Proyek Pengeboran Sumur Pengembangan Salawati Diharapkan Berdampak Positif
Pada Jumat (10/4/2026), dilakukan tajak pengeboran sumur pengembangan Salawati (SLW)-F2X dan (SLW)-F3X di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam rangka memperkuat sektor energi di wilayah tersebut. Proyek yang digelar oleh PT. Pertamina EP (PEP) Papua Field ini merupakan bagian dari rencana strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Energi
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Papua Barat Daya, Suroso, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung proyek ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi energi tetapi juga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat agar proyek dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Suroso juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terlaksananya kegiatan pengeboran. Pemprov Papua Barat Daya berharap proyek ini dapat menjadi penggerak pembangunan daerah serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah sekitar.
Kehadiran Pejabat dan Masyarakat dalam Acara
Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong Adi Bremantyo, Plt. Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Distrik Salawati Tengah, serta masyarakat pemilik hak ulayat marga Musena. Ritual adat juga dilakukan oleh masyarakat adat sebagai bentuk rasa syukur kepada alam dan harapan agar proses pengeboran berjalan lancar tanpa hambatan.
Perkembangan Proyek Pengeboran Sumur
Field Manager Papua Ardi menjelaskan bahwa pengeboran sumur F2X dan F3X merupakan tahapan ketiga dalam program pengembangan. Sebelumnya, PT Pertamina EP Papua Field telah melakukan pengeboran pada beberapa sumur seperti SLW C4X dan SLW E6X sebagai tahap awal. Hasil pengeboran sumur-sumur tersebut memberikan hasil menggembirakan, sehingga menjadi penyemangat dalam melanjutkan pengembangan.
Ardi berharap kerja sama solid antara seluruh pihak dapat terjalin agar proses pengeboran F2X dan F3X berjalan lancar dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi migas nasional, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.
Dukungan dari Seluruh Pihak
Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku (Pamalu) Donabela Ayatanoi menyampaikan sambutan Kepala SKK Migas Pamalu Mardianto. Ia menekankan pentingnya dukungan bersama dari seluruh pihak, termasuk dalam aspek pengawasan penyelenggaraan, agar kegiatan berjalan baik dan kondusif. Seluruh elemen masyarakat harus terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di sekitar area operasi guna mencegah terjadinya konflik sosial maupun gangguan selama proses berlangsung.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Proyek pengeboran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru di wilayah sekitar. Aktivitas ini diharapkan memberi manfaat yang baik bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun peluang usaha.
Acara doa dan seremonial tajak dihadiri oleh berbagai tokoh dan tamu undangan, termasuk Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Suroso, Plt. Sekda Kabupaten Sorong Adi Bremantyo, Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”












