Curhat Lucinta Luna: Hidup Tak Tenang, Pilih Jadi Pria Lagi, Nangis Terus

Perubahan Mencolok Lucinta Luna yang Menarik Perhatian Publik

Lucinta Luna, selebgram kontroversial yang dikenal dengan citra femininnya, kini menunjukkan perubahan yang sangat mencolok. Ia kini lebih menonjolkan sisi maskulin dalam penampilannya, termasuk gaya berpakaian dan potongan rambut pendek yang mirip pria. Perubahan ini menjadi sorotan publik, terlebih setelah ia mengungkapkan pengalamannya secara terbuka.

Diketahui bahwa Lucinta Luna, yang memiliki nama lahir Muhammad Fattah, sedang menjalani fase refleksi dalam hidupnya. Perubahan penampilannya tampaknya menjadi simbol dari pergulatan batin yang ia alami. Dalam sebuah podcast bersama Ivan Gunawan, ia secara terbuka mengungkapkan kesedihan yang selama ini ia pendam. Lucinta mengaku bahwa hidupnya tidak pernah benar-benar tenang karena tekanan dari berbagai pihak.

“Nggak tenang. Malam gue nangis mulu. Malam gue nangis (karena) penuh dengan tuntutan dari orang,” ujarnya dalam wawancara tersebut. Pengakuan ini menggambarkan betapa berat beban emosional yang harus ia hadapi setiap harinya. Di tengah kesibukan dan sorotan publik, Lucinta sering merasa sepi dan kehilangan. Ia juga tidak bisa lepas dari kenangan terhadap kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia.

“Ya kan gue selalu ingat almarhum nyokap bokap,” katanya lirih. Selain itu, sahabat Nikita Mirzani ini merasa hidupnya terlalu banyak diintervensi oleh komentar netizen. Ia menilai warganet kerap memberikan tekanan dan seolah mengatur arah hidupnya.

“Dan gue juga kayaknya hidup gue terlalu banyak diatur sama netizen,” ujarnya jujur. Perasaan tersebut akhirnya membuatnya ingin mengambil kendali atas hidupnya sendiri. Hingga akhirnya, pada momen Idul Fitri 2026, Lucinta mengambil langkah yang ia anggap sebagai bentuk keberanian. Ia memutuskan untuk melaksanakan salat Idul Fitri di barisan jamaah laki-laki.

Dengan mengenakan baju koko dan peci, ia tampil percaya diri menjalani keputusan tersebut. “Pada saat momennya Idul Fitri itu gue kayak pengin lah shalat di bagian shaf (barisan) laki-laki sesuai dengan kodrat.” Ia juga menyadari bahwa langkah tersebut bukanlah hal kecil, mengingat identitasnya yang telah berubah secara legal. “Meskipun gue udah legal semuanya (sebagai wanita), gue udah berbentuk seperti ini, gue ngelakuin dari hal terkecil itu (shalat Idul Fitri), keberanian terkecil itu,” paparnya.

Keputusan itu menuai beragam reaksi dari publik, mulai dari dukungan hingga kritik. Lucinta mengaku cukup terkejut karena banyak orang justru memberikan dukungan atas langkahnya tersebut. Meski demikian, ia tetap merasakan dilema yang tidak mudah untuk dijalani. “Nggak mau dihujat, tapi semua orang mendukung,” katanya. Ia menambahkan bahwa dorongan dari banyak pihak untuk kembali ke identitas lamanya terasa begitu kuat.

“Dan semua orang itu pengin bikin gue itu benar-benar ayo ayo kembali. Ya nggak semudah itu sebenarnya,” ujarnya dengan nada penuh pertimbangan.

Namun, langkah Lucinta Luna mengubah penampilan rupanya tidak sepenuhnya mendapat respons positif. Alih-alih menuai dukungan, Lucinta justru dibanjiri hujatan dari warganet. Banyak yang meragukan keseriusan perubahan tersebut dan menganggapnya hanya sementara. Mendapat banyak hujatan usai memperlihatkan penampilannya, Lucinta pun angkat bicara.

Tak sedikit yang menyangsikan bahwa perubahan penampilan Lucinta Luna itu hanya bersifat sementara. Mendapat banyak hujatan setelah memperlihatkan penampilannya, artis berusia 36 tahun ini mencurahkan isi hatinya lewat unggahan di Instagram story pribadinya @lucintaluna_manjalita, Senin (24/3/2026). Lucinta menegaskan bahwa proses yang dijalaninya tidak bisa instan dan membutuhkan waktu.

“Kalo mau instan dalam 1 jam naik gojek aja ya. Pelan-pelan nyaliku ganti look cowok meski pake wig human hair.” “Awal-awal banged baru dicukur model laki Korea bgini aja dihujat,” kata Lucinta. Ia berharap agar publik dapat memberinya ruang untuk berproses tanpa tekanan. Baginya, dukungan moral jauh lebih berarti dibandingkan kritik yang menjatuhkan.

“Aku tuh cuma pengen pembelajaran ini biar betah dulu, nikmatin dulu pendekatan dulu mendalami dulu dalam keadaan sekarang.” “Sebenarnya yang pengen kudenger dari kalian itu kudu support ‘Mas Fatah Cocok loh potongan rambut gini,’” ujarnya. Tak berhenti di situ, Lucinta juga membandingkan pengalaman yang ia rasakan selama berada di Korea Selatan dengan di Indonesia. Ia mengaku merasa lebih nyaman dan diterima di luar negeri, berbeda dengan respons yang ia terima di Tanah Air.

“Yaudah ya ikutin dulu perkembangan aku. Selama aku di sini hidupku damai tentram, adem ayem.” “Di Korea ya 100 persen selama sebulan aku disini gak ada tuh yang hujanin aku, malah negaraku sendiri yang banyak kali protes Masya Allah cobaan,” terangnya.

Ulfa Nurul Imani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *