertemuan ini. Ia bahkan ingin menangis bahagia, namun masih merasa tak percaya. “Mau nangis juga kayak belum bisa karena masih memproses gitu masya Allah aja deh nggak nyangka, nggak nyangka banget,” tambahnya.

Atalarik Syach, mantan suami Tsania Marwa, juga memberikan pernyataan terkait pertemuan ini. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menahan hak Tsania Marwa untuk bertemu dengan anak-anak mereka. Atalarik menyampaikan bahwa kesempatan untuk bertemu sebenarnya selalu ada. Ia menekankan bahwa dia tidak pernah menghalangi pertemuan antara Tsania dan anak-anak mereka.

Lebih lanjut, Atalarik menjelaskan bahwa anak-anaknya kini sudah semakin besar dan mampu memahami situasi di sekitarnya. “Anak saya itu manusia juga, punya perasaan ya. Dia juga melihat, mendengar, berpikir gitu loh. Apalagi sekarang makin besar,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal keputusan anak-anak yang menurutnya memiliki perasaan dan pertimbangan sendiri. Atalarik menyebut bahwa jika anak tidak ingin berpindah, hal tersebut bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya. “Kalau ceritanya anak enggak mau berpindah tangan, bukan salah saya,” jelasnya.

Di sisi lain, Atalarik menyampaikan harapannya kepada Tsania agar lebih berhati-hati dalam menyikapi persoalan ini ke depan. Ia mengingatkan bahwa sikap orang tua dapat memengaruhi cara pandang anak. “Jadi saya menaruh harap terhadap ibu kandungnya sendiri, please hati-hati gitu loh (dalam bertindak dan berpikir) yang kita letakkan pada permasalahan ini nanti, kalau pola pikir anak-anak berubah, jangan salahkan saya,” terangnya.

Atalarik kembali menegaskan bahwa anak-anak kini berada dalam fase memahami banyak hal. “Anak mulai berpikir, melihat, dan mendengar,” terangnya.

Sebelumnya, setelah 8 tahun tak bertemu, Tsania Marwa kini bisa bertemu dan memeluk anaknya tepat di hari ulang tahunnya. “Setelah 8 tahun setiap ulang tahun nggak pernah bisa ngucapin langsung, tahun ini bisa ngucapin. Alhamdulillah,” ungkap Tsania Marwa di Cibinong, Bogor, belum lama ini.

Kini, Tsania hanya bisa berdoa agar bisa kembali merayakan momen seperti ini bersama anak-anaknya di masa depan. “Itu doanya gitu ya, semoga ada ulang tahun selanjutnya yang bisa dirayakan bareng,” tutup Tsania.

Diketahui, Atalarik Syach dan Tsania Marwa resmi cerai pada tahun Agustus 2017 setelah lima tahun menikah. Keduanya sempat berebut hak asuh anak. Meski pada akhirnya memenangkan hak asuh anak pada tahun 2021, kedua buah hati mereka tetap berada di bawah pengasuhan Atalarik. Alhasil, Tsania kesulitan menemui kedua anaknya, Syarif dan Shabira.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *