Dukung Ekosistem Halal, UIN Saizu Latih 70 Mahasiswa Jadi Pendamping PPH untuk UMKM

Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal untuk Mahasiswa

Untuk memperkuat ekosistem industri halal di Indonesia, Halal Center Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menyelenggarakan pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) bagi mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi mahasiswa dalam bidang sertifikasi halal serta memberikan kesempatan praktik langsung di lapangan.

Pelatihan ini dilaksanakan di Gedung Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto, lantai 4, pada Jumat (3/4/2026). Acara ini bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan terbuka bagi mahasiswa lintas program studi di lingkungan UIN Saizu. Kehadiran sebanyak 70 peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dari generasi muda terhadap pentingnya kompetensi di bidang halal, mengingat perkembangan industri halal yang pesat baik di tingkat nasional maupun global.

Narasumber dan Materi Pelatihan

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Halal Center UIN Saizu Purwokerto yang kompeten di bidangnya. Mereka adalah:

  • Dani Kusumastuti, Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Halal UIN Saizu Purwokerto
  • Irma Dwi Tantri, dosen sekaligus Penyelia Halal berkompetensi
  • Alif, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu

Para narasumber ini telah berpengalaman melakukan pendampingan PPH kepada lebih dari 500 pelaku usaha sejak 2023. Dalam sesi penyampaian materi, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar halal, regulasi sertifikasi halal, hingga teknis pendampingan Proses Produk Halal di lapangan. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan studi kasus dan pengalaman praktis, sehingga memudahkan peserta dalam memahami peran strategis pendamping PPH.

Peran Pendamping PPH dalam Industri Halal

Menurut Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Halal UIN Saizu Purwokerto, Dani Kusumastuti, peran pendamping PPH sangat penting dalam mendukung pertumbuhan industri halal. Keberadaan pendamping PPH menjadi salah satu elemen kunci dalam membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memenuhi standar sertifikasi halal.

“Menjadi pendamping PPH merupakan jalan cepat (fast track) untuk berkarier secara profesional di industri halal yang semakin dibutuhkan,” ujarnya.

Program Tindak Lanjut dan Kontribusi Nyata

Selain pelatihan, HMPS HES telah menyiapkan program tindak lanjut berupa pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan.

Menurut Ketua HMPS HES, Maha Guntur, keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan UMKM tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat.

“Melalui pendampingan lanjutan kepada UMKM, kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh kompetensi, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membantu pelaku usaha mendapatkan sertifikasi halal,” kata Maha Guntur.

Komitmen Halal Center UIN Saizu

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Halal Center UIN Saizu dalam mendukung program pemerintah dalam percepatan sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku UMKM. Dengan semakin banyaknya pendamping PPH yang kompeten, diharapkan proses sertifikasi halal dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini, Halal Center UIN Saizu kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, progresif, dan siap berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal nasional. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari peran strategis UIN Saizu sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung pengembangan industri halal di Indonesia.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *