Bupati Aceh Tenggara Harapkan Prabowo Jadi Presiden Seumur Hidup, Pakar Anggap Pernyataan Tidak Pantas

Pernyataan Bupati Aceh Tenggara yang Memicu Kontroversi

Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, pernah menyampaikan harapan bahwa Presiden Prabowo Subianto bisa menjadi presiden seumur hidup. Pernyataan ini disampaikan saat Presiden Prabowo meninjau pengungsian di Kutacane, Pulo Sanggar, Aceh Tenggara, pada Senin (1/12/2026). Peristiwa tersebut menarik perhatian publik dan memicu berbagai reaksi dari kalangan politik serta masyarakat.

Menurut Fernando Emas, Direktur Rumah Politik Indonesia, pernyataan yang disampaikan oleh Bupati Aceh Tenggara tidak pantas. Ia menilai bahwa situasi saat itu sangat sulit bagi warga yang sedang berduka akibat bencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatra, yaitu Sumatra Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatra Barat (Sumbar).

“Kami merasa bahwa pernyataan seperti ini tidak layak disampaikan dalam situasi masyarakat sedang menderita, kesulitan, dan membutuhkan bantuan,” ujar Fernando Emas dalam acara On Focus yang tayang di YouTube Tribunnews, Senin (1/12/2025).

Fernando menegaskan bahwa pemerintah daerah seharusnya fokus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk mengatasi bencana tersebut. Menurutnya, penggunaan situasi ini untuk kepentingan politik atau pencitraan adalah hal yang tidak sesuai.

“Nah, saya berharap sekali lagi pemerintahan daerah tetap fokus memberdayakan apa yang dia mampu, apa yang dia miliki dengan berkolaborasi dengan pemerintahan provinsi, pemerintahan pusat supaya situasi ini bisa teratasi. Jadi jangan memanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan politik,” tambahnya.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tenggara

Dalam kunjungannya ke Aceh Tenggara, Presiden Prabowo didampingi oleh beberapa tokoh penting, antara lain Salim Fakhry, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta camat setempat.

Salim Fakhry menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Presiden Prabowo. Ia mengatakan bahwa masyarakat Aceh Tenggara bersyukur karena tidak pernah terbayang seorang pemimpin negara datang ke kabupaten mereka.

“Atas nama rakyat dan masyarakat Aceh Tenggara hari ini bersyukur. Kenapa? Tidak pernah terbayang di hati kami seorang pemimpin negara presiden di Kabupaten Aceh Tenggara,” ujarnya, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden.

Ia juga menyatakan bahwa kehadiran Prabowo sebagai kepala negara telah mengobati hati masyarakat Aceh Tenggara, terutama bagi mereka yang dulu memilih Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Intinya, kehadiran Bapak sebagai pemimpin negara mengobati hati rakyat dan masyarakat Aceh Tenggara yang dulu setia memilih Bapak Presiden pada Pemilu Presiden tahun lalu,” tuturnya.

Salim pun berharap agar Presiden Prabowo bisa menjadi presiden seumur hidup RI.

“Tidak ada presiden seperti beliau menyapa rakyat, menyapa masyarakat.”

“Insyaallah tadi ada video yang dibuat Pak Presiden. Kalau bisa Bapak Prabowo menjadi presiden seumur hidup,” ujarnya.

Data Korban Bencana Banjir Bandang

Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin sore, total korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatra mencapai 604 jiwa, sementara 464 jiwa masih dinyatakan hilang.

Kapusdatin Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah terus bekerja.

“Tim gabungan juga berusaha mempercepat operasi pencarian, pertolongan, penyaluran logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak,” ujar Kapusdatin Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa (2/12/2025).

Rincian Korban per Provinsi:

  • Sumatra Utara
  • Korban meninggal: 283 jiwa
  • Korban hilang: 173 jiwa
  • Wilayah terdampak: Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Kota Padangsidimpuan, Deli Serdang, dan Nias.

  • Aceh

  • Korban meninggal: 156 jiwa
  • Korban hilang: 181 jiwa
  • Wilayah terdampak: Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya.
  • Pengungsi: 479.300 jiwa, dengan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Aceh Utara (107.305 jiwa).

  • Sumatra Barat

  • Korban meninggal: 165 jiwa
  • Korban hilang: 114 jiwa
  • Wilayah terdampak: Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.
  • Pengungsi: 18.624 KK atau 122.683 jiwa, dengan jumlah tertinggi di Kabupaten Pesisir Selatan dan Tanah Datar.


Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *