5 Poin Pernyataan Resmi PSSI soal Paspor Ganda Pemain Timnas di Belanda

PSSI Mengklarifikasi Isu Paspor Ganda Pemain Timnas Indonesia

PSSI akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait isu paspor ganda yang menimpa beberapa pemain timnas Indonesia. Masalah ini muncul setelah sejumlah pemain berkarier di klub-klub Belanda, khususnya di Eredivisie. Sejauh ini, ada lima pemain Timnas Indonesia yang sedang bermain di Negeri Kincir Angin.

Mereka adalah Justin Hubner (Fortuna Sittard), Dean James (Go Ahead Eagles), Nathan Tjoe-A-On (FC Willem 2), Tim Geypens (FC Emmen), dan Maarten Paes (Ajax Amsterdam). Dari kelima pemain tersebut, hanya Maarten Paes yang tidak menghadapi masalah terkait paspor. Kiper timnas Indonesia itu bergabung dengan Ajax Amsterdam pada putaran kedua Eredivisie dengan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Sementara keempat pemain lainnya masih terdaftar sebagai Warga Negara Belanda. Hal ini memicu polemik yang membuat para pemain tersebut sementara waktu diistirahatkan oleh klub masing-masing.

PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, telah menyatakan bahwa seluruh pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri tidak memiliki dua paspor. Berikut penjelasan lengkap dari Sumardji:

  • Assalamualaikum. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita sekalian.
  • Teman-teman media pers PSSI yang saya hormati, kami dari Badan Tim Nasional (BTN) PSSI menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan perkembangan paspor pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eredivisie.
  • Yang pertama, seluruh pemain keturunan yang telah membela Timnas Indonesia, termasuk di situ ada Justin (Hubner), Dean James, dan Nathan (Tjoe-A-On), yang saat ini sedang ramai diperbincangkan di media.
  • Dan perlu kami tegaskan bahwa anak-anak kita semua telah sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Dan, ini tidak ada masalah menurut hukum Indonesia. Mereka sudah sah menjadi WNI.
  • Yang kedua, mereka itu banyak yang lahir, besar, hidup, dan memiliki keluarga di luar Indonesia.
  • Jadi, dengan mereka memutuskan menjadi WNI itu sebagai bukti bahwa mereka mempunyai dan memiliki rasa kecintaan dan pengabdian yang teramat sangat luar biasa untuk bangsa dan negara yang kita cintai ini.
  • Yang ketiga, perlu saya sampaikan bahwa anak-anak kita bukan hanya terbukti mau dan mampu dari kerja keras dia.
  • Tetapi, mereka dalam latihan dan pertandingan di Timnas, tapi terbukti juga bahwa dengan menjadi WNI banyak fasilitas yang harus mereka lepaskan.
  • Misalnya keharusan memiliki izin atau visa untuk tinggal dan bekerja di negara asing. Contohnya seperti di Belanda.
  • Yang keempat, ini merupakan bentuk nyata pengorbanan yang diambil oleh pemain-pemain kita, anak-anak kita.
  • Tapi, kami bersyukur bahwa pemain Timnas Indonesia masih dipercaya mengambil peran penting di klub-klub level teratas Eropa.
  • Kami mengambil contoh seperti Maarten Paes.
  • Yang kelima, perlu kami sampaikan mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu adalah masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di negara Belanda.
  • Terima kasih, dari lima hal yang saya sampaikan tadi agar supaya bisa menjadikan klarifikasi dan menjawab apa yang saat ini sedang diperbincangkan, diberitakan di media-media yang ada.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *