Fasilitas Kesehatan di Kandangan Menangani Banyak Pasien Kanker
RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan, yang terletak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyenkas) yang menerima pasien kanker dari berbagai daerah. Tidak hanya masyarakat setempat, rumah sakit ini juga menerima pasien rujukan dari wilayah lain.
Selama periode 2025, jumlah kunjungan pasien kanker mencapai 105.614 kali. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93.204 kunjungan dilakukan dalam bentuk rawat jalan, sedangkan 12.410 kunjungan adalah rawat inap. Sementara itu, pada tahun 2026 hingga saat ini, total kunjungan mencapai 30.194 kali. Rincian jumlahnya adalah 26.536 kunjungan rawat jalan dan 3.658 kunjungan rawat inap.
Direktur RSUD Brigjend Hasan Basry Kandangan, dr Hj Siti Zainab, menjelaskan bahwa jumlah penderita kanker yang mendapatkan pelayanan dari total kunjungan tersebut mencapai 135.808 kunjungan. Angka ini mencakup baik pasien yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan.
Di samping itu, dalam satu hari, layanan ODC Kemoterapi menangani sekitar 15 pasien per hari, sementara Poli Onkologi melayani sebanyak 65 pasien setiap harinya. Pasien kanker datang dari berbagai daerah seperti Banua Anam, Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, dan Tabalong. Bahkan, ada juga pasien rujukan dari Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu serta sekitarnya, serta Provinsi Kalimantan Tengah.
Peringatan Hari Kanker Sedunia di Kandangan
Peringatan Hari Kanker Sedunia 2026 di Kandangan dihadiri oleh puluhan penyintas kanker dari Banua Anam. Acara ini diselenggarakan oleh pihak RSUD Brigjend Hasan Basry Kandangan bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang HSS, Dinkes PPKB, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS. Acara digelar di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, dimulai dengan senam, dilanjutkan dengan Talk Show.
Ketua Panitia pelaksana, dr Luthfi Indiwirawan, Sp.B, menjelaskan bahwa rangkaian acara World Cancer Day 2026 dimulai dari penyuluhan di sekolah-sekolah SMAN 1 dan 2 Kandangan. Selain itu, YKI Cabang HSS melakukan visitasi kepada para pasien di RSUD Hasan Basry Kandangan. Puncak acara hari ini meliputi senam tai chi dan Talk Show dengan tema deteksi dini serta membahas mitos dan fakta tentang kanker.
Penanganan Kanker di RSUD Hasan Basry Kandangan
dr Luthfi mengungkapkan bahwa RSUD Hasan Basry Kandangan tidak hanya menangani kanker payudara, yang sering dialami oleh wanita. Namun, ada berbagai jenis kanker yang ditangani, seperti kanker paru-paru, usus besar, dan kandung kemih.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini dalam pengobatan kanker. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin dini pengobatan dapat dilakukan, sehingga masa pemulihan dan penyembuhan menjadi lebih baik.
Menurutnya, selama ini banyak pasien kanker yang takut untuk berobat karena adanya stigma di masyarakat. Mereka takut untuk memeriksa kondisi kesehatannya, padahal hal ini sangat penting. Jika kanker terlambat didiagnosis atau sudah dalam kondisi yang parah, maka penanganan akan lebih sulit.
Layanan Kesehatan yang Komprehensif
RSUD Hasan Basry Kandangan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi pasien kanker. Dengan jumlah kunjungan yang tinggi, rumah sakit ini menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang vital di wilayah Hulu Sungai Selatan.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, RSUD juga aktif dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi. Hal ini dilakukan melalui berbagai program dan acara yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan masyarakat tentang kanker dan pentingnya pencegahan serta pengobatan dini.
Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi dengan berbagai pihak, RSUD Hasan Basry Kandangan terus berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan ramah bagi seluruh masyarakat.












