Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA 7 Kerinci Dihadapi Masalah
Sebuah video yang menunjukkan petugas Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) mengangkut kembali ratusan porsi makanan gratis dari SMA 7 Kerinci, Desa Lindung Jaya, Provinsi Jambi, viral di media sosial. Aksi tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) dan memicu polemik tentang manajemen distribusi serta variasi menu program unggulan nasional ini.
Penolakan atau Sisa Makanan?
Menurut informasi yang beredar, sekitar 500 porsi makanan dibawa pulang oleh petugas karena dianggap tidak habis. Namun, pihak sekolah membantah bahwa mereka menolak program MBG. Kepala SMA 7 Kerinci, Zulfiardi, menjelaskan bahwa makanan tersebut dibawa pulang karena menjadi sisa akibat absennya ratusan siswa kelas XII yang sedang mempersiapkan acara perpisahan.
“Kami tidak menolak MBG. Yang ada adalah sisa makanan karena kelas XII sudah tidak aktif belajar. Hanya panitia persiapan perpisahan yang hadir,” ujar Zulfiardi.
Ia juga mengoreksi jumlah porsi yang dikembalikan, yaitu sekitar 275 hingga 300 porsi. Meski membantah adanya penolakan total, Zul mengakui para siswa mulai jenuh dengan pilihan menu yang dianggap membosankan.
Keluhan Menu Monoton
Siswa-siswa SMA 7 Kerinci menyampaikan keluhan terkait menu yang monoton. Menurut mereka, menu yang disediakan terlalu sering didominasi lauk ayam dan telur. Hal ini membuat beberapa siswa merasa bosan dan kurang tertarik untuk mengambil makanan tersebut.
Sementara itu, pihak SPPG mengakui adanya kendala dalam menyediakan variasi menu harian. Kepala SPPG Kayu Aro Mekar Jaya, Muhammad Hapiz, menjelaskan bahwa tingginya harga daging di pasar menjadi penghambat dalam menyediakan protein beragam seperti ayam, telur, hingga ikan nila.
“Kami tidak mendapat informasi soal ketidakhadiran siswa. Kalau ada keluhan soal menu, kenapa tidak disampaikan sebelumnya? Kami punya grup WhatsApp,” ujar Hapiz saat dikonfirmasi.
Kurangnya Koordinasi
Masalah utama dalam insiden ini adalah kurangnya koordinasi antarpihak. Pihak SPPG dan sekolah tampaknya tidak saling berkomunikasi secara efektif. Hal ini menyebabkan ratusan porsi makanan tidak terserap meskipun telah disediakan.
Dalam video yang beredar, terlihat ratusan ompreng yang baru diturunkan dari mobil pengangkut MBG, tetapi langsung diangkut lagi. Suara wanita dalam video mengatakan, “Maaf ya mas, dibawa balik lagi. Pada nggak mau menunya ini.” Ia juga menyebut kasihan dengan sopir mobil MBG, karena harus menaikkan kembali ratusan ompreng yang sudah terlanjur diturunkan.
Konteks Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesehatan, gizi, dan kecerdasan anak sekolah (PAUD-SMA), balita, serta ibu hamil/menyusui. Program ini fokus pada perbaikan kualitas sumber daya manusia, menurunkan stunting, dan memberdayakan UMKM/ekonomi lokal.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi belum memberikan tanggapan terkait insiden ini.












